Kanim Jatim Gelar Rapid Tes Antigen Gratis di Kanim Tanjung Perak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jaya Saputra saat melakukan rapid tes antigen di Kanim Kelas I TPI Tanjung Perak, Jumat (15/01/2021). SP/ Sem
Jaya Saputra saat melakukan rapid tes antigen di Kanim Kelas I TPI Tanjung Perak, Jumat (15/01/2021). SP/ Sem

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kantor Imigrasi (Kanim) se-Jawa Timur menggelar rapid tes antigen gratis bagi masyarakat di Kanim Kelas I TPI Tanjung Perak, Jumat (15/01/2021).

Kepala Divisi Imigrasi Kantor Wilayah Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Jawa Timur Jaya Saputra menyampaikan, pemberian rapid tes antigen tersebut merupakan bentuk implementasi dari rangkaian Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-71 yang jatuh pada tanggal 26 Januari 2021.
 
"Ini bentuk implementasi dan kepeduli kami insan imigrasi kepada masyarakat di tengah pandemi covid-19," kata Jaya Saputra
 
Sebagai informasi jumlah pemberian rapid tes antigen tersebut adalah sebanyak 25 set. Dan diberikan pada masyarakat khususnya pemohon layanan keimigrasian seperti pembuatan paspor atau layanan bagi WNA.
 
"Kuotanya kita 25 orang. Sementara yang ditetap oleh Direktorat Jenderal Imigrasi untuk imigrasi Jawa Timur adalah rapid antigen. Untuk provinsi lain mungkin kegiatan lain, bisa saja bakti sosial atau kegiatan dalam bentuk yang lain," katanya
 
Sementara itu, salah satu masyarakat Surabaya, Aura Hilda mengapresiasi langkah dari pihak imigrasi dalam memberikan rapid tes antigen gratis.
 
Menurutnya dengan adanya kegiatan tersebut, masyarakat dapat terbantu sekaligus mengetahui apakah dirinya telah terkena virus covid-19 atau tidak.
 
"Saya apresiasi sekali ya mas, sekarang saja harga rapid yang antigen 300 ribu (...) dan dari imigrasi berikan secara gratis, jadi ya saya apresiasi mas," kata Aura Hilda
 
"Kalau bisa sering-seringlah melakukan seperti ini," tambahnya sembari melepas tawa
 
Kepada Surabaya Pagi Aura mengaku datang untuk melakukan permohonan pembuatan paspor baru. Rencannya dalam waktu dekat dirinya akan keluar negeri untuk melanjutkan studi.
 
"Mau lanjut sekolah mas di luar (negeri) jadi ya harus ngurus paspor," akunya. Sem

Berita Terbaru

Atap Bangunan Tua di Kota Madiun Roboh, BPBD Gercep Lakukan Pembersihan

Atap Bangunan Tua di Kota Madiun Roboh, BPBD Gercep Lakukan Pembersihan

Selasa, 03 Mar 2026 11:09 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Akibat usia bangunan yang sudah tua dan lapuk, atap sebuah bangunan rumah milik warga di Kota Madiun, Jawa Timur roboh karena rangka…

Selama Ramadhan 2026, Pemkab Tulungagung Tiadakan Sementara Agenda CFD

Selama Ramadhan 2026, Pemkab Tulungagung Tiadakan Sementara Agenda CFD

Selasa, 03 Mar 2026 11:02 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 11:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Selama Bulan Ramadhan 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Tulungagung,…

Fasilitasi Para Pekerja, Pemkab Pasuruan Buka Posko Pengaduan THR Jelang Hari Raya

Fasilitasi Para Pekerja, Pemkab Pasuruan Buka Posko Pengaduan THR Jelang Hari Raya

Selasa, 03 Mar 2026 10:54 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 10:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan memfasilitasi masyarakat kelas pekerja di wilayah setempat memperoleh haknya dengan membuka…

Sempat Terbakar, Pemkab Madiun Tambah Jumlah Kios Pembangunan Pasar Dungus

Sempat Terbakar, Pemkab Madiun Tambah Jumlah Kios Pembangunan Pasar Dungus

Selasa, 03 Mar 2026 10:48 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 10:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Setelah sempat terjadi insiden terbakarnya pasar tradisional Dungus di Desa Dungus, Kecamatan Wungu pada tahun 2022, kini Pemerintah…

Dinkes Kota Malang Pastikan 98,8 Persen Sampel Takjil Aman untuk Dikonsumsi

Dinkes Kota Malang Pastikan 98,8 Persen Sampel Takjil Aman untuk Dikonsumsi

Selasa, 03 Mar 2026 10:40 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti hasil uji laboratorium keamanan takjil berupa makanan dan minuman, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang…

Bupati Pekalongan Mantan Pedangdut, Berharta Rp 86 Miliar di OTT KPK

Bupati Pekalongan Mantan Pedangdut, Berharta Rp 86 Miliar di OTT KPK

Selasa, 03 Mar 2026 10:32 WIB

Selasa, 03 Mar 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - KPK menangkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, dalam kegiatan operasi tangkap tangan (OTT). KPK mengatakan Fadia ditangkap bersama…