BB Sabu 11 Kg Diisukan Hilang, Polrestabes Sebut Sudah Dimusnahkan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Polrestabes Surabaya memberikan klarisifikasi terkait pemberitaan hilangnya BB sabu 11 kg. SP/Mahbub Fikri
Polrestabes Surabaya memberikan klarisifikasi terkait pemberitaan hilangnya BB sabu 11 kg. SP/Mahbub Fikri

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dugaan hilangnya barang bukti (BB) sabu seberat 11 kilogram (kg), diklarifikasi oleh Sat Resnarkoba Polrestabes Surabaya. Petugas dengan gamblang menampik adanya barang bukti narkoba yang hilang.

“Tidak ada barang bukti yang hilang, apalagi sampai 11 kilo, itu tidak ada,” uajr Wakasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Heru Dwi Purnomo kepada wartawan, Rabu (7/4/2021).

Dalam klasifikasi, Kompol Heru Dwi menjelaskan kasus itu berawal saat pihaknya melakukan pengungkapan jaringan narkoba 5 kg di Semarang. Dalam kasus itu polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 5 kilogram. “Kemudian kita kembangkan di salah satu gudang di apartemen di Surabaya dengan hasil barang bukti sabu 23 kilogram dan 20 ribu pil ekstasi dari dua tersangka,” kata Heru.

Dari kasus tersebut dikembangkan dengan menangkap Agus di Tol Legundi dengan barang bukti 10 kg sabu. Saat penangkapan Agus sebagai tersangka penyalahgunaan narkotika, polisi juga menelusuri jaringan lainnya hingga turut mengungkap dua tersangka yakni Riki Reinnaldi dan Nur Cholis di sebuah hotel di kawasan Sukomanunggal.

Saat ditangkap, mereka melawan dengan menggunakan senjata tajam sehingga polisi menembak mati keduanya. "Satu orang petugas kami mengalami luka sabetan benda tajam di bagian lengan," ungkapnya, di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (7/4).

Heru juga menjelaskan, masing-masing pelaku dibuatkan Laporan Polisi (LP) berbeda, karena tempat penangkapan, waktu, dan pasal yang disangkakan tidak sama. "Ada yang membawa, atau memiliki, bergantung beratnya juga beda," jelas dia.

Sementara itu, Kompol Heru juga mengatakan jika sabu dengan berat 21 kilogram tersebut bukanlah hasil dari satu tangkapan saja. "Sebanyak 21 kilogram sabu-sabu itu bukan hasil dari satu penangkapan. Yang 10 kilogram dari Agus, 10 kilogram dari Riki, dan 1 kilogram sisanya dari Nur," imbuhnya.

Bahkan, Heru menjelaskan mengapa barang bukti sabu 11 kg di kasus ini disebut atau dianggap hilang. Karena 11 kg sabu tersebut memang tak disertakan bersama berkas milik Agus yang diserahkan ke kejaksaan. Heru menegaskan, bahwa pihaknya bisa mempertanggungjawabkan setiap barang bukti narkoba pada 26 Oktober 2020 lalu.

Sebelumnya, Indonesia Police Watch (IPW) menyebut ada barang bukti sabu yang hilang di Surabaya sebesar 11 kg. Kejari surabaya juga mengaku tak tahu menahu tentang adanya barang bukti 11 kg sabu. Karena di berkas yang diterima dari polisi hanya menyebut barang bukti atas nama terdakwa Agus Hariyanto sebanyak 10 kg sabu. fm/cr3/ham

Berita Terbaru

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Ratusan Guru di Glagah Gelar Aksi Damai, Minta Oknum TNI Pelaku Penganiayaan Kepsek MI Diadili 

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 20:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan, - Ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan di Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menggelar aksi damai di…

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Membanggakan, Moh. Gozi Hafifillah Raih Predikat Wisudawan Terbaik Fakultas Ekonomi dan bisnis UNIJA Sumenep

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 19:00 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep – Kebahagiaan menyelimuti keluarga Moh. Gozi Hafifillah, putra daerah asal Desa Kalianget Barat, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep. …

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Bank Jatim Dukung Misi Dagang dan Investasi di Banda Aceh, Bawa UMKM Binaan Tembus Pasar Antardaerah

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 17:21 WIB

SurabayaPagi, Banda Aceh - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Terus Dikawal: Nasib Pelaku Bullying Anak Disabilitas Surabaya, Dibina 6 Bulan di Rumah Perubahan

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku anak dalam kasus perundungan (bullying) terhadap anak penyandang disabilitas hingga meninggal dunia di Surabaya, akan…

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Jaga Estetika dan Tata Ruang, Pemkot Bongkar 116 Tiang dan 91 Kabel tak Berizin di Surabaya

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya menjaga estetika, merapikan tata ruang, dan meningkatkan ketertiban pemanfaatan ruang kota, Pemerintah Kota (Pemkot)…

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Wali Kota Eri Larang SD-SMP Negeri Surabaya Tarik Iuran Mulai November Mendatang

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

Rabu, 21 Okt 2026 14:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mulai November 2026, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melarang seluruh SD dan SMP negeri menarik iuran dalam bentuk apa pun mencakup…