AMDAL dan SKKL Dipersoalkan Warga, DPRD Panggil OPD untuk Klarifikasi 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kota Madiun digelar tertutup membahas aduan warga terkait dokumen AMDAL dan SKKL pembangunan gedung 8 lantai RSI Aisyah Madiun, Jumat (27/2/2026).
Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kota Madiun digelar tertutup membahas aduan warga terkait dokumen AMDAL dan SKKL pembangunan gedung 8 lantai RSI Aisyah Madiun, Jumat (27/2/2026).

i

‎SURABAYA PAGI, Kota Madiun – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun memanggil sejumlah OPD setelah warga RT 59 kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo mempersoalkan proses AMDAL, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga SKKL pembangunan gedung baru 8 lantai Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun (RSI Aisyah) yang berdiri di dekat pemukiman, Jumat (27/2/2026).

‎Rapat Dengar Pendapat (RDP) dipimpin Koordinator Komisi III dari unsur pimpinan dewan, Armaya. Hadir dalam forum tertutup tersebut perwakilan Dinas Perhubungan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
‎
‎
‎Ketua Komisi III Nursalim mengatakan bahwa berdasarkan cerita dari OPD seluruh prosedur masalah perizinan sudah dilakukan. 
‎
‎"Prinsipnya sudah semuanya, secara prosedural sudah semuanya dilakukan masalah perizinan itu," kata Nursalim saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp.
‎
‎ia juga memastikan pihaknya akan memanggil manajemen rumah sakit untuk dimintai keterangan.
‎“Ya,minggu depan  insya Allah (memanggil),” ujarnya.
‎
‎Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH, Totok Sugiharto, enggan memberikan penjelasan terkait proses analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) maupun Surat Keputusan Kelayakan Lingkungan Hidup (SKKL) yang menjadi dasar terbitnya izin bangunan.
‎“Ke pak ketua saja,” ujarnya singkat sambil berlalu.
‎
‎Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga khususnya Kelurahan Nambangan Lor, mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Madiun, terkait pembangunan gedung baru 8 lantai milik RSI Aisyah Kota Madiun.
‎
‎Dalam pertemuan dengan DPRD Kota Madiun, warga RT 59,  menyebut proses AMDAL, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga SKKL tak pernah melibatkan warga terdampak secara utuh. Sosialisasi disebut berhenti di tengah jalan, sementara dokumen perizinan tiba-tiba muncul.
‎
‎Selain aspek administratif, warga juga mengadukan dampak fisik pembangunan. Di antaranya penyusutan debit air sumur warga serta kerusakan rumah yang diduga akibat tertimpa material bangunan.mdn

Berita Terbaru

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Bank Syariah Lakukan Transaksi Digital

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:22 WIB

SURABAYAPAGI.com – Bank syariah memperluas layanan perbankan digital bagi nasabah. Hal ini dilakukan untuk memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi d…

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Ojol akan Dimasukan Kategori Transportasi

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menargetkan revisi aturan tersebut rampung tahun ini dan mulai berlaku pada 2027. Dalam r…

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

WIKA, Senang Keluar dari Whoosh

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menyambut baik rencana pemerintah untuk mengambil alih seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia …

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Wuling Aira ev Ditawarkan Rp 155 juta

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 07:12 WIB

SURABAYAPAGI.com – Wuling bikin kejutan saat meluncurkan Aira ev. Sebab, harga jual Aira ev terbilang murmer! Wuling Aira ev ditawarkan dalam dua varian. Harga …