SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Bulan Februari dan Agustus setiap tahun, pemerintah melakukan pemberian vitamin A dan obat cacing untuk anak.
Program ini merupakan upaya preventif untuk meningkatkan kesehatan, imunitas, dan mencegah gangguan tumbuh kembang atau stunting pada anak.
Dalam pelaksanaannya, seluruh balita di Kota Mojokerto telah didata untuk mendapatkan vitamin A dan obat cacing secara gratis melalui Posyandu atau Puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) dr. Achmad Rheza, Sp.OG mengatakan, pemberian vitamin A kepada anak bertujuan untuk menjaga kesehatan mata dan kekebalan tubuhnya.
Pemberian vitamin A ini juga diiringi dengan pemberian obat cacing, agar penyerapan zat gizi pada si kecil lebih sempurna.
Selain itu, anak yang mendapatkan cukup vitamin A bakal lebih kebal jika terkena diare, campak atau penyakit infeksi lainnya.
“Diharapkan seluruh anak mendapatkan vitamin A dan obat cacing untuk kekebalan tubuhnya,” tutur dr Rheza.
Ia menyatakan, pemberian vitamin A dimulai anak usia enam bulan hingga dua tahun. Tentu dosisnya sudah sesuai dengan usia anak.
Untuk pemberian vitamin A bagi anak usia 6-11 bulan, ucap dia, dosisnya 100.000 IU yang dengan tanda warna biru. Sedangkan,pemberian vitamin A bagi anak usia 1-5 tahun dosisnya 200.000 IU dengan tanda warna merah.
“Ada dua jenis dosis dengan dua tanda yaitu biru dan merah. Jadi pemberian vitamin A harus sesuai dengan usia anak,” terangnya.
Untuk diketahui, vitamin A atau retinol memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh anak. Sebab vitamin A ini terlibat dalam pembentukan, produksi dan pertumbuhan sel darah merah, sel limfosit, antibodi juga integritas sel epitel pelapis tubuh.
Selain itu, vitamin A juga bisa mencegah rabun senja, xeroftalmia, kerusakan kornea dan kebutaan. Sementara itu obat cacing pada anak bermanfaat untuk membasmi berbagai jenis parasit cacing (gelang, tambang, kremi) dan mencegah infeksi berulang.
Obat ini meningkatkan penyerapan nutrisi, mengatasi anemia, meningkatkan berat badan, serta mendukung tumbuh kembang anak yang sehat. Dwi
Editor : Moch Ilham