Remaja 16 Tahun Tega Bacok Tiga Kerabatnya, Korban Alami luka Serius

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi salah satu korban dan Rizal saat di periksa awal di Polres Blitar Kota. SP/ Les
Kondisi salah satu korban dan Rizal saat di periksa awal di Polres Blitar Kota. SP/ Les

i

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Entah apa yang merasuki jiwa remaja ini, sehingga tega melukai tiga cewek sekaligus, sehingga ketiganya alami luka serius, kejadian yang terjadi Sabtu (13/2/2021) sore (kemarin) itu membuat warga setempat geger.

Dengan Kejadian di desa Sumberasri RT 01/RW 06 Kec. Nglegok Kab. Blitar ini,
ketiga perempuan tersebut alami luka serius akibat amukan Rizal Agung Wibowo 16, informasi dari Polsek Ngelgok, korban disabet memakai dengan sebilah arit oleh pelaku, sedang insiden itu terjadi di rumah bosnya (Peternak ayam).

Dalam kasus ini para korban yakni Agustina Widya Rahmawati 23 warga desa Sumberasri KecNglegok Kab.Blitar, Saskia Bunga Valentine 10, warga Desa Karangbendo Kec.Ponggok Kab.Blitar (kritis) dan Listyana Kolifatul Janah 16, warga desa Desa /Kec.Srengat Kab.Blitar, kini ke tiganya masih dalam perawatan RSUD.Mardi Waluyo Kota Blitar.

Atas kejadian tersebut menurut Kapolres Blitar Kota AKBP.Dr.Yudhi Hery Setiawan S.IK.M.SI di kantornya mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, peristiwa ini ber awal ketika Rizal sedang berada di belakang rumah menyiapkan beberapa alat tukang, dan Rizal bekerja di peternak ayam milik Widodo yang merupakan kerabat baik pelaku maupun Korban.

Saat sebelum kejadian, pelaku memanggil Saskia yang ada di depan, karena Saskia sedang asyik bermain game lalu meminta Tya, temannya untuk menemui Rizal.
Saat Tya ke belakang, tanpa sebab Rizal kemudian menyabetkan senjata tajam ke arah Tya hingga menyebabkan korban terjatuh dan tegeletak karena sabetan arit Rizal, setelah itu Rizal menemui Saskia yang saat itu berada di depan tv.

"Terduga pelaku ini mengakui setelah melakukan penganiayaan dngn sebilah sabit, korban pertama ini langsung terjatuh di belakang rumah," kata AKBP. Yudhi Ary Setiawan kemarin.

Selanjutnya Ketika keluar dan berada di lorong rumah, Saskia dibabat Rizal dan sempat korban berteriak. Teriakan itu lantas mengundang Tina, sepupunya, yang masih berada di ruang tamu.

Tina kemudian berlari ke lorong melihat Rizal hendak membacok ulang Saskia, melihat itu Tina langsung meneriaki Rizal yang seketika itu menghentikan aksinya,
rupanya Rizal tak berhenti Ia malah menyabetkan senjata tajam itu ke arah Tina dan melukainya,spontan Tina kemudian berlari meminta pertolongan warga.

Melihat kejadian di depan matanya , Saskia dengan berdarah darah berusaha bersembunyi menghindari amukan Rizal. Ia juga melihat Tya sudah tergeletak bersimbah darah di tanah.

Warga yang ada di lokasi kemudian mencoba meredam Rizal. Sebagian lagi melapor ke polisi. Setelah petugas datang, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Dengan cepat Polsek Nglegok bertindak cepat untuk melakukan penangkapan Rizal.

"Karena pelaku di bawah umur, kita limpahkan ke Polres, dan ketiga korban kita larikan ke Rumah sakit, bisa langsung ke Polres Blitar Kota yaa Boss untuk keterangan lebih lanjut." Kata Kapolsek Nglegok AKP. Lahuri.

Peristiwa yang menggegerkan Desa di Lereng Gunung Kekud ini AKBP.Yudhi Hery Setiawan menerangkan pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada para saksi saksi termasuk korban.

"Kami masih mendalami kasus ini, dan memeriksa saksi saksi, sedang untuk terduga pelaku Rz masih di lakukan pemeriksaan di UNIT PPA, karena masih dì bawah umur," Pungkas Kapolres Blitar Kota yang santun ini.

Sedang pelaku Rizal hanya jebolan kelas dua SMP ini, merupakan kerabat dari pemilik peyernak ayam termasuk ke tiga korban. Les

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…