Depresi Istri dan Anaknya Meninggal, Buruh di Jombang Gantung Diri

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas dan tim medis saat memeriksa korban gantung diri di Dusun/Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro, Jombang. SP/ M. Yusuf
Petugas dan tim medis saat memeriksa korban gantung diri di Dusun/Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro, Jombang. SP/ M. Yusuf

i

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Karena depresi, seorang laki-laki yang sehari-harinya sebagai buruh tani di Jombang, Jawa Timur, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri didalam rumahnya.

Korban yakni Mahfud (60), warga Dusun/Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Korban diketahui gantung diri oleh anak bungsunya sekitar pukul 05.00 WIB pagi.

Kapolsek Ngoro AKP Yanuar mengatakan, bahwa benar memang ada seorang laki-laki warga Dusun/Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngoro meninggal dunia karena gantung diri.

"Kami mendapat laporan dari RW setempat sekitar pukul 06.00 WIB, bahwa warganya yang bernama Mahfud ganting diri di rumahnya," katanya, Senin (09/11/2020).

Usai mendapat laporan, Polsek Ngoro langsung menuju TKP. Dan dilokasi kejadian, korban nekat ganting diri dengan menggunakan tali tampar plastik yang diikatkan pada tiang bambu setinggi 180 cm.

"Tempatnya di ruang dapur. Korban posisinya menghadap ke selatan dan kaki menempel tanah. Pertama kali yang mengetahui anak kandung korban yang bungsu, Heri Setiawan (16)," ujarnya.

Yanuar mengungkapkan, dari keterangan keluarganya, diduga korban mempunyai riwayat penyakit saraf menahun. Selain itu, korban juga ditinggal meninggal anak pertamanya pada 2019.

"Usai kehilangan anak pertama yang sebagai.tulang punggung, tidak lama kemudian korban ditinggal istrinya meninggal dunia. Sehingga korban mengalami depresi," ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, kemudian petugas medis melakukan pemeriksaan ver luar. Dan hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan, dan murni karena gantung diri.

"Karena tanda-tandanya ada kotoran yang keluar dari dubur, dan dari kemaluannya keluar cairan air mani. Setelah itu jenazah korban kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya. (suf)

Berita Terbaru

Perketat MBG Sehat dan Layak, Pemkab Probolinggo Ingatkan SPPG Tertib Kelola Sampah

Perketat MBG Sehat dan Layak, Pemkab Probolinggo Ingatkan SPPG Tertib Kelola Sampah

Rabu, 04 Nov 2026 13:29 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kondisi sehat dan layak kepada siswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Tekan Inflasi Tembus 3,66 Persen: Pemkot Madiun Perkuat Koordinasi Stok Pangan

Tekan Inflasi Tembus 3,66 Persen: Pemkot Madiun Perkuat Koordinasi Stok Pangan

Rabu, 04 Nov 2026 13:15 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Hingga September 2026, inflasi year on year (yoy) di Kota Madiun tercatat mencapai 3,66 persen sehingga fenomena kenaikan inflasi…

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

19.030 Warga Magetan Idap Hipertensi, Dinkes: Mayoritas Lansia Rentang Usia 50-59 Tahun

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Hingga September 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Magetan mencatat sebanyak 19.030 warga Magetan, terdeteksi mengidap hipertensi atau…

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Heboh! Penemuan Artefak Jobong Kuno di Lahan Pembangunan Milik Warga Jombang

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 13:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Baru-baru ini, warga di Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang mendadak heboh pasca adanya penemuan benda yang…

Perluas Akses Hunian Layak, Pemkab Jombang Kebut Penanganan Program RTLH

Perluas Akses Hunian Layak, Pemkab Jombang Kebut Penanganan Program RTLH

Rabu, 04 Nov 2026 12:55 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui percepatan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Pemerintah Kabupaten…

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Anggaran Rp900 Juta, Pemkab Jombang Matangkan Lapak Sementara Pasar Cukir

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

Rabu, 04 Nov 2026 12:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Guna mematangkan pembangunan lapak semipermanen Pasar Cukir, Kecamatan Diwek, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mulai…