Tim Paslon PuTih Laporkan Kasus Vandalisme Sooko dan Kemlagi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua tim pemenangan PUTIH saat menunjukan surat pengajuan. SP/Dwy
Ketua tim pemenangan PUTIH saat menunjukan surat pengajuan. SP/Dwy

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Aksi 'julur lidah' saat penertiban baliho dan stiker yang di posting di Facebook Panwascam Sooko berbuntut panjang. Terbukti, tim pemenangan pasangan calon (Paslon) Nomer urut 3, Mas Pung - Mbak Titik melayangkan surat keberatannya ke Bawaslu Mojokerto, Jumat (30/10) siang.

Pose tak etis yang dilakukan oleh salah satu panwas desa (Panwasdes) Kecamatan Sooko ini diunggah di akun FB Panwascam Sooko, Jumat, 23 Oktober 2020. Anehnya, diduga karena tak pantas, dua foto itu sudah dihapus dari deretan puluhan foto kegiatan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) tersebut.

Ketua Tim Pemengan Paslon Nomor 3,  Irsyad Ashari, menjelaskan alasan kedatangannya ke kantor Bawaslu tadi pagi sebagai tindak lanjut adanya dugaan aksi vandalisme terhadap Paslon yang diusung partainya.

Yakni, aksi yang dilakukan Panwascam maupun Panwasdes di Kecamatan Sooko saat pencopotan APK yang melanggar. Selain itu, terkait pencoretan atau penutupan wajah Incumbent (Mas Pung,red) di beberapa tempat, salah satunya di Kampung Tangguh Kecamatan Kemlagi.

"Untuk itu kita sampaikan surat keberatan, terkait aksi-aksi tersebut. Seperti yang dilakukan Panwascam dengan menutup lakban, kertas, mempilog itu kami anggap bentuk vandalisme di proses Pilkada yg dilakukan panwascam atas dasar instruksi yg dilakukan Bawaslu," ucapnta.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Mojokerto ini menyebut, banner tersebut bukanlah milik Paslon atau yang dipasang Paslon melainkan aset milik pemerintah daerah.

Sehingga, pihaknya mengganggap Bawaslu tidak punya wewenang untuk melakukan pencopotan.

"Karena ada citra terbentuk seolah-olah sengaja membiarkan dan itu bukan fasilitas kita melainkan aset pemerintah, harusnya dilakukan pencopotan bersama Satpol PP. Kalau dilakukan penurunan tidak masalah, sangat menghormati, kita juga gak tau kalau gambar itu masih ada, Mas Pung sendiri sudah tidak aktif bupati," paparnya.

Ia menambahkan, sikap ketidaknetralan Panwascam di Kabupaten Mojokerto juga terjadi saat pembersihan APK di Kecamatan Sooko dan dipublish ke media sosial.

"Pembersihan APK di Sooko yang dimunculkan di medsos hanya pasangan kita. Padahal Paslon lain juga melakukan pelanggaran yang sama, seolah-olah citra yang terbangun Paslon kita yang paling melakukan pelanggaran," tegasnya. 

Atas fakta tersebut, Tim Pemenangan Paslon 3 menganggap Bawaslu terkesan menciptakan citra negatif terhadap Paslon yang diusungnya, khususnya personal Incumbent Pungkasiadi atau Mas Pung.

"Dengan cara seperti itu asumsi yang terbangun dipublik macam-macam, sehingga benar-benar mencoreng marwah penyelenggara. Jadi kita perlu memberikan surat teguran itu, Pilkada kali ini diharapkan santun, kondusif, sehingga kesan provokatif dilapangan benar-benar dihindari semua pihak," pungkasnya.

Terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fahrudin Asy'ad saat dikonnfirmasi membenarkan pelaporan tersebut.

Ia mengatakan kehadiran tim paslon nomor 3 ini berkaitan dengan pengajuan keberAtan terkait dengan dua hal.

"Satu terkait peristiwa pencoretan banner di kampung tangguh Kemlagi dan kemudian foto yg diupload oleh jajaran panwascam sooko yg kapan waktu sempat viral," ujarnya.

Ia menjelaskan, jika tim pememenangan Pungkasiadi - Titik Masudah ingin ada penyikapan dan tindak lanjut dari Bawaslu.

"Tadi kita sampaikan kalau Bawaslu sudah meregister soal uploadan FB Panwascam Sooko sebagai temuan dengan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Panwascam dan panwasdesa," tuturnya.

Ia menegaskan, dari hari Selasa kemarin sudah ada pemeriksaan secara marathon terhadap Panwascam Sooko maupun panwasdesa di Kecamatan Sooko.

"Ini masih proses kajian, dalam waktu dekat kita akan memberi sanksi terhadap teman-teman panwascam dan panwasdes. Karena diketahui, panwasdes yang mengambil gambar tersebut sedangkan yang upload di fb adalah Panwascam," urainya.

Aris juga menyebut, pemeriksaan ini juga akan diberlakukan untuk kasus Kemlagi. Ia berjanji akan segera menggali dan dan melakukan kajian apakah itu layak di register apa tidak. dwy

Berita Terbaru

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Balikpapan — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10/2026).  Peresmian in…

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…