Seluruh Elemen Agama Siap Menangkan MAJU

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Komunitas Buddhis Surabaya Didi Andrianto saat bersilaturahmi dengan Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin, Minggu (11/10).SP/Alqomaruddin.
Komunitas Buddhis Surabaya Didi Andrianto saat bersilaturahmi dengan Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin, Minggu (11/10).SP/Alqomaruddin.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya -Seluruh elemen masyarakat beragama bersatu memenangkan paslon Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU). Setelah kalangan kyai Surabaya dan pendeta, kali ini giliran umat Buddha merapat ke paslon nomor urut 2. 

 Keputusan umat Buddha mendukung paslon yang memiliki tagline maju kotane dan makmur wargane ini bukan tanpa alasan. Hanya Machfud Arifin dan Mujiaman yang memiliki kualitas kepemimpinan yang sudah teruji. 

 "Kami mendukung pak Machfud dan pak Mujiaman karena ingin berubah lebih baik dan lebih berkembang, tidak hanya meneruskan kebaikan, kita ingin adanya perubahan yang lebih besar," ujar koordinator komunitas Buddhis Surabaya Didi Andrianto saat bersilaturahmi dengan Calon Wali Kota Surabaya Machfud Arifin, Minggu (11/10).

 Didi mengungkapkan, selama ini sebagai umat minoritas, hanya dimanfaatkan dalam momentum Pilwali, selebihnya komunitasnya tidak mendapatkan perhatian. Sebagai bagian masyarakat Surabaya, umat Buddha tidak hanya mau dianggap menjadi pelengkap.  

"Bukanya hanya pelengkap kita ini yang dibutuhkan saat ada keinginan, misalnya Pilwali, setelah itu selesai kita dilupakan," ucapnya.

 Umat Buddha, katanya, memiliki harapan besar kepada paslon MAJU. Karenanya, seluruh umat Buddha yang tersebar di 100 Vihara di Surabaya solid memenangkan Machfud-Arifin.  

"Kita koordinasi dengan semua pemimpin umat Buddha untuk memenangkan pak Machfud-Mujiaman," ucapnya. "Kalau MAJU menang kami ada keluhan agar guru PNS agama Buddha itu ditambah, gak hanya satu, ini jomplang," jelasnya. 

 Sementara itu, Machfud Arifin mengaku sangat berterimakasih kepada komunitas umat Buddha. Mereka memang minoritas, tapi juga menjadi bagian dari masyarakat Surabaya yang juga membutuhkan perhatian.  

"Mereka ini juga bisa memberi masukan dan aspirasi, ke depan akan saya tindak lanjuti," ucap alumni SMPN 1 Surabaya ini. Alq

 

 

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…