Polda Jatim Beri Fasilitas Non Peserta Kongres HMI Sulawesi Penginapan Hing

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko melihat jalannya Kongres HMI di gedung Islamic Center Rabu (24/3/2021)
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, dan Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko melihat jalannya Kongres HMI di gedung Islamic Center Rabu (24/3/2021)

i

Surabaya Pagi, Surabaya - Gedung Islamic Center yang dipergunakan Kongres oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), yang sempat ricuh, ternyata juga dihadiri 1.303 kader dari Sulawesi. Para mahasiswa ini disebut bukan sebagai peserta kongres. Menurut Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta, pihaknya telah memfasilitasi para mahasiswa. Sebelumnya, ribuan mahasiswa ini sempat memaksa masuk ke dalam ruangan kongres. "Jadi saya memantau langsung dari kemarin sampai tadi jam 6 pagi. Saya mengelola dua hal yang penting, yang pertama sidang kongresnya dan penggembira ada 1.303 orang yang datang dari Makassar," kata Nico di Surabaya, Rabu (24/3/2021). Jendral bintang dua ini mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan panitia agar ribuan mahasiswa ini tidak masuk ke lokasi kongres. Hal ini untuk menjaga protokol kesehatan di lokasi kongres agar ruangan sidang tidak penuh dan bisa menjaga jarak. Untuk itu, ribuan mahasiswa ini ditempatkan di sejumlah lokasi. Pihak kepolisian berkoordinasi dengan Pemprov Jatim, TNI AL, AD dan AU. "Pengelolaan 1.303 orang kami bagi dengan pangdam, pangkoarmada 2 dan Danlanud yang ada di Juanda. Mereka kita tempatkan di Asrama milik mereka (TNI) dan Milik Pemprov atas izin Gubernur, lalu di Islamic Center kan ada asrmaa, lalu ada asrama di BPSDM. Sedangkan ada pula mahasiswa yang ditempatkan di pusdik brimob Mojokerto," imbuhnya. Tak hanya itu, mantan Kapolda Kalimantan Selatan menambahkan pihaknya bersama Forkopimda Jatim berusaha menjadi tuan rumah yang baik. Para mahasiswa ini diberi sejumlah fasilitas mulai dari penginapan hingga kebutuhan pokok seperti makanan dan keperluan mandi. "Ibu gubernur pangdam dan Danlanud semuanya mendukung jadi mereka kita beri penginapan di tempat kami dan kami atensi untuk akomodasi, konsumsi dan semuanya," ungkap Nico. "Bahkan kami siapkan mobil untuk mereka ke lokasi kongres melihat jalannya kongres secara bergantian. Sampai sekarang tidak ada permasalahan. Mereka ingin melihat kami akomodir dan diterima panitia. Kita mencegah semuanya ke sini karena kita menegakkan protokol kesehatan," tambahnya. Nico mengakui sempat ada kejadian di mana ribuan mahasiswa yang mendesak ingin masuk ke lokasi. Tak hanya itu, sejumlah gejolak di kongres HMI juga sempat terjadi mulai pelemparan kursi dan kerusakan kaca. Namun kini semuanya sudah berjalan kondusif. "Semuanya ingin kesini melihat jalannya kongres sedangkan aturannya yang menjadi utusan resmi itu lah yang boleh masuk, dan mereka mengerti. Secara umum memang ada insiden kecil terkait mekanisme di dalam persidangan atau kongres tapi sudah kita amankan. Sekarang sidang berlanjut di tahap pleno 3," lanjut Nico. Di kesempatan yang sama, Nico berharap kader HMI bisa menyelesaikan kongres dengan baik hari ini. Karena batas waktu digelarnya kongres hanya sampai hari ini. "Suasana sudah kondusif. Memang ada sedikit gejolak, tapi proses ini merupakan bagian penting untuk demokrasi. Saya yakin HMI organisasi yang mencetak pemimpin baru. saya yakin HMI bisa mengatasi dan menyelesaikan permasalahan di internalnya," ungkap Nico. "Saya kira adek-adek sudah dewasa maka ada akan jalan tahapan-tahapan yang sudah dilalui, kami akan dukung, dan kami yakin HMI akan menyelesaikan permasalahan di dalamnya," harap Nico.nt
Tag :

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…