Terbukti Kinerjanya, Warga Rungkut Pilih MA-Mujiaman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Warga Rungkut Tengah tak ragu untuk memenangkan paslon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman, Selasa (20/10).SP/Alqomaruddin.
Warga Rungkut Tengah tak ragu untuk memenangkan paslon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman, Selasa (20/10).SP/Alqomaruddin.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Warga Rungkut Tengah menitip harapan besar kepada paslon nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman. Mereka bahkan tak ragu untuk memenangkan paslon yang diusung 8 partai ini pada Pilwali Surabaya 9 Desember mendatang.

Salah satu alasannya adalah berkat tangan dingin Mujiaman saat menjabat Direktur Utama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya, semua warga Rungkut Tengah merasakan aliran air PDAM. Sebelumnya, mereka tidak dialiri air bersih sama sekali. 

"Saya mewakili warga merasa bangga dengan pak Machfud Arifin-Mujiaman, ini bapak kita sudah terbukti kerjanya di PDAM, manfaatnya kita rasakan, dapat aliran PDAM secara keseluruhan," kata Ketua RW 1 Rungkut Tengah Imam Nasruddin saat bertemu dengan Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman, Selasa (20/10).

Menurutnya, biaya pemasangan juga tergolong murah. Di musim kemarau, aliran air PDAM Surya Sembada Kota Surabaya sangat bermanfaat. "Tunggu apalagi, kita siap menangkan MA-Mujiaman, harapannya kesuksesan itu juga dibawa saat memimpin Surabaya," ajaknya.

Sementara itu, Mujiaman memahami apa yang dirasakan oleh warga Rungkut Tengah. Air merupakan kebutuhan dasar manusia yang harus dipenuhi. Karenanya, baginya adalah tanggung jawab yang harus dipenuhi untuk memastikan semua warga Surabaya merasakan air bersih.

"Alhamdulillah saya diberi pengalaman melayani masyarakat meski baru di bidang air, namun itu pengalaman yang luar biasa, saya tahu pemimpin Surabaya itu harus penuh terobosan," ujarnya.

Mantan Dirut PDAM Surya Sembada Kota Surabaya ini mengungkapkan, banyak peluang yang sangat mudah dilakukan dan ditemukan di tengah masyarakat. Salah satunya, ditemukan kampung kumuh, pasar rusak, dan lapangan pekerjaan yang masih sedikit.

Menurutnya, pembangunan pasar tradisional sangat strategis untuk dilakukan untuk membuka lapangan pekerjaan. Pasar tradisional yang kecil saja bisa menampung sekitar 200 pedagang. 

"Pasar kecil itu minimal ada 200 pedagang, kalau kita bangun pasar kecil itu akan ada peluang penyerapan tenaga kerja, belum lagi kalau kita bangun dengan bagus,"ungkapnya.

Mujiaman menjelaskan, pembangunan pasar yang bagus itu juga akan disediakan ruang atau co working space bagi anak-anak muda.  Sehingga, pasar yang dilengkapi dengan co working space bisa buka 24 jam. "Ini peluang bisnis yang luar biasa, jadi talenta-talenta muda di Rungkut Tengah yang sangat sulit akses ke kota bisa ditampung di pasar ini," pungkasnya. Alq

Berita Terbaru

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Dinding Kedap Suara hingga Tiga Bilik, Saksi Ungkap Temuan di Rumah Dharmahusada yang Diduga Dipakai Scamming

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Sebuah rumah di kawasan Dharmahusada Permai, Surabaya, menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan sindikat penipuan daring l…

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Maidi Dituntut 7 Tahun 2 Bulan, Uang Pengganti Rp8 Miliar dan Denda Rp205 Juta

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 21:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun — Mantan Wali Kota Madiun Maidi menghadapi tuntutan berat dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang ditangani Komisi P…

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

KPK Tuntut Maidi 7 Tahun 2 Bulan, Sebut Rusak Kepercayaan Publik

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK menuntut Maidi dengan pidana tujuh tahun dua bulan penjara dalam perkara dugaan pemerasan bermodus d…

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

SMK Budi Luhur Gandeng CBN dan Digdaya, Dorong Karya Siswa Masuk Industri Digital

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 20:14 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Banten — SMK Budi Luhur Tangerang menjajaki kolaborasi dengan PT Cyberindo Aditama (CBN) dan PT Digdaya Duta Digital (Digdaya) untuk m…

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Semarak Hari Pelanggan Nasional, PLN Tambah Dua SPKLU di Citraland Surabaya

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) terus memperluas akses pengisian daya kendaraan listrik di S…

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Karhutla di Ponorogo Makan Korban, Nenek 70 Tahun Tewas Terpanggang 

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 17:18 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Ponorogo yang semakin kerap terjadi belakangan ini memakan korban. Ini setelah…