Lalu Lintas Macet, Jalur Pantura Tuban Direndam Banjir

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kemacetan mobil karena Banjir Bandang di Semanding Tuban. SP/ BJ
Kemacetan mobil karena Banjir Bandang di Semanding Tuban. SP/ BJ

i

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Arus lalu lintas di jalur Pantura Tuban tepatnya di jalan Tuban-Surabaya sebelah seletan Jembatan Kepet mengalami kemacetan karena terendam banjir bandang akibat dari luapan Sungai Kepet, Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Senin (4/12/2021).

Selain merendam jalan raya, sejumlah rumah warga yang ada di pinggir jalan tersebut juga terrendam air banjir kiriman setelah hujan lebat itu.

Banjir bandang tersebut sudah dua kali terjadi di jalur Pantura Tuban itu sedikitnya sudah dua kali terjadi dalam kurun waktu satu minggu terakhir. Dan kali ini banjir yang terjadi itu terbilang lebih besar dari pada banjir yang selama ini menerjang wilayah tersebut.

“Ini sudah langganan banjir, tapi baru kali ini yang paling besar,” ujar Sholikan, salah satu warga desa setempat yang ada berada di lokasi banjir tersebut.

Menurut warga, banjir bandang dengan arus yang sangat deras itu terjadi sejak pukul 19.00 Wib setelah sungai yang ada di pinggir jalan raya itu meluap. Debit air kiriman dari wilayah pegunungan itu tidak mampu ditampung oleh Sungai Kepet hingga merendam jalan raya Tuban-Surabaya maupun sebaliknya itu.

“Deras sekali arusnya, kalau tadi pas besar-besanya ketinggian air sampai perut. Selain jalan air juga masuk ke rumah-rumah,” tambahnya.

Sejumlah warga korban banjir yang tinggal di pinggir jalan raya tersebut keluar rumah dan mengatur arus lalu lintas kendaraan besar yang berusaha untuk melintas. Warga meminta supaya kendaraan truk besar yang nekad lewat menerobos banjir tersebut untuk pelan-pelan supaya tidak menimbulkan gelombang besar yang bisa merusak rumah warga.

“Kita minta pelan-pelan, karena takut ombaknya (gelombangnya) merusak rumah-rumah karena air langsung masuk rumah. Banyak ini rumah yang terendam,” lanjut pria pemilik warung yang ikut kebanjiran itu.

Sementara itu, dampak terjadinya banjir bandang yang merendam jalur Pantura Tuban itu sejumlah kendaraan pribadi termasuk sepeda motor tidak berani milintas saat arus masih deras. Hal itu membuat kemacetan panjang untuk kendaraan yang dari Tuban menuju Surabaya lantaran banyak mobil pribadi yang terjebak banjir itu. Dsy14

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…