Cawabup Dwi Astutik Janji Perjuangan Kesejahteraan Guru Honorer

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Cawabup Dwi Astutik saat menerima curhat guru honorer
Cawabup Dwi Astutik saat menerima curhat guru honorer

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) Sidoarjo datang ke Posko Pemenangan Kelana - Dwi Astutik di Pondok Mutiara untuk menyampaikan keluh kesahnya terkait kepastian status mereka sebagai tenaga pendidik kepada Cawabup Dwi Astutik. Cawabup yang juga Dewan Pendidikan Jawa Timur ini, saat menerima para guru honorer, menyampaikan program penguatan pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik khususnya Guru Honorer menjadi perhatian Paslon Kelana-Dwi Astutik apabila memimpin Sidoarjo kelak. Peran dia sebagai Dewan Pendidikan Jawa Timur juga akan dimaksimalkan untuk menunjang kesejahteraan para Guru Honorer Sidoarjo. Karena kiprah Cawabup nomor 3 di dunia pendidikan sudah tidak diragukan lagi. "Kita tahu kondisi Guru Honorer ini masih belum sepenuhnya diperhatikan dengan baik, masih banyak Guru Honorer yang khawatir akan masa depannya. Saya bersama Pak Kelana akan mengikhtiarkan kesejahteraan guru di Kabupaten Sidoarjo ini," tukas Bunda Dwi, kemarin Selaras dengan program penguatan pendidikan dan kesejahteran tenaga pendidik yang digagas Paslon Kelana-Dwi Astutik, Teguh Supriyanto yang juga tergabung dalam GTKHNK Sidoarjo mendukung program tersebut. Menurutnya kepastian status adalah hal yang sangat penting untuk kesejahteraan Guru Honorer. "Kesejahteraan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) masih kurang perhatian dari pemerintah. Keringat kami bekerja dihargai 35 ribu- 70 ribu per jam berbeda-beda tiap sekolah. Itu berarti dalam satu bulan kami para guru honorer hanya menerima sekitar 1.2 juta rupiah. Tentu hal tersebut jauh dari kata layak. Kami berharap kepada Paslon Kelana-Dwi Astutik apabila diamanati ke Pendopo bisa memperjuangkan nasib dan kepastian kami para Guru Honorer di Sidoarjo", ujar Teguh. Dia menambahkan pentingnya kepastian status bagi Guru Honorer. Karena usia 35 tahun ke atas, sudah sangat kecil kemungkinan bahkan tidak ada peluang bagi Guru Honorer yang ingin atau diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dari segi psikologis menurutnya akan berpengaruh pada saat memberikan pembelajaran kepada murid. Kepastian status juga membuat rasa khawatir akan masa depan Guru Honorer. Maka dari itu dia berharap nasipnya diperjuangkan oleh Kelana-Astutik. Sd-01
Tag :

Berita Terbaru

BPJS Ketenagakerjaan Malang Serahkan Santunan Kematian Kepada 10 Ahli Waris

BPJS Ketenagakerjaan Malang Serahkan Santunan Kematian Kepada 10 Ahli Waris

Rabu, 08 Apr 2026 11:44 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 11:44 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Malang - BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan jaminan kematian kepada 10 ahli waris pekerja rentan di Balai Kota Malang, Senin …

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Pemkot Surabaya Larang Siswa SMP Kendarai Motor Demi Keselamatan

Tanamkan Disiplin Sejak Dini, Pemkot Surabaya Larang Siswa SMP Kendarai Motor Demi Keselamatan

Rabu, 08 Apr 2026 11:13 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 11:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka memastikan keselamatan pelajar sekaligus mendisiplinkan siswa sejak dini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi…

Di Tengah Program Efisiensi, Warga Jombang Kritik Pedas Seragam DPRD saat Harga Kedelai dan Plastik Melonjak

Di Tengah Program Efisiensi, Warga Jombang Kritik Pedas Seragam DPRD saat Harga Kedelai dan Plastik Melonjak

Rabu, 08 Apr 2026 11:05 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Menyikapi harga pembelian seragam yang hampir Rp500 juta, saat ini ratusan warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang…

Wujudkan Kesiapan Sarana Prasarana, Dinas Pendidikan Madiun Laksanakan TKA 2026

Wujudkan Kesiapan Sarana Prasarana, Dinas Pendidikan Madiun Laksanakan TKA 2026

Rabu, 08 Apr 2026 10:51 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 10:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Pendidikan (Dindik) setempat, tengah siap memastikan kelancaran pelaksanaan Tes…

Dongkrak Perekonomian, Situbondo Beri Pembinaan UMKM Kuliner ‘Seafood’ Jalur Pantura

Dongkrak Perekonomian, Situbondo Beri Pembinaan UMKM Kuliner ‘Seafood’ Jalur Pantura

Rabu, 08 Apr 2026 10:30 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 10:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya mendongkrak pendapatan atau pendapatan masyarakat Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Gresik dan Lamongan Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah Berbasis Energi di TPA Ngipik

Gresik dan Lamongan Perkuat Sinergi Pengelolaan Sampah Berbasis Energi di TPA Ngipik

Rabu, 08 Apr 2026 10:08 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 10:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pemerintah Kabupaten Gresik menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam rangka memperkuat kerja sama p…