Menerobos Jarak Demi Sepeser Rupiah

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wasdam, Sopir angkut rute luar kota, Surabaya-Semarang dan sekitarnya. SP/Sem
Wasdam, Sopir angkut rute luar kota, Surabaya-Semarang dan sekitarnya. SP/Sem

i

SURABAYAPAGI, Surabaya - Tepat pukul 04:00 WIB Wasdam, pria berusia setengah abad itu melaju dengan truknya menuju terminal Petikemas Surabaya, Pelabuhan Tanjung Perak. 

Tak lupa Al-Quran saku ia kantongi di celananya. Kurang lebih satu jam perjalanan dari Gresik, akhirnya ia tiba di lokasi. Tak ingin menunggu lama, ia pun mengisi buku pendaftaran angkut barang yang tersedia di pos sekuriti PT Salim Invomas Pratama Tbk.

Walau berangkat pagi, namanya berada pada urutan 27. Saban hari, Wasdam mengangkut barang dari PT Salim Invomas dan mengirimnya ke Semarang, Jawa Tengah. Namun bila ada orderan yang ditugaskan dari tempat ia bekerja, maka ia wajib mengantarnya. 

"Yang diangkut biasanya sembako, minyak, kadang ya bajah ringan," kata Wasdam, Senin (22/03/2021).

Sebagai sopir dengan rute luar kota, banyak waktu ia habiskan di jalan. Ke Semarang misalnya, dengan mengangkut barang seberat 30 ton, kurang lebih waktu yang dibutuhkan sekitar 10 jam. Artinya bila ia pulang-pergi maka kurang lebih 20 jam ia habiskan di jalan. 

Tak hanya Semarang. Pengiriman bajah ringan ke Pekalongan pun sering dilakukan. Karena lokasi yang cukup jauh, lebih dari 12 jam waktu yang ia butuhkan untuk sampai di Pekalongan. Begitu pula saat ia kembali ke Surabaya. 

"Soalnya ini truk, bawa barang berat. Saya nyetirnya santai. Kalau capek ya istirahat," katanya 

Karena banyak menghabiskan waktu di jalan, pertemuan ia dengan keluarganya pun terbatas. Bahkan meski tinggal serumah, ia jarang bertemu dengan anak bungsunya yang baru berusia 8 tahun.

Wasdam mengaku memiliki 4 orang anak. Semuanya saat ini telah bersekolah. Bahkan anak pertamanya, kini telah duduk dibangku kuliah semester 4 disalah satu perguruan tinggi swasta Surabaya.

Sekali mengakut barang ke luar kota, ia diberikan ongkos Rp 2,5 juta. Nominal tersebut sudah termasuk solar dan uang makannya di perjalanan. Namun uang itu tidak diberikan sekaligus. Dibagi dua kali pembayaran. 

"Berangkat dari sini dikasih Rp 1 juta. Nanti kalau barangnya sampai, ada surat terimanya baru dikasih lagi sisanya," akunya

Sisa pembayaran atas hasil kerja kerasnya pun terkadang dipotong oleh perusahaan tempat ia bekerja. Manakala ada barang yang dikirim rusak maka ganti rugi akan diambil dari sisa pembayarannya. 

"Makanya saya jalannya (nyetir, red) pelan. Karena kalau barang rusak sopirnya yang ganti," katanya 

Selama pandemi berlangsung, pendapatan Wasdam sedikit berkurang. Musababnya orderan yang masuk ke perusahaan tempat ia bekerja semakin minim. Biasanya dalam 1 minggu, ia bisa mendapatkan 3 kali orderan. Namun pasca covid-19, orderan yang masuk hanya 1 kali dalam seminggu. 

Selain dari Semarang, orderan yang paling banyak berasal dari Yogya, Solo dan Kendal. Karena di 3 wilayah ini katanya, tengah mengupayakan pembangunan.

"Dulu itu sering saya kirim bahan bangunan kesana, tapi mungkin karena corona pembangunannya dihentikan atau gimana saya gak tahu," ucapnya.

Soal resiko kerja, Wasdam mengaku belum mengalami hal yang fatal selama 20 tahun ia melakoni sopir angkut rute luar kota. Hanya saja, pernah sekali truk yang dibawanya ditabrak oleh motor dari belakang ketika mengirim barang ke Solo. 

"Mungkin yang bawa ngantuk jadi ditabrak dari belakang, untung motornya jatuh ke kiri jadi aman. Kalau ke tengah saya gak tahu apa yang terjadi saat itu," ucapnya.

 Al-Quran saku yang dibawanya selalu ia baca manakala beristirahat. Baginya hidup, mati dan rejeki di tangan Tuhan, manusia hanya memohon dan berserah dengan nikmat tersebut. 

"Kita hidup untuk apa sih mas kalau bukan untuk sembah dia yang memberikan kita nafas. Kerja keras boleh, asal jangan lupa kepada Dia yang memberikan kita rezeki dan nikmat kehidupan ini," katanya memberi nasihat.sem

Berita Terbaru

Tuntas Akhir Juli, Pemkab Nganjuk Terus Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat

Tuntas Akhir Juli, Pemkab Nganjuk Terus Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat

Rabu, 01 Jul 2026 12:57 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 12:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Nganjuk - Menindaklanjuti progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat, saat ini Pemerintah Kabupaten…

Terkait Syarat Tak Direstui Suami, Pemkot Minta Pejabat Perempuan di Surabaya Mundur

Terkait Syarat Tak Direstui Suami, Pemkot Minta Pejabat Perempuan di Surabaya Mundur

Rabu, 01 Jul 2026 12:40 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 12:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu syarat khusus bagi aparatur sipil negara (ASN) perempuan yang akan menduduki jabatan strategis, Pemerintah Kota…

Momentum Libur Sekolah, KBS Punya Event Back to Zoo Sambut para Pengungung

Momentum Libur Sekolah, KBS Punya Event Back to Zoo Sambut para Pengungung

Rabu, 01 Jul 2026 12:17 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 12:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama momentum libur panjang sekolah, Kebun Binatang Surabaya (KBS) menyambut pengunjung selama libur sekolah dengan event…

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Kediri Salurkan 200 Ton Benih Jagung

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Kediri Salurkan 200 Ton Benih Jagung

Rabu, 01 Jul 2026 11:53 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 11:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri, Jawa Timur, telah menyalurkan sebanyak…

Apresiasi Untuk Polri, Khofifah Tekankan Pentingnya Keamanan bagi Investasi dan Kesejahteraan

Apresiasi Untuk Polri, Khofifah Tekankan Pentingnya Keamanan bagi Investasi dan Kesejahteraan

Rabu, 01 Jul 2026 11:27 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 11:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam momentum …

Wujudkan Tata Kelola Transparan, Probolinggo Minta OPD Tindak Lanjut Pencegahan Korupsi

Wujudkan Tata Kelola Transparan, Probolinggo Minta OPD Tindak Lanjut Pencegahan Korupsi

Rabu, 01 Jul 2026 11:03 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 11:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menindaklanjuti penyelesaian tindak lanjut hasil koordinasi pencegahan korupsi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo…