Kecelakaan, Koma, Meninggal Dunia

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Chacha Sherly
Chacha Sherly

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari kepergian pedangdut cantik Chacha Sherly. Chacha Sherly meninggal dunia setelah mengalami koma usai menjadi salah satu korban kecelakaan beruntun di tol Semarang-Solo.

Chacha Sherly, mengalami koma, usai mengalami pendarahan hebat di kepala. Hal itu diungkapkan Kasatlantas Polres Semarang AKP Muhammad Adiel Aristo, Selasa (5/1/2021). Chacha menghembuskan nafas di IGD RSUD Ungaran. "Korban meninggal diduga karena luka berat pada bagian kepala akibat mengalami kecelakaan," ujar AKP Muhammad Adiel, Selasa (5/1/2021).

AKP Aristo mengatakan sebelum meninggal dunia eks personil Trio Macan itu sempat dilakukan perawatan kurang dari 24 jam sejak kejadian kecelakaan pada Senin (4/1/2021) pukul 14.30 WIB.

Kronologi kecelakaan beruntun di tol Semarang-Solo berawal dari kendaraan jenis truk boks kehilangan kendali saat melaju di KM 428 tol Semarang-Solo. Akibatnya, truk boks itu terguling dan menyebabkan kecelakaan beruntun pada kendaraan lainnya.

"Setelah (truk box) terguling, empat kendaraan lainnya dari belakang terjadi karambol. Ketika sudah terjadi kecelakaan empat kendaraan tersebut, satu kendaraan Honda BRV terbaru karena panik di depannya kecelakaan, diduga seperti itu, langsung buang arah ke U-turn, dari jalur B ke jalur A," jelas Aristo.

Aristo menyebut di jalur A itu terjadi tabrakan antara kendaraan Honda B-RV dengan bus.

"Di jalur A tersebut terjadilah crash kendaraan bus dari arah lawan atau dari A tersebut sehingga terjadi kecelakaan dari kendaraan B yang ke jalur A, dan kemudian di jalur A terjadi tabrakan dengan kendaraan bus tersebut," ungkap dia.

Saat ini pihak manajemen dan keluarga tengah mengurus jenazah untuk dimakamkan di Sidoarjo, Selasa (5/1/2021).

Kabar duka meninggalnya Chacha membuat personel  Trio Macan, mantan rekan satu grupnya kehilangan. Bahkan, sesama personel Trio Macan tak menyangka Chacha harus meninggalkan lebih cepat. "Ya Allah… Selamat jalan saudaraku," tulis Lyia Trio Macan.

Rekan seprofesi Chacha, yang juga pedangdut asal Sidoarjo, Via Vallen pun kaget dengan kepergian Chacha. "Yaa Allah temenan tah ikii," ungkap Via Vallen.

 

12 Tahun di Trio Macan

Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai penyanyi dangdut yang berkarir lewat grup Trio Macan. Perempuan bernama asli Yuselli Agus Stevy itu bergabung di Trio Macan pada 2011. Chacha Sherly juga sudah berkarir di Trio Macan selama 12 tahun.

Saat itu, perempuan kelahiran Bondowoso, Jawa Timur, 23 Januari 1991 itu menggantikan posisi Dian Aditya. Sebelum masuknya Chacha, Trio Macan sempat mengalami vakum.

Bersama Chacha Sherly, Trio Macan sempat mengeluarkan beberapa lagu hits, di antaranya Iwak Peyek, Macan Ternak, Putus Ya Putus dan lain-lain.

Akan tetapi, pada akhirnya Chacha Sherly memilih keluar dari Trio Macan. Persoalan honor disebut-sebut sebagai alasan dirinya memutuskan keluar.

Pada Januari 2020, Chacha Sherly sempat ditanyai Uya Kuya dalam sebuah acara di Trans TV. Dia pun menjawab bahwa honor yang diterimanya selama bergabung di Trio Macan memang dibagi secara adil.

"Adil, adil, sama kok. Cuman memang kebutuhan ini kan semakin mahal, kalau sendirian kan lebih kenyang," ujarnya seraya bercanda.

Setelah keluar dari Trio Macan, selain berkecimpung di dunia dangdut, Chacha Sherly juga memiliki akun YouTube. er/dsy

Berita Terbaru

Sematkan Satyalancana Karya Satya, Khofifah Apresiasi Pengabdian dan Dorong Pendidikan Bermutu

Sematkan Satyalancana Karya Satya, Khofifah Apresiasi Pengabdian dan Dorong Pendidikan Bermutu

Rabu, 06 Mei 2026 14:11 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 14:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 400 guru dan tenaga pendidik …

Korban Terakhir Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Terakhir Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Rabu, 06 Mei 2026 14:06 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 14:06 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Korban terakhir kecelakaan kapal nelayan yang tenggelam di perairan sekitar PLTU Gresik akhirnya ditemukan pada Rabu (6/5/2026) p…

Permintaan Sapi di Ngawi Melonjak hingga 15 Persen Jelang Idul Adha 2026

Permintaan Sapi di Ngawi Melonjak hingga 15 Persen Jelang Idul Adha 2026

Rabu, 06 Mei 2026 13:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Menjelang Hari Raya Idul Adha menjadi momentum berkah tersendiri bagi para peternak dan penjual hewan kurban terutama sapi di…

Perajin Tempe di Ponorogo Terpaksa Perkecil Ukuran Imbas Harga Kedelai dan Plastik Naik

Perajin Tempe di Ponorogo Terpaksa Perkecil Ukuran Imbas Harga Kedelai dan Plastik Naik

Rabu, 06 Mei 2026 13:38 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Melihat fenomena maraknya komoditas kedelai membuat para perajin tempe di Desa Ronosentanan, Kecamatan Siman, Ponorogo, Jawa…

Korban Terakhir Perahu Tenggelam di Perairan Sembilangan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Korban Terakhir Perahu Tenggelam di Perairan Sembilangan Gresik Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup

Rabu, 06 Mei 2026 13:36 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pencarian korban perahu tenggelam di Perairan Sembilangan, Gresik, akhirnya tuntas. Pada hari kelima operasi, tim gabungan berhasil m…

Kantor Pemkab Blitar Mendadak Sepi dan Hening hampir 10 Jam, Ada Apa Kiranya

Kantor Pemkab Blitar Mendadak Sepi dan Hening hampir 10 Jam, Ada Apa Kiranya

Rabu, 06 Mei 2026 13:20 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suasana di Kantor Pemerintah Daerah Kab.Blitar pada Selasa 5 Mei 2026 sejak pukul 09.00 mendadak sunyi mulai dari pintu gerbang…