Bahan Koin Kuno dari Kuningan dan Tembaga, Dilebur untuk Kerajinan Patung

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Lahan sawah di Bareng, Jombang yang ditutup dari aktivitas pencarian koin kuno. SP/ M. Yusuf
Lahan sawah di Bareng, Jombang yang ditutup dari aktivitas pencarian koin kuno. SP/ M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Perburuan koin kuno yang dilakukan oleh warga dilahan milik Samari (50), di Desa/Kecamatan Bareng, Jombang, Jawa Timur, ternyata dijual ke pengepul barang rongsokan.

Salah satu warga setempat, Tawar (40), mengatakan, dirinyaa bersama warga lainnya beburu koin kuno di lahan sawah berhasil menemukannya hingga tiga kilogram.

"Perkiraan saya dapat sekitar 3 - 4 kilogram. Kita nyarinya dengan cara digali. Koin kuno saya jual ke pengepul barang rongsokan Rp 150 ribu per kilogram," katanya, kepada jurnalis, Jumat (16/10/2020.

Tawar tidak tahu koin kuno itu dibuat apa. Dirinya hanya menjual saja dan hasilnya dibagi rata. Koin kuno salah satunya dijual ke pengepul rongsokan di Jalan A Yani, Desa/Kecamatan Bareng.

Salah satu pengelola rongsokan, Angga Tutus (26), mengungkapkan, bahwa dirinya membeli koin kuno yang ditemukan warga di lahan pertanian milik Samari.

"Ya benar (saya beli, red). Harganya per kilogramnya Rp 100 - 150 ribu. Cuman ditebus kembali sama warga. Mungkin dibuat koleksi sendiri sama orangnya," ungkapnya.

Angga memaparkan, jika koin kuno itu berbahan tembaga dan kuningan. Biasanya ia jual kembali ke sentra perajin kuningan di Kecamatan Mojoagung, Jombang.

"Kalau gak ditebus lagi ya saya kirim ke pelebur kuningan di Mojoagung. Biasanya dibuat kerajinan patung gitu," pungkasnya.

Aktivitas pencarian koin kuno kini sudah dihentikan oleh pemerintah desa setempat. Kepala Desa Bareng Kasianto sudah melaporkan aktivitas pencarian koin kuno itu ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. (suf)

Berita Terbaru

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Sidak Takjil Pemkot Kediri Pastikan Jajanan Ramadan di Kota Kediri Aman dan Terawasi

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Pemerintah Kota Kediri memastikan keamanan jajanan takjil yang dijajakan selama bulan Ramadan melalui inspeksi mendadak (sidak) di…

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Program Keluarga Harapan Plus Tahap 1 Tahun 2026 Kembali Digulirkan, Sasar 485 Lansia di Kota Kediri

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:09 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Memasuki bulan Ramadhan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Plus Tahap I bagi lansia…

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Dalam Apel Pagi, Mbak Wali - Gus Qowim Percepat Pembangunan dan Turunkan Kemiskinan

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 21:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin apel pagi bersama jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota…

Kita Seperti Dijajah AS

Kita Seperti Dijajah AS

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:11 WIB

MUI Minta Kaji Ulang Perjanjian Dagang AS-Indonesia yang Salah Satu Kesepakatannya Menyebut Produk asal AS yang Masuk ke Indonesia tidak Memerlukan Sertifikasi…

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Penebar Viral "Cukup..." Belum Berkontribusi Usai Gunakan Beasiswa LPDP

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP Mohammad Lukmanul Hakim mengatakan pihak LPDP bakal meminta keterangan AP hari ini. "Dalam…

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Golkar Temukan Penerima Beasiswa LPDP Umumnya Orang Kaya

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

Senin, 23 Feb 2026 20:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Golkar meminta syarat penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dievaluasi karena selama ini hanya bisa dipenuhi…