Disperindag Tulungagung Ajukan Anggaran Revitalisasi Pasar Rp 12 M

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas jual beli di Pasar Campurdarat, pedagang membuat lapak darurat dekat lokasi yang terbakar. SP/ TLG
Aktivitas jual beli di Pasar Campurdarat, pedagang membuat lapak darurat dekat lokasi yang terbakar. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung – Proses pembangunan kembali Pasar Campurdarat di Kabupaten Tulungagung membutuhkan proses panjang. Oleh karenanya, Disperindag Kabupaten Tulungagung mengusulkan anggaran maksimal, yakni Rp 12 miliar dengan asumsi dapat membangun seluruh los yang terbakar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tulungagung Tri Hariadi mengambil langkah dengan mengajukan anggaran pembangunan kembali pasar tersebut ke Kementerian Perdagangan (Kemendag).

"Senin lalu (29/3/2021) kami mengajukan proposal ke kementerian. Kami bersama Pak Bupati langsung bertemu koordinator sarana distribusi dan logistik Kemendag. Responsnya baik dan kami diarahkan untuk segera mengunggah usulan tersebut ke sistemnya," katanya, Senin (5/4/2021).

Pada tahap I menelan anggaran sekitar Rp 16 miliar yang dibiayai dari tiga sumber anggaran. Yaitu tugas pembantuan (TP) yang bersumber dari APBN Kemendag, bantuan keuangan (BK) yang bersumber APBD Provinsi Jatim, dan dari APBD Kabupaten Tulungagung.

"Kami tidak tahu apakah usulan di kementerian disetujui semua atau tidak. Nah, langkah lain untuk tambahan yaitu juga mengajukan ke pemprov dan APBD Tulungagung," terangnya.

Dia berharap semua usulan tersebut disetujui. Karena kondisi Pasar Campurdarat sebelum terbakar sudah seharusnya direvitalisasi. "Memang sudah waktunya direvitalisasi. Itu bangunan lawas tahun 70-an. Apabila anggaran yang kami dapat besar, bisa jadi rombak total seperti Ngunut," pungkasnya.

Meski demikian, Tri tetap bersikap tegas. Pihaknya meminta pedagang yang kukuh berjualan di lokasi kebakaran untuk membuat pernyataan akan pindah apabila ada pembangunan di lokasi kebakaran dan menanggung semua risiko yang terjadi. "Apabila TPS sudah diperbaiki, koordinator pasar nanti akan mengarahkan lagi ke TPS secara bertahap," tuturnya.

Sementara itu, salah satu pedagang, Gani, 65, mengaku nekat kembali berjualan dekat sisa kebakaran karena lokasi TPS kurang strategis dan sempit. Selain itu, juga khawatir langganannya lari karena tidak dapat menemukannya di lokasi TPS. "Sebelumnya juga di TPS tapi sepi. Kemudian nekat jualan sini (dekat lokasi kebakaran, Red). Alhamdulillah dikit-dikit laku," katanya. Dsy15

Berita Terbaru

Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

Inovasi Petrokimia Gresik Tembus Forum PBB, Bawa Isu Petani dan Talenta Hijau ke New York

Senin, 28 Sep 2026 11:00 WIB

Senin, 28 Sep 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Inovasi industri yang dikembangkan untuk menjawab persoalan petani membawa &nama PT Petrokimia Gresik ke panggung internasional. P…

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Generasi Muda, Pemkab Situbondo Luncurkan ‘Kakak Peka’

Cegah Penyalahgunaan Narkoba Generasi Muda, Pemkab Situbondo Luncurkan ‘Kakak Peka’

Senin, 28 Sep 2026 10:29 WIB

Senin, 28 Sep 2026 10:29 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang atau narkoba yang khususnya bagi para pemuda dan pelajar…

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Temui Tiga Tokoh Palestina di Surabaya, Gubernur Khofifah Bahas Penguatan Kerja Sama Produktif

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima tiga tokoh Palestina dalam pertemuan di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, M…

Sudah Disita, Objek Sengketa Jalan Rajawali Dipakai Usaha

Sudah Disita, Objek Sengketa Jalan Rajawali Dipakai Usaha

Senin, 28 Sep 2026 09:16 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:16 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Jalan Rajawali Nomor 17, 19, dan 21, Surabaya, yang tengah…

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Dua Tahun Berturut-turut, Kota Mojokerto Juara Umum Fesyar Regional Jawa

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

Senin, 28 Sep 2026 09:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto– Kota Mojokerto kembali menjadi Juara Umum Festival Ekonomi Syariah (Fesyar) Regional Jawa untuk dua tahun berturut-turut, 2025 dan …

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Kasih Karunia : Yesus sebagai Hakim

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

Senin, 28 Sep 2026 08:28 WIB

​Mazmur 94:2: “Bangunlah, ya Hakim bumi, balaslah kepada orang-orang congkak apa yang hak!” ​Melalui perumpamaan-Nya (seperti kisah Hakim yang Lalim dalam …