Gagas Kotak Distribusi Vaksin,Mahasiswa ITS Juarai Ajang Internasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Muhammad Adrian Fadhilah, berhasil membawa pulang medali perak setelah menciptakan kotak distribusi vaksin dalam IID2020 kategori International WINTEX.SP/PATRIK CAHYO
Muhammad Adrian Fadhilah, berhasil membawa pulang medali perak setelah menciptakan kotak distribusi vaksin dalam IID2020 kategori International WINTEX.SP/PATRIK CAHYO

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) sebagai perguruan tinggi berkualitas terus mencetak prestasi skala internasional. Kali ini, mahasiswa Departemen Teknik Sistem dan Industri ITS, Muhammad Adrian Fadhilah, berhasil membawa pulang medali perak (Silver Medal) setelah menciptakan kotak distribusi vaksin dalam Indonesia Inventors Day (IID) 2020 kategori International World Invention and Technology Expo (WINTEX).

Pemuda yang akrab disapa Adrian ini menyabet juara di subkategori International Paper Competition untuk alat yang diberi nama Vaccine and Medicine Distribution Box atau VD-BOX. Yakni merupakan kotak yang ditujukan untuk mempermudah distribusi vaksin terutama karena adanya pandemi Covid-19. Inovasi VD-BOX sudah dikembangkan Adrian selama enam bulan lamanya dan berhasil mengungguli 2.200 peserta yang berasal dari 15 negara berbeda.

Berdasarkan keterangan Adrian, ia menciptakan VD-BOX setelah melihat adanya kesulitan dalam melakukan pendistribusian obat-obat kesehatan, terutama bagi wilayah-wilayah yang berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) Indonesia. “Lebih dari 20 persen penduduk di wilayah 3T mengalami malnutrisi, sehingga tingkat kesehatannya rendah,” terang pemuda berusia 20 tahun tersebut.

Dengan tingkat kesehatan yang rendah tersebut, Adrian khawatir apabila pengadaan vaksin di daerah 3T akan sangat sulit, terutama ketika mengingat bagaimana kondisi sarana dan prasarana yang ada di sana. “Dengan adanya hal tersebut saya berpikir, berarti nanti ketika vaksin masuk, bukankah akan sulit untuk mendistribusikan ke daerah 3T dengan tingkat kesehatan yang rendah?” ungkap Adrian.

Motivasinya dalam menciptakan kotak untuk pendistribusian vaksin juga timbul karena Indonesia telah memesan 100 juta vaksin melalui perusahaan farmasi AstraZeneca, tetapi kotak distribusi vaksin yang ada saat ini memiliki ukuran sangat besar dan dengan harga yang mahal. Dari sanalah Adrian menggagas ide untuk menciptakan VD-BOX, kotak distribusi vaksin yang murah tetapi tetap memenuhi standar keselamatan dan kesehatan.

Tidak hanya berupa karya tulis, Adrian juga telah membangun prototipe asli dari VD-BOX dan telah dilakukan uji coba. Lulusan terbaik SMA Negeri 1 Kebomas, Gresik tersebut membeberkan bahan yang digunakannya untuk membuat VD-BOX, yaitu dari material plastik High Density Polyethylene (HDPE). Yakni plastik yang terbuat dari minyak bumi dan memiliki karakteristik tidak tembus air, tidak berbau, tahan panas dan tahan benturan.

Dalam mendistribusikan vaksin, VD-BOX bekerja dengan menjaga kestabilan suhu di dalam kotak yaitu antara 2-8 derajat celcius dengan rentang waktu 15 jam sesuai dengan standar penyimpanan vaksin. Adrian mengaku berfokus pada bagaimana cara untuk bisa mendistribusikan vaksin dalam rentang waktu yang tinggi, tetapi dengan komponen yang ramah lingkungan. “Untuk VD-BOX, saya menggunakan HDPE daur ulang, bahkan ini merupakan bahan yang saya usung dan saya buat supaya aspek ramah lingkungannya tinggi,” papar Adrian.

Sementara itu, komponen pendingin yang dimiliki VD-BOX dibuat dengan menggunakan alat pendingin termoelektrik yang disebut peltier dan mengkombinasikannya dengan ice pack blue gel. Yakni merupakan produk yang mampu menyerap serta menyimpan hawa dingin dan bisa mempertahankan kebekuan suatu benda.

