SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akumulasi kegiatan ekspor di Jawa Timur (Jatim) pada bulan Januari dan Februari 2021 mengalami penurunan hingga 14,59 persen bila dibandingkan dengan bulan yang sama ditahun 2020.
Pada tahun 2021 misalnya, akumulasi ekspor hanya sekitar USD 3,24 miliyar dolar. Sementara di bulan yang sama tahun 2020 ekspor Jatim mencapai USD 3,60 miliyar dolar.
"Jadi turun sekitar 14,59 persen dibandingkan tahun 2020 bulan yang sama, dengan negara tujuan masing-masing Jepang, Amerika Serikat, dan China," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur Dadang Hardiwan dalam rilis yang diterima Surabaya Pagi, Jumat (26/03/2021).
Walau secara akumulatif menurun, namun ada kenaikan kinerja ekspor yang terjadi pada bulan Februari 2021 bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya.
Kenaikan tersebut kata Dadang, berasal dari aktivitas ekspor migas dan nonmigas yang mencapai 11,05 persen. Atau dari USD 1,53 miliyar dolar di bulan Januari menjadi USD 1,70 miliyar dolar pada bulan Februari 2021.
"Ekspor sektor nonmigas mengalami peningkatan sebesar 9,13 persen. Yaitu dari 1,38 miliar dolar AS menjadi 1,51 miliar dolar AS, dan nilai ekspor sektor nonmigas menyumbang sebesar 88,57 persen dari total ekspor Februari 2021," terangnya
Sementara untuk sektor migas sendiri mengalami peningkatan sebesar 28,59 persen dari USD 151,31 juta dolar menjadi USD 194,57 juta dolar.
"Untuk peranan ekspor sektor migas menyumbang 11,43 persen total ekspor Jawa Timur," ucapnya
Bila diklasifikasikan berdasarkan golongan barang, barang kayu menjadi komoditas ekspor nonmigas utama Jatim dengan nilai transaksi sebesar USD 132,44 juta dolar. Angka tersebut meningkat hingga 19,61 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang hanya sekitar USD 110,72 juta dolar.
Selain barang kayu ada pula golongam barang lemak dan minyak hewan/nabati. Golongan ini menyumbang nilai ekspor sebesar USD 118,24 juta dolar.
Namun angka ini bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya mengalami penurunan hingga mencapai 25,41 persen.
"Golongan barang ini menyumbang 7,84 persen dari total ekspor nonmigas dan utamanya dikirim ke China dengan nilai 38,80 juta dolar AS," pungkasnya. Sem
Editor :
Redaksi
Berita Terbaru
Kamis, 10 Sep 2026 13:12 WIB
Kamis, 10 Sep 2026 13:12 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menggalakkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menggandeng berbagai pihak mulai dari…
Kamis, 10 Sep 2026 13:05 WIB
Kamis, 10 Sep 2026 13:05 WIB
SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya mendukung visi Madiun Mendunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN)…
Kamis, 10 Sep 2026 13:00 WIB
Kamis, 10 Sep 2026 13:00 WIB
SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya dalam memperbaiki akses transportasi dan mendukung mobilitas masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek,…
Kamis, 10 Sep 2026 12:55 WIB
Kamis, 10 Sep 2026 12:55 WIB
SURABAYAPAGI.com, Madiun - Patroli gabungan pemberantasan rokok ilegal berakhir dengan tanpa temuan. Tiga toko dan warung disisir Satpol-PP dan Bea Cukai, K…
Kamis, 10 Sep 2026 12:54 WIB
Kamis, 10 Sep 2026 12:54 WIB
SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo memastikan proses penyidikan dugaan korupsi terkait program Bantuan Sosial (Bansos) Tahun…
Kamis, 10 Sep 2026 11:51 WIB
Kamis, 10 Sep 2026 11:51 WIB
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga kenyamanan aktivitas kuliner sekaligus ketertiban ruang publik, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menata…