Dahlan Iskan Nilai Program MAJU Realistis & Konkret

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan memandang program yang disiapkan Machfud Arifin-Mujiaman sangat dibutuhkan Surabaya agar lebih maju.SP/Alqomaruddin.
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan memandang program yang disiapkan Machfud Arifin-Mujiaman sangat dibutuhkan Surabaya agar lebih maju.SP/Alqomaruddin.

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan memandang program yang disiapkan Machfud Arifin-Mujiaman (Maju) untuk Surabaya ke depan sangat realistis. Berbagai program itu sangat dibutuhkan Surabaya agar lebih maju.  

Tidak hanya itu, keberpihakan Maju kepada rakyat sangat besar. Salah satunya komitmen kuat Machfud-Mujiaman dalam menyelesaikan persoalan surat ijo. Hal ini sangat dibutuhkan warga Surabaya. 

"Sangat banyak warga Surabaya yang tidak punya kepastian mengenai rumahnya, tanahnya dikarenakan statusnya yang surat Ijo. Pak Machfud ini bukan kaleng-kaleng, beliau seseorang yang pemikirannya sudah lebih dari kita," ujarnya,Rabu  (4/11). 

Menurutnya, Machfud-Mujiaman akan memperjuangkan surat ijo habis-habisan. Apalagi menteri agraria sudah menyiapkan diri untuk membantu, asal diurus dari bawah. "Dari itu pak Machfud semakin komit berjuang untuk menyelesaikan persoalan surat Ijo, karena itu menyangkut hak rakyat,” tuturnya. 

Dahlan Iskan selama dikenal sebagai salah satu tokoh Surabaya yang selalu berperan dalam melahirkan pemimpin di Surabaya. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, salah satu pemimpin yang juga lahir dari pemikiran mantan menteri BUMN ini. Bahkan Dahlan Iskan memberikan dukungan penuh pada Tri Rismaharini sejak periode pertama hingga kedua. 

Pada Pilwali Surabaya 2020, mantan CEO Jawa Pos dan Jawa Pos Group ini kembali melahirkan sosok pemimpin baru yang ia dukung penuh untuk Surabaya kedepan lebih maju, yakni Machfud Arifin. 

"Saya ingin Surabaya maju, dari itu saya selalu memikirkan siapa pemimpin yang tepat untuk membawa Surabaya maju. Dulu saya mendukung ibu Risma karena sudah dua periode, sehingga tidak bisa kembali maju, sehingga dirinya pun mencari calon pemimpin lain yang tepat, dan mampu membawa Surabaya lebih maju, tidak begini-begini terus, namun harus next level," ungkapnya.

Dari begitu banyak tokoh di Surabaya, Dahlan mengaku akhirnya punya kesimpulan yang mampu adalah Machfud Arifin. Hal itu karena pemikiran Machfud yang sangat besar. Track recordnya dalam membangun rakyat sudah bagus..

"Apalagi selera atau taste beliau dalam membangun sesuatu taste nya tinggi, cocok untuk kota besar, jangan surabaya sebagai kota besar dipimpin oleh orang yang gak punya taste, gak punya rasa, bagaimana membangun yang bagus,” ujarnya. 

Dahlan Iskan menyampaikan untuk pembangunan Surabaya ke depan, yang menjadi tugas besar adalah membangun tanpa menggusur. Dahlan dan Machfud sudah berdiskusi panjang membangun Surabaya menjadi next level tanpa menggusur rakyat kecil. 

 “Pemikiran pak Machfud yang ingin membangun Surabaya menjadi lebih maju tanpa menggusur, menjadikan saya makin mantap dengan Paslon nomor 2 pak Machfud-Mujiaman menjadi pemimpin di Surabaya,” tandasnya. Alq

 

Berita Terbaru

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Sinergitas Polres Blitar dan Media Demi Kamtibmas yang Kondusif

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kapolres Blitar AKBP Ardy Zuul Hasbih Nasution, S.I.K., M.H., bertatap muka dengan awak media di Blitar Raya pagi tadi di ruang Lo…

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Sidang Maidi: Terdakwa Tak Bantah Kesaksian ATM hingga Transfer Jutaan Rupiah

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Terdakwa Maidi tidak membantah keterangan saksi Siti Ulfasyah terkait pemberian ATM serta transfer uang Rp3 juta hingga Rp10 juta p…

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Diancam akan Dibunuh, Korban Dugaan Penganiayaan Kades Kunti Ponorogo Minta Perlindungan Polisi

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:05 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan oknum Kepala Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terus bergulir. Kali Korban b…

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Ponorogo Luncurkan Logo Hari Jadi Ke-530, Usung Simbol Persatuan 

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 17:02 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo meluncurkan logo resmi Hari Jadi Kabupaten Ponorogo ke-530 yang mengusung tema “Kidung Aruna K…

Puluhan Masa Yayasan Masjid Rahmat Surabaya Tuntut Pengembalian Tanah Wakaf di Pandigiling

Puluhan Masa Yayasan Masjid Rahmat Surabaya Tuntut Pengembalian Tanah Wakaf di Pandigiling

Jumat, 07 Agu 2026 16:00 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 16:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puluhan waraga dari Yayasan Masjid Rahmat Surabaya bersama warga sekitar mengelar aksi unjuk rasa menuntut pengembalian atas tanah…

10 Tiang Listrik Roboh di Manyar Gresik, Timpa Kendaraan Proyek dan Lumpuhkan Lalu Lintas

10 Tiang Listrik Roboh di Manyar Gresik, Timpa Kendaraan Proyek dan Lumpuhkan Lalu Lintas

Jumat, 07 Agu 2026 15:57 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Sedikitnya 10 tiang listrik di Jalan Raya Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, roboh pada Jumat (7/8) sekitar pukul 1…