Rancang bangun dari VD-BOX ini disusun Adrian dengan menggunakan prinsip eco-design atau modular design, di mana apabila salah satu sisi kotak mengalami kendala maka kotak tersebut bisa diperbaiki dengan hanya mengganti bagian yang rusak. Dengan demikian, tidak boleh melakukan pengeleman atau pengelasan pada kotak.

Tidak sampai di situ, dalam menjaga ketahanan daya VD-BOX, Adrian juga mengintegrasikan hybrid energy resources yaitu pengisian daya yang bisa dilakukan dengan menggunakan panel surya atau sumber listrik biasa. “Jadi panel surya ini bisa diletakkan di daerah-daerah 3T. Namun, tidak hanya panel surya, alat ini juga bisa melakukan pengisian daya seperti alat elektronik biasanya,” ungkap mahasiswa yang hobi menulis itu.

VD-BOX rancangan Adrian juga dilengkapi dengan tas yang memiliki insulator yang bisa menjaga kestabilan suhu supaya tahan lama. “Alat ini juga menggunakan ide dan konsep untuk selanjutnya bisa melakukan steriliasasi bagian dalam kotak dengan menggunakan pencahayaan UV-C,” pungkas Adrian.

Sebelumnya, mahasiswa angkatan 2018 tersebut juga sempat membawa pulang medali emas di kompetisi International Science and Invention Fair (ISIF) dengan VD-BOX ciptaaannya dalam kategori Others (individu). Ke depan, Adrian berharap alatnya dapat bermanfaat bagi masyarakat terutama ketika masa-masa pandemi berlangsung.Pat

Tag :

Berita Terbaru

Gus Fawait Tanggapi Santai Soal Dukungan Maju Pilgub Jatim, Fokus Kerja untuk Jember

Gus Fawait Tanggapi Santai Soal Dukungan Maju Pilgub Jatim, Fokus Kerja untuk Jember

Selasa, 15 Sep 2026 22:05 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 22:05 WIB

Jember, Nawacita - Bupati Jember, Gus Fawait, memilih merespons santai perihal dukungan naik ke level provinsi oleh sejumlah kepala Desa di Madura saat event…

NFH Expo 2026 Masuk Surabaya, Industri F&B dan Hospitality Jatim Dibidik

NFH Expo 2026 Masuk Surabaya, Industri F&B dan Hospitality Jatim Dibidik

Selasa, 15 Sep 2026 21:28 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 21:28 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Industri food and beverage (F&B) dan hospitality di Jawa Timur menjadi sasaran perluasan Nusantara Food & Hotel (NFH) Expo 2026. Untuk …

PWU Butuh Rp100 - 300 Miliar, Ketua DPRD Jatim Buka Peluang Penyertaan Modal

PWU Butuh Rp100 - 300 Miliar, Ketua DPRD Jatim Buka Peluang Penyertaan Modal

Selasa, 15 Sep 2026 20:26 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM – PT Panca Wira Usaha (PWU) Jawa Timur mengungkap besarnya kebutuhan anggaran untuk membenahi tata kelola sekaligus mengoptimalkan aset-aset l…

Eksepsi Raditya Kritik Tajam JPU Tidak Cermat

Eksepsi Raditya Kritik Tajam JPU Tidak Cermat

Selasa, 15 Sep 2026 20:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 20:20 WIB

SURABAYAPAGI.COM,Surabaya. Terdakwa Raditya Mohammer Khadaffi mengajukan eksepsi atas surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Surabaya dalam…

IndoBuildTech Kembali ke Surabaya, Industri Konstruksi Jatim Bidik Peluang Bisnis dan Proyek

IndoBuildTech Kembali ke Surabaya, Industri Konstruksi Jatim Bidik Peluang Bisnis dan Proyek

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 18:20 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pasar konstruksi dan industri bahan bangunan di Jawa Timur kembali menjadi perhatian melalui penyelenggaraan IndoBuildTech Expo S…

Hadir Di 100 Tahun Gontor, Presiden Prabowo Akan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA

Hadir Di 100 Tahun Gontor, Presiden Prabowo Akan Resmikan Fakultas Kedokteran UNIDA

Selasa, 15 Sep 2026 17:31 WIB

Selasa, 15 Sep 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo -Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor dalam…