Pengusaha Tahu Sumenep Diduga Cemari Lingkungan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Foto : Pengusaha Tahu asal Daramista kec. Lenteng Kab. Sumenep, A. Wasik di kediamannya (SP/. Ainur Rahman)
Foto : Pengusaha Tahu asal Daramista kec. Lenteng Kab. Sumenep, A. Wasik di kediamannya (SP/. Ainur Rahman)

i

SURABAYAPAGI, Sumenep - A.Wasik asal Daramista Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, memang sudah lama menekuni usaha membuat tahu, namun belakangan ini mendapat banyak sorotan dari warga setempat mengenai pembuangan limbah yang dibuang ke sungai.

 Diketahui sebelumnya, salah satu warga yang enggan dimediakan namanya mengatakan kepada Surabaya pagi Senin (12/10). Limbah pabrik tahu yang mengaliri aliran sungai sampai ke Desa Meddelan itu dikeluhkan warga, pasalnya limbah tahu yang dibuang ke aliran sungai itu berakibat aliran sungai itu kotor dan bau menyengat.

Ironisnya belum ada tindakan dari pihak aparat maupun pemerintah setempat mengenai dugaan pencemaran tersebut.

 Semestinya sambung dia, kalau memang sudah membuka usaha pabrik tahu dengan produksi yang cukup banyak, terlebih awal yang perlu dipikirkan adalah masalah pembuangan limbahnya.”Sebab akibat pembuangan limbah tahu ke sungai itu warga merasakan dampak yang kurang sehat dan mencemari lingkungan, terutama jika malam hari sangat terasa bau limbah itu menyengat” tegasnya.

 Jadi kata dia, setidaknya menjadi pertimbangan bagi pengusaha tahu, supaya sama-sama enak, dan masyarakat tidak mengeluhkan adanya pembuangan limbah tersebut.

Secara terpisah, pengusaha tahu asal Daramista Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep, A. Wasik mengakui kalau limbah yang dibuang ke sungai itu sebenarnya sudah lama dan sama sekali tidak ada keluhan dari warga setempat.

 "Saya sudah lama membangun usaha pabrik tahu, kenapa baru disoal sekarang, padahal ada salah satu warga itu mengaku sangat berterima kasih karena limbah itu bisa difungsikan sebagai pupuk pada saat kemarau tiba,kalau lagi hujan turun aliran limbah itu tembus ke laut, jadi saya kira tidak ada masalah“ katanya kepada Surabaya pagi, Senin (12/10).

Makanya kata dia, warga yang menyoal aliran limbah tahu tersebut, sebaiknya mendatangi dan menceritakan dititik yang mana limbah itu yang dikeluhkan warga biar tahu, “sebab jika pabrik tahu saya ditutup kasihan masyarakat yang sudah merasakan dampak baik dari usaha saya, apalagi tahu menjadi kebutuhan dan makanan pokok bagi masyarakat” tegasnya.

 Selain itu, pihaknya memang sudah menyediakan pembuangan limbah itu dengan cara membikin tandon bawah tanah, sebagai antisipasi dari pembuangan limbah pada saat kemarau tiba. Ia supaya menghindari dari keluhan warga setempat.Ar

Berita Terbaru

Bom Udara Aktif Temuan Warga Blitar Berhasil Diledakkan Tim Jibom Brimob

Bom Udara Aktif Temuan Warga Blitar Berhasil Diledakkan Tim Jibom Brimob

Jumat, 10 Jul 2026 12:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 12:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Akhirnya, benda yang diduga bom udara aktif yang berada di kedalaman aliran sungai di Jalan Manggar, Kelurahan Sukorejo, Kota B…

KAI Daop 7 Madiun Tangani Cepat Kecelakaan Kereta Api yang Tertabrak Truk di Area Bagor–Saradan

KAI Daop 7 Madiun Tangani Cepat Kecelakaan Kereta Api yang Tertabrak Truk di Area Bagor–Saradan

Jumat, 10 Jul 2026 12:06 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 12:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – KAI Daop 7 Madiun Lakukan Penanganan Cepat Evakuasi KA Logawa yang Tertabrak Truk di Bagor–Saradan; Jalur Hulu Mulai Normal Pukul 17.…

Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Ponorogo Gelar Gerakan Langit Biru di Eks Pasar Sayur Jarakan

Sambut HUT ke-25, DPC Demokrat Ponorogo Gelar Gerakan Langit Biru di Eks Pasar Sayur Jarakan

Jumat, 10 Jul 2026 11:08 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:08 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Ponorogo menggelar aksi…

Diperiksa 10 Jam, Eks Ketua Sunarto Sebut 41 Dewan Tahu Soal Tunjangan Rumah DPRD Ponorogo 

Diperiksa 10 Jam, Eks Ketua Sunarto Sebut 41 Dewan Tahu Soal Tunjangan Rumah DPRD Ponorogo 

Jumat, 10 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo terus bergerak maraton mengusut kasus dugaan korupsi tunjangan perumahan anggota…

Masuki Abad Kedua, Ustaz Adi Hidayat Tantang Gontor Dan UNIDA Lahirkan Pembaruan Bagi Umat

Masuki Abad Kedua, Ustaz Adi Hidayat Tantang Gontor Dan UNIDA Lahirkan Pembaruan Bagi Umat

Jumat, 10 Jul 2026 11:03 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 11:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Ribuan jamaah yang terdiri dari mahasiswa, santri, guru, alumni, hingga masyarakat umum memadati lapangan kampus Universitas D…

Balai POM di Bima Gandeng Saka POM Edukasi Keamanan Obat dan Makanan di Pasar Amahami

Balai POM di Bima Gandeng Saka POM Edukasi Keamanan Obat dan Makanan di Pasar Amahami

Jumat, 10 Jul 2026 09:07 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bima – Kota Bima Balai Pengawas Obat dan Makanan (Balai POM) di Bima terus memperkuat perlindungan masyarakat melalui edukasi keamanan obat d…