SURABAYAPAGI.COM,Surabaya -Paslon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) bertekad meningkatkan nilai investasi di Surabaya, baik asing atau lokal. Salah satu program yang dicanangkan adalah kemudahan izin, jaminan keamanan, bebas korupsi, dan ruang yang nyaman.
Machfud Arifin mengaku sedih dengan kondisi investasi di Surabaya. Keberadaan sister city di 13 negara tidak cukup berpengaruh. Ke depan, keberadaan sister city dan konsulat jenderal (konjen) harus berdampak besar.
"Ke depan harus diberi ruang dan tempat kepada investor, kita sambut pengusaha dengan jaminan investasi, jaminan keamanan, waktu, dan kemudahan izin," ujarnya dalam acara ”Sambung Rasa Bersama Calon Pemimpin Surabaya” yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya, Rabu (14/10) malam.
Mantan Kapolda Jawa Timur ini mengatakan, potensi Surabaya untuk mendatangkan investor sangat besar. Sayangnya, sejauh ini masih kalah dengan Bandung."Izin dipermudah, saya akan membuat ruang aspirasi warga, supaya semuanya berjalan baik," ucap arek Ketintang ini.
Calon wakil wali kota Surabaya Mujiaman menambahkan, sampai bulan September, nilai investasi Surabaya Rp 36 triliun. Penanaman modal dalam negeri (PMDN) senilai Rp 4,6 triliun, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) sekitar Rp 0,14 triliun. Jumlah ini perlu ditingkatkan ke depannya.
"Caranya kita harus terapkan anti korupsi, makelar izin dimana-mana tidak bisa, pintu pelayanan harus terbuka lebar, dan pengembangan harus ditingkatkan," ucapnya.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya Ali Affandi memandang, paslon Machfud Arifin-Mujiaman memiliki komitmen terhadap perbaikan perkembangan ekonomi Surabaya. Sebagai mitra pemerintah, Kadin berharap selalu dilibatkan dalam setiap pembangunan ekonomi.
"Kami percaya apabila berdaya bersama Surabaya akan menjadi kota metropolitan bersaing di Internasional," ujarnya.
Menurutnya, nilai investasi memang perlu ditingkatkan. Akan baik lagi jika peningkatan investasi itu melibatkan kearifan lokal. Siapapun investor yang masuk, bisa melibatkan warga Surabaya. Harapannya adalah ada multiplayer effect. Alq
Editor : Mariana Setiawati