Gubernur Khofifah Dorong RS Milik Pemprov Jadi Center of Excellent

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Trauma Centre dan Intensive Care di RSUD. dr. Soedono Madiun. SP/SOLICHAN ARIF.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Trauma Centre dan Intensive Care di RSUD. dr. Soedono Madiun. SP/SOLICHAN ARIF.

i

SURABAYAPAGI, Madiun - Berbagai  upaya pengembangan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat, terus dilakukan  Rumah Sakit milik Pemprov Jatim. Kali ini, Rabu (3/2), bertempat di RSUD. dr. Soedono Madiun, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung Trauma Centre dan Intensive Care.

Gedung trauma center dan intensive care ini sendiri terdiri dari 8 lantai yang diantaranya diperuntukkan untuk pelayanan OK emergency, Pelayanan Ponek sebanyak 25 Tempat Tidur, Skill Lab dan High Care Unit, serta pelayanan ICCU dan ICU yang masing-masing berkapasitas 18 Tempat Tidur.

Dengan diresmikannya gedung ini, Gubernur Khofifah terus mendorong rumah sakit-rumah sakit milik Pemprov Jatim untuk bisa menjadi center of excellent di bidang-bidang tertentu. Pihaknya mencontohkan, seperti RSUD Dr. Soetomo dalam bidang stem cell, kemudian RSUD dr. Saiful Anwar Malang dalam bidang penyakit ginjal, dan RSUD. dr. Soedono Madiun dalam bidang trauma center.

“Saat ini mungkin Trauma Center ini belum  satu paket dengan psycho social therapy, namun ke depannya kami harap ini bisa jadi satu paket. Karena psycho social therapy ini mampu mendorong motivasi seseorang, mendorong semangat untuk bangkit, melakukan sesuatu dengan penuh harapan dan positif thinking. Ini penting sebagai referensi tidak hanya bagi warga  di wilayah Mataraman, tapi juga di daerah lain,” katanya.

Menurut Khofifah, dengan spesifikasi center of excellent di bidang-bidang tertentu, maka akan memudahkan penempatan kualifikasi SDM di rumah sakit-rumah sakit tersebut.

“Dengan begitu, maka spesifikasi peran seperti ini akan menjadikan makin produktif dan profesional, karena memang layanan kesehatan kita makin hari sebetulnya makin mendapatkan ruang baik dari perencanaan nasional maupun derah,” kata Khofifah.

Untuk itu, Khofifah meminta rumah sakit terutama milik Pemprov Jatim untuk terus meningkatkan kualitas diri dan kualitas layanan. Salah satunya dengan memberikan penguatan di bidang SDM-nya.

“Apakah SDM yang ada sudah tercukupi atau belum .  Artinya layanan baru ini akan berseiring dengan penguatan SDM sesuai kebutuhan operasional serta pengembangannnya. Mudah-mudahan ini memberikan manfaat yang besar baik bagi masyarakat di Madiun maupun di wilayah mataraman dan sekitarnya,” katanya.

Lebih lanjut menurutnya, peresmian Gedung Trauma Centre dan Intensive Care ini menjadi bagian dari proses penguatan derajat kesehatan masyarakat. Bahwa dalam RPJMN yang kemudian dijabarkan dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP), terdapat reformasi Sistem Kesehatan Nasional. RKP ini juga telah dijabarkan dalam RKPD Provinsi maupun  RKPD kab/kota.

“Peningkatan derajat kesehatan ini akan menjadi satu kesatuan dari peningkatan IPM. Seperti yang disampaikan Pak Presiden bahwa untuk mewujudkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing maka tugas yang harus kita lakukan adalah menurunkan angka stunting,  Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB),” urai Khofifah.

Untuk itu, penurunan angka stunting, AKI dan AKB ini harus menjadi satu kesatuan. Hal ini dikarenakan ketiga hal tersebut menjadi referensi bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat terutama yang terkait dengan peningkatan kualitas SDM dan daya saing.

“Peresmian gedung ini merupakan bagian dari penguatan karena makin representatif dan makin luas pelayanan rumah sakit ini tentu akan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan layanan disini. Dengan begitu sektor-sektor lain akan mengikuti. Mudah-mudahan ini juga menjadi bagian dari penguatan IPM di Kota Madiun,” pungkas gubernur perempuan pertama di Jatim ini.  arf

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…