Adakan Hajatan, IDI Kritik Gugus Covid-19 Kabupaten Jombang Lemah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua IDI Jombang dr Zulkanair Iskandar. SP/ JT
Ketua IDI Jombang dr Zulkanair Iskandar. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Jombang menyebut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jombang tidak menjalankan fungsinya sebab Kantor Kementerian Agama Jombang menggelar hajatan dengan tamu ribuan orang dengan protokol Kesehatan yang dikira masih kurang.

Ketua IDI Jombang dr Zulkanair Iskandar menyebut, hajatan pernikahan yang digelar oleh Kepala Kemenag Jombang Taufiq Abdul Jalil untuk putrinya telah mengabaikan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini. Panitia acara, kata Iskandar, tidak bisa mengatur tamu undangan sehingga terjadi kerumunan dan mengabaikan physical distancing sesuai protokol kesehatan (prokes)

"Waktu itu sudah kami sampaikan soal bagaimana protokol kesehatan saat hajatan sesuai perbup SE hajatan. Tapi pelaksanaannya di lapangan ini yang menjadi masalah. Pelaksanaan di lapangan tidak berjalan dengan baik, seperti tidak menjaga jarak fisik. Panitia di lokasi juga tidak bisa bertindak tegas bagi tamu yang tidak memakai masker," ujarnya saat dihubungi wartawan, Selasa (6/10/2020).

Resepsi pernikahan putri kepala Kemenag Jombang ini mendapatkan izin dari Pemerintah Kabupaten Jombang. Event yang menghadirkan tamu ribuan orang itu, sebut Iskandar, harus ada perhatian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang.

Terkait hajatan yang digelar di tengah pandemi Covid-19 itu, IDI minta kepada Pemerintah Kabupaten Jombang untuk menjadikan apa yang digelar kepala Kemenag Jombang itu sebagai sebuah pelajaran. Menurut Iskandar, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jombang harus berhati-hati mengeluarkan surat izin untuk event yang berpotensi mendatangkan kerumunan atau orang dalam jumlah besar.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jombang bisa turun untuk melakukan simulasi penerapan protokol kesehatan. Juga memastikan bagaimana konsep protokol kesehatan yang akan diterapkan panitia serta memastikan konsep protokol kesehatan bisa berjalan dengan baik.

"Saya kira untuk event-event tertentu yang berpotensi menimbulkan pelanggaran maupun menimbulkan ekses tidak baik dalam pandangan masyarakat, harusnya gugus tugas harus berhati-hati. Kalau perlu tidak sekadar mengizinkan atau tidak mengizinkan. Harusnya juga meminta konsep acaranya seperti apa. Sehingga ke depan perizinan itu betul-betul didasarkan keyakinan kalau tidak akan menimbulkan permasalahan," ucapnya.

Acara itu pun mendapatkan respons dari penegak peraturan daerah. Satpol PP datangi lokasi saat acara masih berlangsung. Di lokasi, petugas memberikan teguran terhadap panitia dan tamu undangan yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Dsy11

Berita Terbaru

Waspada! Harga Minyak Mentah Naik

Waspada! Harga Minyak Mentah Naik

Senin, 13 Jul 2026 22:42 WIB

Senin, 13 Jul 2026 22:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Melansir CNBC, Senin (13/7/2026), harga minyak mentah Brent yang kerap menjadi patokan global tercatat naik 3,7% menjadi US$ 74,07 …

Citilink Terbang Lagi, Surabaya-Bandung

Citilink Terbang Lagi, Surabaya-Bandung

Senin, 13 Jul 2026 22:39 WIB

Senin, 13 Jul 2026 22:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports memaparkan ada enam maskapai yang menyatakan minat untuk terbang dari d…

Bank Sentral China, Investasi Emas, tak Tergantung Dolar

Bank Sentral China, Investasi Emas, tak Tergantung Dolar

Senin, 13 Jul 2026 22:36 WIB

Senin, 13 Jul 2026 22:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Bank sentral China (People's Bank of China/PBOC) memperpanjang tren pembelian emas hingga bulan ke-20 secara beruntun pada bulan J…

Bulog Produksi Beraskita Rp 14.900 Kg

Bulog Produksi Beraskita Rp 14.900 Kg

Senin, 13 Jul 2026 22:34 WIB

Senin, 13 Jul 2026 22:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perum Bulog menggandeng Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) untuk mengolah Cadangan Beras P…

Dana KIP Kuliah Mahasiswa Unisla Diantaranya Dibelikan 3 Unit Mobil Operasional

Dana KIP Kuliah Mahasiswa Unisla Diantaranya Dibelikan 3 Unit Mobil Operasional

Senin, 13 Jul 2026 19:40 WIB

Senin, 13 Jul 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dana bantuan beasiswa mahasiswa Unisla yang semestinya dipergunakan untuk biaya perkuliahan, namun oleh Universitas Islam Lamongan…

Banggar DPRD Jatim Rekomendasikan Digitalisasi Retribusi Daerah, Cahyo : Pemprov Harus Modern

Banggar DPRD Jatim Rekomendasikan Digitalisasi Retribusi Daerah, Cahyo : Pemprov Harus Modern

Senin, 13 Jul 2026 18:29 WIB

Senin, 13 Jul 2026 18:29 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat diversifikasi basis pendapatan a…