SURABAYAPAGI,Surabaya - Tergiur akan hasil yang didapatkan, dua pengedar narkoba ini harus merasakan timah panas yang bersarang di kakinya.
Dua pengedar ini berinisial DI (35), serta HL (42) yang bertugas mengirimkan Narkoba jenis sabu dari Jambi ke pulau Jawa.
Modusnya pun terbilang unik, pelaku memasukkan sabu yang dibungkus rapi kemudian diselipkan ke tumpukan buah durian.
Namun naas aksinya tidak berlangsung lama, dalam kurun waktu 3 bulan aksinya terendus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya.
Pasca hendak mengirimkan narkoba ke pulau jawa, harus terhenti karena ditangkap petugas kepolisian.
Bukanya menyerah saat hendak ditangkap, pelaku malah hendak melarikan diri, hingga akhirnya petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki dari kedua tersangka tersebut.
"Saya tergiur akan hasilnya, karena saya mendapat 100 juta dalam setiap pengiriman barang ini," ujar pelaku.
Pelaku mengaku sudah 3 kali dalam menjalankan perannya sebagai pengirim dan pengambil Narkoba.
Pelaku juga mengaku menyesal atas perbuatannya yang melanggar hukum.
Namun apa dikata nasi sudah menjadi bubur, pelaku beserta rekannya terancam hukuman seumur hidup atau hukuman mati. fm
Editor :
Mariana Setiawati
Berita Terbaru
Rabu, 16 Sep 2026 10:21 WIB
Rabu, 16 Sep 2026 10:21 WIB
SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Pemerintah Kota Mojokerto terus memperkuat penyatuan dan integrasi data penduduk sebagai fondasi dalam penyusunan kebijakan serta p…
Rabu, 16 Sep 2026 10:19 WIB
Rabu, 16 Sep 2026 10:19 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Perkara investasi yang berujung di meja hijau Pengadilan Negeri (PN) Surabaya memasuki babak pembelaan. Dalam nota pembelaan atau p…
Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB
Rabu, 16 Sep 2026 07:47 WIB
SURABAYAPAGI.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan negara-negara berkembang perlu menjadi bagian dari proses p…
Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB
Rabu, 16 Sep 2026 07:44 WIB
SURABAYAPAGI.com – Optimisme industri perbankan masih terjaga hingga kuartal III-2026, meski ketidakpastian ekonomi global dan domestik masih membayangi.
Hal i…
Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB
Rabu, 16 Sep 2026 07:43 WIB
Pembaca Yth,
Sejak awal saya sudah mencium, saya ini korban rekayasa sistemik.
Saya protes ke penyidik dengan akal waras. Protes bahwa saya Bahwa saya tidak…
Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB
Rabu, 16 Sep 2026 07:37 WIB
SURABAYAPAGI.com - Badan Pengawasan (Bawas) Mahkamah Agung (MA) merespons aduan aktor Atalarik Syach terkait dugaan kejanggalan eksekusi tanah oleh Pengadilan…