Bambang Haryo Soroti Ketepatan Sasaran Program Bedah Rumah: Jangan Salah Pilih Penerima

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SurabayaPagi, Surabaya – Program bedah rumah pemerintah dinilai tidak cukup hanya berorientasi pada perbaikan kondisi fisik hunian.

Ketepatan sasaran penerima menjadi salah satu hal penting agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang memiliki rumah tidak layak huni sekaligus berada dalam kondisi ekonomi yang membutuhkan.

Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono mengatakan proses seleksi calon penerima harus dilakukan secara cermat dan berjenjang, mulai dari tingkat RT, RW hingga kelurahan.

Menurutnya, proses tersebut penting untuk memastikan bantuan tidak salah sasaran dan diberikan kepada warga yang memang membutuhkan perbaikan rumah.

“Harapannya program ini bisa betul-betul dimanfaatkan oleh masyarakat dan harapannya adalah dari ketua RT, Pak Ketua RT, Pak RT, Pak RW sampai ke tingkat kelurahan itu bisa menseleksi memang masyarakat yang memang betul-betul membutuhkan,” kata Bambang, Sabtu (12/9/2026).

Bambang juga menyoroti keberlanjutan bantuan sosial bagi warga yang menerima program bedah rumah.

Ia mengingatkan, perbaikan kondisi fisik rumah tidak serta-merta membuat kondisi ekonomi penerima berubah.

Karena itu, warga yang sebelumnya menerima bantuan sosial dinilai tetap perlu mendapatkan perhatian setelah rumahnya diperbaiki.

“Jangan sampai keliru di dalam menentukan itu. Dan nanti kalau sudah mereka itu rumahnya dibedah itu jangan terus yang biasanya mereka dapat bantuan sosial, silang gak bisa itu kan hanya rumahnya aja yang berubah,” ujarnya.

Di tingkat kelurahan, proses pengusulan penerima dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.

Lurah Lontar Iwan Ahmadi mengatakan terdapat dua warga di wilayahnya yang menerima bantuan program bedah rumah, yakni Nuryadi dan Nurasim.

Menurut Iwan, keduanya diusulkan karena masuk dalam kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah dan memiliki penghasilan di bawah upah minimum.

“Karena mereka kan masuk ke desil yang lebih kecil, jadi mereka penghasilannya juga di bawah UMK. Jadi kami dari pihak Kelurahan mengusulkan mereka untuk mendapatkan bedah rumah,” ujar Iwan.

Salah satu penerima, Nuryadi, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan renovasi rumah senilai Rp20 juta dari pemerintah.

Bantuan tersebut digunakan untuk memperbaiki rumah yang sebelumnya mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan struktur kayu.

“Kondisi rumah, terutama bagian atap, sudah rapuh semua. Kayu-kayunya juga sudah banyak yang hancur,” kata Nuri.

Renovasi rumah tersebut dikerjakan secara swadaya oleh Nuryadi bersama anaknya. Proses pengerjaan telah berlangsung sekitar satu bulan dua minggu.

“Terima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu renovasi rumah,” ujarnya.

Program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), yang secara nasional menyasar sekitar 450 ribu rumah.

Peninjauan pelaksanaan program dilakukan di Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep, Surabaya. Wilayah tersebut memiliki sekitar 32 ribu penduduk.

Pelaksanaan program di tingkat daerah menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan perumahan tidak hanya menghasilkan perbaikan fisik hunian, tetapi juga menjangkau warga berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi yang sesuai dengan kriteria penerima.

Berita Terbaru

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Tanggap, Polsek Pasirian Evakuasi Buaya Liar 2 Meter di Gondoruso Lumajang

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

Senin, 02 Nov 2026 21:35 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang — Jajaran Polsek Pasirian bergerak cepat mengevakuasi seekor buaya liar berukuran dua meter dari area rawa di Dusun Kaliwelang, Desa Go…

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Kali Ditutup, Tambak Warga Terancam: Petambak Mengare Minta JIIPE Jangan Korbankan Wong Cilik

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

Senin, 02 Nov 2026 19:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pengembangan kawasan industri semestinya membawa manfaat bagi masyarakat. Namun, ketika pembangunan justru membuat saluran air m…

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

MilkLife Strikers Tembus Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:57 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Strikers memastikan tiket ke final Singa Cup 2026 setelah finis sebagai pemuncak klasemen Grup A. Meski menelan kekalahan 0…

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Dapat Anggaran Rp50,8 M, Pengelolaan Sampah di Dinas Lingkungan Hidup Tidak Optimal

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 18:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Komisi D DPRD Jawa Timur menilai rancangan anggaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jatim tahun 2027 belum sesuai dengan kondisi…

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

BeautyFest Asia Surabaya 2026 Perluas Pengalaman Kecantikan lewat Workshop, Wellness dan Lifestyle

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:46 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia Surabaya 2026 by Popbela.com sukses digelar selama tiga hari, pada 30 Oktober–1 November 2026, di Convention Hall, T…

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Sah!! Ning Ita Resmi Jabat Ketua DPC Gerindra Kota Mojokerto

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

Senin, 02 Nov 2026 17:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota…