Wakil DPRD Surabaya Dorong Pemkot Segera Cairkan Beasiswa Kuliah 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti. .SP/Alqomaruddin.
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti. .SP/Alqomaruddin.

i

 

SURABAYA PAGI, Surabaya - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya Reni Astuti menyoroti keterlambatan pencairan beasiswa kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bagi warga Surabaya, khususnya warga yang berasal dari keluarga kurang mampu. 

Reni menerangkan sebenarnya anggaran beasiswa kuliah untuk warga Surabaya ini sudah dianggarkan di APBD murni 2020, pada tahun ini ada 200 anak yang mendapatkan beasiswa kuliah di PTN. Namun kenapa hingga kini Pemkot Surabaya belum juga mencairkan beasiswa kuliah tersebut. 

"Di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) ada tambahan, sekitar 600 anak. Seharusnya yang ada di anggaran APBD murni 200 orang itu dulu dicairkan," ungkap Reni, Senin (9/11).

Karena, lanjut Reni, pada masa pandemi ini warga sangat membutuhkan, Pemkot Surabaya seharusnya tau waktu masuk kuliah pada bulan Juli. " sekarang sudah waktu bayar UKT dan sebagainya. oleh karena itu, keterlambatan itu harus segera dicairkan, jangan semua model penganggaran pencairan anggaran menjelang Pilkada, semuanya dicairkan pada bulan November, beasiswa bulan November," kata Legislator tiga periode ini. 

Menurut Reni, seharusnya Pemkot sudah menyiapkan menyiapkan karena anggaran itu sudah dianggarkan di APBD murni 2020. Sehingga tidak ada keterlambatan seperti ini.

"Sejak awal itu harus perhitungkan, warga Surabaya sangat butuhkan, sehingga warga tidak nyari-nyari dan tidak menunggu-nunggu," katanya. 

Akibatnya warga sekarang harus menangi terlebih dulu untuk masuk PTN ini, bahkan banyak warga yang mencari hutangan untuk membayar masuk kuliah lantaran beasiswa tersebut belum bisa dicairkan. "Meski bagi yang sudah membayar itu akan diganti, tapi menurut saya seharus tidak seperti itu, karena anggaran murni itu sudah ada dan sudah disiapkan seharusnya itu bisa dicairkan," katanya. 

 "Itu program Pemkot yang di unggul-unggulkan, sebagai bentuk kepedulian Pemkot Surabaya kepada warga Surabaya. Maka dari itu seharusnya Pemkot itu sigap dan cepat di awal. Sehingga warga tidak nalangi dulu, semestinya harus diselesaikan dulu," katanya. Alq

Berita Terbaru

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Sentuhan Humanis Kapolres Gresik di SLB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Suasana penuh kehangatan dan haru menyelimuti kegiatan kunjungan Kapolres Gresik Ramadhan Nasution di SLB Kemala Bhayangkari 2 G…

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

SK Palsu Berkedok Rekrutmen PNS, Belasan Warga Datangi Kantor Pemkab Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 19:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Dugaan penipuan rekrutmen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai terkuak setelah b…

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

KPK Geledah Rumah Pengusaha EO Madiun, Bawa Satu Handphone 

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 16:14 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Satu unit handphone dibawa Komisi Pemberantasan Korupsi dari hasil penggeledahan di rumah pengusaha event organizer Faizal Rachman d…

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Masih Tunggu Anggaran, Trans Jatim di Malang Raya Bakal Tambah 2 Koridor

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Perihal rencana dua koridor baru Bus Trans Jatim Malang Raya, saat ini masih menunggu anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur…

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Banjir Lahar Semeru Mulai Terjang Sungai Besuk Kobokan dan Kali Lanang

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Status Gunung Semeru masih berada di level tiga atau siaga pasca hujan deras yang mengguyur kawasan Gunung Semeru mengakibatkan…

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…