Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Kranggan Tutup 5 Hari

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
uskesmas Kranggan Kota Mojokerto yang di tutup sementara selama 5 hari. SP/Dwy Ague Susanti
uskesmas Kranggan Kota Mojokerto yang di tutup sementara selama 5 hari. SP/Dwy Ague Susanti

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pelayanan kesehatan Puskesmas Kranggan Kota Mojokerto tutup sementara. Menyusul sejumlah tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan tersebut terpapar Covid-19.

Drg. Riris Damajanti, Kepala Puskesmas Induk Kranggan mengatakan, penutupan sementara ini dimulai tanggal 26 hingga 31 Januari 2021.

"Ditutup lima hari, untuk pelayananan kesehatan kita alihkan ke tiga puskesmas pembantu yakni Pustu Kranggan, Meri dan Suratan," ujarnya kepada Surabaya Pagi, Rabu (27/1/2021) siang.

Ia menyebut, alasan penutupan lantaran ada tiga tenaga kesehatan (Nakes) yang terpapar Covid-19. Mereka yakni, dokter, perawat dan analis kesehatan.

"Ketiganya diketahui terkonfirmasi positif Covid-19 pada Senin, 25 Januari kemarin. Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri lantaran statusnya yang tanpa gejala," terangnya.

Ia mengatakan, manajemen Puskesmas memutuskan menghentikan sementara pelayanan Puskesmas untuk mengantisipasi penularan sekaligus untuk dilakukan sterilisasi.

"Penutupan ini juga sembari menunggu hasil tes swab seluruh nakes dan tenaga administrasi puskesmas yang rencananya keluar besok," tegasnya.

Riris menjelaskan bahwa kasus Covid-19 pada nakes ini diketahui dari hasil penelusuran kontak pasien sebelumnya. Dari tracing yang dilakukan tim surveilance itu ditemukan tiga kasus positif di Puskesmas Kranggan.

"Karena ada yang terpapar, jadi dilakukan tes swab seluruhnya sebanyak 33 orang," tegasnya.

Sementara itu, hingga hari ini, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kota Mojokerto sebanyak 1919 orang. Dengan rincian, sebanyak 1442 orang dinyatakan sembuh, 85 orang masih dalam perawatan, sebanyak 234 orang isolasi mandiri dan 126 orang meninggal dunia. Dwy

Berita Terbaru

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Tumbal Loyalitas Buta, Membongkar Rantai Korupsi di Balik Pledoi Thariq Megah

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:59 WIB

Oleh: Putut Kristiawan Dalam birokrasi kita, ada satu "aturan tak tertulis" yang kerap lebih ditakuti ketimbang undang-undang: titah atasan. Ketika loyalitas…

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Usai Dipanggil KPK di KPPN, Pejabat PT KAI Bungkam Dalam Pengembangan Dugaan TPPU Maidi 

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 09:29 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Manager Keuangan PT KAI Daop 8, Dewi Wahyu K, memilih bungkam usai diperiksa penyidik KPK terkait pengembangan perkara dugaan Tin…

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat Berkah : Hakim yang Adil Menurut Al-Qur’an

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:29 WIB

Allah SWT Allah tidak pernah melampaui batas dan tidak pernah berbuat aniaya (zalim) kepada siapa pun. Keadilan-Nya meliputi balasan amal perbuatan manusia di…

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Mobil Cekli Nissan Novo Mesto, Slovenia, tak Dipasarkan ke Indonesia

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:27 WIB

SURABAYAPAGI.com - Mobil cekli akan diproduksi di pabrik Nissan di Novo Mesto, Slovenia, bersama Renault Twingo dan Dacia Spring. Nissan dijadwalkan…

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Sekitar 1.000 Petani Temui Mentan Adukan Distribusi Pupuk

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:25 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menemui sekitar 1.000 petani asal Indramayu yang datang ke Kantor Pusat Kementerian Pertanian…

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Menkeu Akui Balpres Impor, Rugikan Tukang Jahit

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 08:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Menkeu akui masuknya baju bekas impor ilegal atau balpres impor ke Indonesia, dapat merugikan tukang jahit hingga industri tekstil di dalam…