Santri PP Miftahul Ulum Solokuro Digembleng Wirausaha

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Deputi II Kemenpora Dr KH. M.Asrorun Ni'am Sholeh, saat menyampaikan materi secara online daring dalam acara Workhsop Pesantreneur 2020. SP/MUHAJIRIN
Deputi II Kemenpora Dr KH. M.Asrorun Ni'am Sholeh, saat menyampaikan materi secara online daring dalam acara Workhsop Pesantreneur 2020. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kondisi pandemi covid-19 yang Covid, Santri PP Miftahul Ulum Solokuro Digembleng Wirausaha belum ada ujungnya kapan hilang, membuat sejumlah lembaga pendidikan dibawah Pondok Pesantren di Lamongan terus memutar otak, agar siswa dan santrinya terus mendapatkan pembekalan dalam menapaki hidup, salah satunya pembekalan tentang berwirausaha.

Seperti yang dilakukan oleh Pondok Pesantren  Miftahul Ulum Solokuro Lamongan, dalam menggelar Workhsop Pesantreneur 2020, yang digelar selama 2 hari, pada 7-8 November 2020 di Aula Pondok setempat.

Berwirausaha seperti disampaikan oleh Deputi II Kemenpora Dr KH. M.Asrorun Ni'am Sholeh, mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dalam amanatnya menyampaikan, kalau santri selain mengaji, santri harus juga bisa berwirausaha sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.

Karena berwirausaha itu sejatinya adalah menjadi salah satu karakter santri, karena selama di Pondok santri sudah digembleng dan diajari bagaimana menjadi orang mandiri dan tangguh yang tidak sekedar bermanfaat untuk dirinya, keluarga tapi juga untuk masyarakat.

Berwirausaha juga kata Ni'am panggilan akrab Deputi II Kemenpora ini, berwirausaha juga sudah diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dimana diusia yang masih belia, Nabi Muhammad sudah berwirausaha dengan bimbingan mentor-mentor yang hebat, yakni pamannya sendiri Kakeknya Abdul Muthalib, pamannya Abu Thalib, dan mentor-mentor usaha lain.

Di usia 12 tahun kata Ni'am, Nabi Muhammad sudah terlibat lawatan bisnis mulai peternakan, ekspedisi, perdagangan dengan kakek dan pamannya. Bahkan di usia 24 tahun nabi panutan ummat ini sudah 18 kali ke luar negeri untuk urusan bisnis ekspor dan impor.

"Nabi Muhammad sudah memberikan contoh dan mengajarkan bagaimana kita bisa mandiri dan berpenghasilan untuk menyambung hidup, salah satunya dengan berwirausaha," terangnya.

Dan berwirausaha kata Ni'am selain bisa menjadikan seseorang bisa tangguh dan sukses, berwirausaha juga bisa membuka lapangan pekerjaan, yang bisa mengurangi hal-hal yang negatif karena urusan ekonomi bisa tercover. "Bisa dilihat selama ini, banyaknya pencurian, perampokan, pembegalan motor dan lain-lain, itu semua karena aspek ekonomi yang kurang," ujarnya.

Hal semacam itu bisa sedikit berkurang, salah satunya karena adanya lapangan pekerjaan yang diciptakan dari cara berwirausaha. Maka itu, ia mendorong kepada para santri untuk memulai usaha dengan menciptakan produk yang nantinya bisa dipasarkan ke khalayak umum, apalagi media untuk memasarkan hasil usaha seperti saat ini tidak sulit. "Banyak sekali manfaat yang bisa kita petik ketika kita mau berwirausaha," ungkapnya.

Nur Salim konsultan dan pembina Santri Pondok Pesantren  Miftahul Ulum Solokuro pada kesempatan itu mengatakan, kalau kegiatan ini dirasa cukup tepat, karena situasi pendidikan yang masih belum normal, karena adanya pandemi covid-19, sehingga siswa dan santri dibekali ilmu wirausaha. "Semoga apa yang disampaikan oleh para narasumber dalam pelatihan kewirausahaan ini bisa bermanfaat dan diaktualisasikan langsung oleh para santri," harapnya.

Sementara itu, dalam pelatihan kewirausahaan ini, narasumber selain dari Deputi II Kemenpora, juga menghadirkan narasumber dari Jurnalis Harian Surabaya Pagi Muhajirin, Ahmad Darif Dahlawi Ceo/La'daina Group, Drs Nur Salim Al Wafa Dekan Syariah Insud Lamongan, dan Ali Mahfud peraih santripreneur award 2017. jir

 

Berita Terbaru

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Muktamar NU 2026 Masuk Babak Krusial, Tiga Tokoh Soroti Polemik AHWA dan Voting

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 21:43 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031 memasuki babak baru. Para muktamirin kini…

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Gizi Anak Jangan Jadi Korban Tekanan Ekonomi, Ahli Ungkap Cara Atur Menu Hemat

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 16:56 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – Tekanan ekonomi dan kenaikan biaya kebutuhan sehari-hari membuat keluarga harus semakin cermat mengatur pengeluaran. Namun, p…

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan  Bantuan PBP

Bulog Bersama Komisi VI DPR RI dan Bupati Lamongan Salurkan Bantuan PBP

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Cabang Bojonegoro bersama dengan anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib dan Bupati Yuhronur Efendi, menyalurkan bantuan…

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Jalan Buntu Pengelolaan Sampah Ponorogo, Pembangunan TPA Pengganti Batal Akibat Izin Lahan

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 14:33 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo-Upaya penyelesaian masalah sampah di Kabupaten Ponorogo menemui jalan buntu lagi. Ini setelah Pemerintah Kabupaten Ponorogo menghadapi…

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Gegara Lupa Matikan Kayu Tungku, Rumah Kakek 73 Tahun di Blitar Hangus Terbakar

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 12:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Lagi lagi kebakaran terjadi, kali ini milik rumah Kakek Jebrak 73 warga Desa Ngembul Kec.Binangun Kabupaten Blitar.  Peristiwa …

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

KPK NU Klaim Kantongi Bukti Dugaan Rasuah Jelang Pemilihan AHWA Muktamar ke-35

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

Sabtu, 29 Agu 2026 11:11 WIB

SurabayaPagi, Jombang – Gerakan Warga Nahdlatul Ulama (NU) melalui Komisi Pemberantasan Korupsi Nahdlatul Ulama (KPK NU) menyatakan telah mengantongi sejumlah b…