Koin Kuno di Jombang Ramai Diburu Warga

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga saat sedang mencari koin kuno di Dusun Mojounggul, Desa/Kecamatan Bareng, Jombang. SP/ M. Yusuf
Warga saat sedang mencari koin kuno di Dusun Mojounggul, Desa/Kecamatan Bareng, Jombang. SP/ M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Areal lahan persawahan di Dusun Mojounggul, Desa/Kecamatan Bareng, Jombang, Jawa Timur, mendadak ramai digeruduk warga.

Lahan tersebut milik Samari (50). Mereka ramai-ramai mencari mata uang kuno berbentuk mata uang kepeng cina untuk dijual dengan harga Rp 100 ribu per kilogramnya.

Samari mengungkapkan, bahwa dirinya selama puluhan tahun menggarap sawahnya, tidak pernah sekali pun menemukan benda-benda purbakala. Baru pada sebulan lalu kepingan koin kuno yang diduga peninggalan masa lampau ia temukan.

"Sebenarnya saya mau meratakan tanah karena yang pinggir jalan agak tinggi. Tapi setelah mencangkul, saya menemukan koin," ungkapnya, Senin (12/10/2020).

Setelah penemuan itu, akhirnya warga sekitar yang mengetahuinya ikut mencari koin kuno tersebut. Samari pun tak mempermasalahkan perburuan koin yang dilakukan warga di lahannya.

"Warga ramai-ramai ikut mencari ya barusan ini. Ya tidak apa-apa, asal dikembalikan seperti semua. Biasanya sawah itu saya tanami padi atau jagung," ujarnya.

Samari menjelaskan, warga mendatangi lahannya untuk mencari uang kuno mulai pagi sampai siang. "Bahkan ada pula yang sampai larut malam," jelasnya.

Salah satu warga setempat, Pitono (40), menerangkan, bahwa dirinya mencari uang kuno berbekal cangkul dan linggis. Ia mengorek-ngorek tanah di lahan yang belum ditanami itu.

"Kadang saya menggunakan tangan kosong untuk memilah tanah. Koin biasanya masih tersimpan dalam sebuah kendi. Tapi ada juga yang tercecer," terangnya.

Pitono memaparkan, koin kuno ini bentuknya bulat kecil dengan lubang berbentuk kotak di tengahnya. Sudah banyak warga yang ikut berburu koin kuno ini.

"Kurang lebih sudah ditemukan 15 kilogram koin. Koin ini dijual ke seseorang, langsung ada yang beli. Satu kilo gramnya dihargai Rp 100 ribu," tukasnya.

Sementara itu, Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho menegaskan, bahwa koin kuno yang ditemukan warga tersebut merupakan koin kepeng atau mata uang Cina.

"Itu koin kepeng atau mata uang cina. Untuk tahu dari abad berapa kita harus identifikasi dulu. Kita lihat fisiknya dulu, dilihat tulisannya," tegasnya, saat dikonfirmasi melalui selulernya.

 Wicaksono mengungkapkan, jika dirinya menyayangkan perburuan benda purbakala oleh warga tersebut untuk diperjualbelikan. Seharusnya, temuan tersebut dilaporkan ke pemerintah desa dan dilaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

"Bila dilaporkan, pemerintah nanti bisa memberi kompensasi penemuan. Berburu koin kuno dan memperjualbelikannya termasuk tindakan pelanggaran," ungkapnya.

Hal itu audah diatur sesuai Pasal 103 UU RI Nomor 11 Tahun 2010 tentang cagar budaya. Setiap orang yang tanpa izin melakukan pencarian cagar budaya bisa dipenjara paling singkat 3 bulan dan paling lama 10 Tahun. Dan/atau denda minimal Rp 100 juta, maksimal Rp 1 miliar.

"Jadi, apaila tidak dilaporkan, atau malah dijual, maka masyarakat malah bisa terkena pelanggaran," pungkasnya. (suf)

Berita Terbaru

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Semarak Hari Jadi Tulungagung ke-821, Pemerintah Kecamatan Sumbergempol Buka Stan Gerakan Pangan Murah!

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 19:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Tulungagung - Hari Jadi Tulungagung ke-821 bertema ‘Gumregah, Nyawiji lan Ngabekti Tumuju Tulungagung Lohjinawi’ tahun ini lebih semarak den…

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

GCC Petrokimia Gresik Resmi Hadir, Bidik Pasar Event dan Dongkrak UMKM Lokal

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Kabupaten Gresik kini memiliki alternatif baru untuk penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar. Yayasan Petrokimia Gresik (…

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Tanam 87.000 Mangrove di Gresik, PT Smelting Raih Penghargaan Gubernur Jatim

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Komitmen PT Smelting dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir kembali mendapat apresiasi. Perusahaan pengolahan dan pemurnian t…

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Blitar Kota Beri Motivasi Peserta Pelatihan Kerja dengan Program Quick Wins Polri

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 18:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus mendukung upaya menekan angka pengangguran, Polres Blitar Kota menggelar…

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Klinik Perisai dan Siti Pinter Jadi Inovasi Andalan Kota Mojokerto dalam IGA 2026

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 17:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memaparkan dua inovasi unggulan daerah, yakni Klinik Perisai dan Siti Pinter, di hadapan d…

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Dorong Keterlibatan BUMDes dalam Program Ketahanan Pangan, DPD PKDI Jatim Minta Pemerintah Beri Proteksi Pasar

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

Kamis, 05 Nov 2026 15:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pelaksanaan program ketahanan pangan berbasis alokasi 20 persen Dana Desa di Jawa Timur dinilai memerlukan perlindungan regulasi d…