1 Keluarga Tewas Keracunan dari Mesin Genset

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Jenazah para korban saat disemayamkan di rumah duka.
Jenazah para korban saat disemayamkan di rumah duka.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Nasib tragis menimpa satu keluarga di Lumajang. 3 orang yang merupakan warga Dusun Krajan III, Desa Pandanwangi, kecamatan Tempeh Lumajang meninggal diduga akibat keracunan gas monoksida dari genset.

Para korban yakni, Nasir (60), Sukariyah (48) dan putrinya, Sherlin (8).

"Ketiga korban meninggal diduga menghirup gas karbon monoksida (asap) dari mesin genset," ujar salah seorang keluarga korban, Hanafi, Rabu (27/1/2021).

Menurutnya, genset tersebut dinyalakan sejak Selasa (26/1) malam. Namun ketiga korban baru diketahui tidak bernyawa pada Rabu (27/1) pagi.

Kejadian tragis itu bermula saat keluarga Nasir sedang mengadakan acara tahlilan. Lantaran di kawasan tersebut listrik padam, korban memutuskan tetap menggelar tahlilan dengan memanfaatkan genset sebagai penerangan.

“Jadi pakai genset, selesai acara genset dimasukkan rumah sampai jam 1 malam tapi dalam keadaan masih nyala,” ujarnya.

Keesokan harinya, Rabu sekitar pukul 09.00 WIB, anak pertama Sukariyah berkunjung ke rumah. Saat pertama kali membuka pintu rumah ia mencium bau kimia.

Mendapati hal yang ganjil, ia pun langsung mengecek kondisi Nasir yang saat itu berada di ruang tengah. Nahas, saat diperiksa korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

“Terus dia masuk ke kamar lihat ibu dan adiknya ternyata juga sudah meninggal,” katanya.

Setelah mengetahui satu keluarga itu meninggal, warga sekitar mulai ramai mendatangi kediaman korban. Atas peristiwa ini, pihak keluarga menolak ketiga korban untuk diautopsi.

Mereka akan langsung memakamkan ketiga korban tersebut.

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…