Drama Risma Terbongkar, Dari Awal Ambisi Jadi Wali Kota

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Podcast channel Youtube Cak Sholeh bersama Jagad Hari Seno dengan tema ”Wawali Whisnu, Tidak Punya Peran, Fakta atau Hoax?” .SP/ALQOMARUDDIN. 
Podcast channel Youtube Cak Sholeh bersama Jagad Hari Seno dengan tema ”Wawali Whisnu, Tidak Punya Peran, Fakta atau Hoax?” .SP/ALQOMARUDDIN. 

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Drama Tri Rismaharini yang selalu mengaku tidak pernah berambisi menjadi Wali Kota Surabaya perlahan mulai terkuak. Seolah berbeda dengan pernyataan Risma di media, ternyata Risma dari awal sangat berambisi menjadi wali kota. 

Dalam beberapa kesempatan Risma selalu mengaku tidak pernah meminta jabatan menjadi wali kota. Bahkan, berdoa saja untuk menjadi wali kota tidak berani. "Saya jadi wali kota juga nggak minta, bahkan saya berdoa supaya tidak jadi, mohon maaf saya pantang meminta," kata Risma.

Fakta ini terungkap dalam channel Youtube Cak Sholeh, pengacara muda berprestasi Surabaya M. Sholeh. Ia menghadirkan Jagad Hari Seno, anak sulung pendiri dan sekjen PDI Perjuangan almarhum Soetjipto Soedjono (Pak Tjip). Sholeh mengulas tema itu dalam podcastnya yang berjudul ”Wawali Whisnu, Tidak Punya Peran, Fakta atau Hoax?”

 Sholeh mula-mula membuka percakapan dengan pertanyaan tidak lama setelah menang pada Pilwali 2010, Bambang DH sebagai wakil dan Risma sebagai walikota mengalami friksi. Padahal Risma notabene mantan bawahan Bambang saat menjadi wali kota. 

Atas pertanyaan itu, Seno, sapaannya memilih menjawab saat bertemu Risma yang menjabat sebagai Kepala Bappeko Surabaya di kantornya, Risma menyatakan ingin maju Pilwali Surabaya 2010 melalui PDI Perjuangan. ”Selain itu, Bu Risma berjanji kepada saya, dihadapan mas Dodik, disitu ada Don Rosano juga, bu Risma akan menjaga kepentingan partai, dalam hal ini simbol Bambang DH akan dijaga," ujar Seno.

Sayangnya, ketika Risma dilantik sudah menyinggung partai. Tidak berterima kasih kepada PDI Perjuangan karena merasa peranan partai tidak ada. "Merasa dipilih oleh masyarakat, dan itu sangat menyinggung partai," jelasnya. 

Saat ditanya Sholeh mengapa Risma tidak pernah menyampaikan keberhasilan Surabaya karena ada peran wali kota sebelumnya? Seno memandang, Risma memang terkesan arogan. Karena sangat jarang dalam semua dialognya menggunakan subyek kami atau kita, yang sering lebih memakai aku atau saya.

 ”Contoh ndak jauh-jauh saat demo seolah-olah merusak, kemudian apa yang dilakukan, ’jangan merusak kotaku, aku ini siang malam’, itu tidak etis sebagai pemimpin, pemimpin itu harus membawa kebersamaan tim,” kata Seno.

 Seno mengatakan, saat Bambang DH mundur dari jabatan wakil wali kota lalu posisinya diganti oleh Whisnu Sakti Buana (WS) karena bagian dari planning partai. Saat itu, WS sedang menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya dan Wakil Ketua DPRD Surabaya. 

Namun, kata Seno, Risma tidak ingin WS menjadi wakilnya meski tidak menolak dengan tegas. Komunikasi Risma dengan partai juga sangat arogan. Bahkan Risma menghambat proses supaya WS tidak menjadi wakilnya.

 ”Kami bingung, Risma muncul di Mata Najwa dan nangis-nangis karena didesak, saya, keluarga, partai, dan WS bingung, yang mendesak siapa dan persoalan apa,” kata Seno.

 Lucunya, kata Seno, pada saat pelantikan WS sebagai wakil wali kota Surabaya, yang melantik bukan Risma, melainkan Gubernur Jawa Timur (Pakde Karwo). ”Pakde Karwo itu berupaya supaya pelantikan WS terlaksana. Padahal dulu, Pakde Karwo secara politik dengan bapak saya (Pak Tjip) benturan, tetapi dengan WS seperti anak sendiri, beda dengan Risma,” ungkapnya. 

Seno mengatakan, WS sangat jarang diberi peran oleh Risma. Bahkan ketika Risma berhalangan hadir dalam suatu acara dan diwakili oleh Sekkota Surabaya, WS juga membiarkan. WS menerima saja apa yang dilakukan Risma demi menjaga citra PDI Perjuangan."Tetapi belakangan, seolah-olah PDIP apa kata Risma," kata Seno. Alq

Berita Terbaru

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Dari Desa, Imigrasi Perkuat Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Penyelundupan Manusia

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Jajaran Imigrasi se-Jawa Timur memperkuat pengawasan keimigrasian berbasis desa melalui program Desa Binaan Imigrasi (DBI) dan…

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

KAI Daop 7 Madiun Salurkan Bantuan TJSL Rp445 Juta untuk Fasilitasi Pendidikan, Lingkungan dan Sosial

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 11:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun kembali menunjukkan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial kepada masyarakat,…

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…