Natal di Gereja Kristen dan Katolik, Sunyi Senyap

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana Misa natal di salah satu gereja
Suasana Misa natal di salah satu gereja

i

 

Kini ibadah online dari rumah, Esensi Natal Seolah Hilang. Jemaat Katolik yang Ikut Ibadah Natal ke Gereja Harus Melalui Barcode

 

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Perayaan natal tahun 2020 kali ini sedikit berbeda dari biasanya. Nyanyian malam kudus yang biasanya bergema di gereja-gereja, kini sunyi senyap.

Toba salah satu warga jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Ngagel, mengaku kekhidmatan perayaan natal tahun ini tidak sepenuhnya dirasakannya.

"Biasanya ibadah di gereja, kali ini ibadah online dari rumah. Jadi kita berhadap-hadapan dengan laptop, komputer dan gawai masing-masing. Esensi natal seolah hilang kali ini," kata Toba, Minggu (27/12/2020).

Gereja secara online sendiri katanya, telah dimulai sejak 10 bulan yang lalu. Tepatnya awal bulan Maret 2020.

Pasalnya, Surabaya sebagai salah satu kota di Jawa Timur yang tingkat penyebaran covid-19 sangat tinggi.

Data dari website Surabaya Lawan Covid-19, per 26 Desember kurang lebih 17.929 kasus yang terdeteksi. Hal inilah yang membuat gereja-gereja mengalihkan ibadah yang biasanya setiap hari Minggu dilakukan di gereja berganti ke rumah masing-masing.

"Ya itukan dalam rangka mendukung pemerintah untuk pemutusan mata rantai covid-19, jadi untuk sementara waktu ibadah minggu dialihkan di kebaktian keluarga masing-masing," kata pria yang saban hari berprofesi sebagai pengacara.

Selain ibadah online, Toba juga mengaku suara ledakan petasan seperti tahun-tahun sebelumnya juga tidak terdengar lagi. Suasana natal di Surabaya kali ini lanjutnya, sunyi senyap laiknya lagu malam kudus.

Berbeda dengan GKI, Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela memilih untuk tetap mengadakan perayaan natal di gereja.

Salah satu tokoh agama katolik, Romo Udit juga menyampaikan hal yang serupa. Menurutnya, tahun ini Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela berupaya mengakomodir kepentingan masyarakat dan protokol kesehatan (prokes) dari pemerintah menjadi suatu konsep ibadah natal.

"Perayaan natal ditengah pandemi ini kami mengemas menjadi peristiwa yang sederhanana dan aman," kata Romo Udit kepada Surabaya Pagi

Dari segi prokes, jumlah jemaat yang ditahun sebelumnya ikut merayakan natal di gereja dari angka 600 hingga 800 orang dikurangi menjadi 100 orang.

Tak hanya itu, jemaat yang ini mengikuti ibadah natal harus medaftarkan dirinya ke gereja melalui barcode yang telah disediakan.

"Jadi kita sebar barcode, mereka tinggal scan barcodenya dan mendaftar," katanya

Saat mendaftar dan mengisi data diri, jemaat akan mendapatkan nomor kursi. Nomor kursi inilah yang nantinya menjadi tempat duduk dari setiap jemaat yang datang mengikuti perayaan natal di gereja.

"Jadi gak seperti dulu, kita bebas untuk duduk dimana saja. Tahun ini ada nomor kursinya, dan jarak setiap kursi kita beri jarak 1 meter," terangnya

"Jadi ketika misal nomor kursi 12 suatu saat positif, kita bisa tahu disekitarnya itu siapa saja. Karena mereka telah mengisi data diri tadi," tambahnya

Kendati perayaan natal dilakukan di gereja, Romo Udit tak menepis adanya esensi natal yang berkurang. Hal mendasar yang menurutnya sangat berpengaruh adalah berkurangnya waktu ibadah.

Sebelumnya, lama waktu ibadah natal di gereja katolik berdurasi 1,5 jam hingga 2 jam. Namun kali ini kata Romo Udit, kurang dari 1 jam ibadah sudah selesai dilakukan. "Bagaimanapun pasti terasa untuk kekhidmatan bisa jadi berkurang untuk beberapa orang," pungkasnya. sem/cr2/rmc

Berita Terbaru

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Bank Jatim Resmi Buka Kantor Cabang Balikpapan, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Jatim dan Kaltim

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 15:42 WIB

SurabayaPagi, Balikpapan — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi membuka Kantor Cabang Balikpapan pada Jumat (9/10/2026).  Peresmian in…

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Duel Panas Derby Jatim di Surajaya, Saatnya Persela Kudeta Deltras dari Puncak Klasemen

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 14:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Pertarungan sengit Derby Jawa Timur bakal tersaji di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/10/2026) sore. Tuan rumah Persela L…

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Pengadaan Beras Nasional Lampaui Target, Bulog Bojonegoro Sumbang 84 Ribu Ton

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum Bulog Kantor Cabang Bojonegoro berhasil melampaui target pengadaan beras tahun 2026, dengan realisasi mencapai 84.986 ton…

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Desak Audit Tambang, Izin hingga Dampak Lingkungan Harus Dibuka

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 10:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Wara Sundari Renny Pramana, menekankan pentingnya penertiban pertambangan bermasalah…

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Puncak Musim Tanam Tiba, Pupuk Indonesia Jamin Stok Aman dan Minta Petani Perhatikan Kesuburan Tanah

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 08:04 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi aman untuk menyambut puncak musim tanam periode Oktober 2026 h…

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Layar ke Meja Makan, The People’s Cafe Hidupkan “Menu Wiken” dari Film Empat Musim Pertiwi

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

Sabtu, 10 Okt 2026 06:50 WIB

SurabayaPagi .com : Ada cerita dari layar lebar yang kini bisa ikut dirasakan lewat meja makan. The People’s Cafe (TPC), bagian dari ISMAYA Group, b…