Demo UU Cipta Kerja, AKP Amar Hadi Dilempari Batu Mahasiswa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
AKP Damar Hadi yang terkena lempara baru saat amankan aksi. SP/ JT
AKP Damar Hadi yang terkena lempara baru saat amankan aksi. SP/ JT

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Situasi demo unjuk rasa tolak omnibus law di lumajang semakin memanas, karena sebagian mahasiswa memaksa masuk ke Kanto DPRD Lumajang. Aksi saling dorongpun dipintu masuk DPRD tak terhindarkan.

Salah satu mahasiswa peserta aksi demo penolakan UU Cipta Kerja di gedung DPRD Lumajang melempari Kabag Ops Polres Lumajang AKP Amar Hadi dengan batu hingga harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka, akibat terkena lemparan batu tersebut, pada hari ini Kamis (8/10/2020).

Aksi pelemparan batu itu terjadi saat perwakilan mahasiswa sedang berdialog dengan Ketua DPRD Lumajang, H. Anang Ahmad Syaifuddin.

Kejadian lemparan botol air mineral, namun tak lama kemudian massa aksi melempar batu, hingga mengenai kepala AKP Damar Hadi yang sedang mengamankan jalannya aksi.

Beberapa anggota polisi yang juga mengamankan aksi tersebut, kemudian membantu AKP Damar Hadi keluar dari massa aksi, dan sejenak kemudian dilarikan ke RS melalui pintu selatan DPRD Lumajang.

Akibat kejadian ini, antara polisi dan massa aksi sepakat saling memaafkan. Diperoleh kabar bahwa dari kalagan mahasiswa juga ada yang terluka karena aksi saling dorong untuk masuk ke gedung DPRD Lumajang.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00, berakhir pada pukul 13.00 setelah Ketua DPRD Lumajang menandatangani kesepakatan dengan massa aksi untuk berkirim surat ke DPR RI, agar UU Cipta Kerja ini dibatalkan.

Usai melakukan aksinya, ratusan peserta aksi meninggalkan DPRD Lumajang dengan cara berkonvoi menuju arah kota. Mereka tidak menggelar aksi di tempat lain. Usai dari gedung DPRD Lumajang, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Lumajang Bergerak ini langsung pukang ke rumah masing-masing.

“Karena tuntutan kami sudah dipenuhi oleh DPRD Lumajang, kami langsung pulang,” kata salah seorang peserta aksi demonstrasi ini. Dsy14

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…