Tingkatkan Produktivitas, Warga Jatim Ingin Perluasan RJIT

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Program Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) diluncurkan Kementan untuk meningkatkan produktivitas dan masa tanam.SP/KEMENTAN
Program Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) diluncurkan Kementan untuk meningkatkan produktivitas dan masa tanam.SP/KEMENTAN

i

SURABAYAPAGI, Gresik -  Program Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT) yang diluncurkan Kementerian Pertanian (Kementan) mulai dirasakan masyarakat. Di Jawa Timur, kegiatan tersebut mampu meningkatkan produktivitas dan masa tanam.

“Pembangunan irigasi memang sangat berdampak. Semula hanya masa tanam satu kali, sekarang bisa dua kali. Jelas dapat meningkatkan hasil pertanian karena tanaman sudah tidak kekurangan air lagi,” kata Kepala Desa Grejek, Kecamatan Tambak, Bawean, Kabupaten Gresik, Jatim, Murtazam, dikonfirmasi.

Murtazam mengatakan, luas area irigasi di desanya mencapai 50 hektare. Namun yang telah direhabilitasi melalui program RJIT baru 26 hektare, sehingga kedepannya diharap area irigasi yang belum tersentuh program RJIT bisa segera dibangun.

Selain irigasi, Murtazam juga berharap pemerintah membangun sumur bor, untuk pengairan yang jauh dari dam irigasi. “Sehingga produksi bisa terus meningkat. Alhamdulillah, jika semula hanya tadah hujan di areal persawahan seluas satu hektare hanya dapat tiga hektare sampai empat ton, sekarang bisa lima sampai enam ton,” kata Murtazam.

Hal yang sama juga dirasakan Kepala Desa Kedawong, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jatim, Anton Kaharuddin. Dia merasa bersyukur atas adanya program RJIT. Program tersebut dirasanya membawa dampak positif bagi para petani di desanya.

“Alhamdulillah luas lahan irigasi di daerah kami saat ini mencapai 63 hektare, sehingga air untuk pertanian terpenuhi secara teratur sesuai kebutuhan tanaman,” kata Anton.

Anton berharap, program irigasi dari pemerintah tersebut bisa terus ditingkatkan dan dipertahankan. Apalagi saat musim tiba, sebagian petani mulai melakukan proses perbaikan sejumlah saluran air yang kering. “Kami berharap kedepannya agar diperbaharui jaringan rehabilitasinya dan ada proyek perbaikan lebih banyak lagi,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL), menjelaskan, program RJIT merupakan faktor penting dalam proses usaha tani yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan luas areal tanam. Kegiatan RJIT bertujuan untuk menjamin kebutuhan air pada lahan pertanian hingga panen.

Kementerian Pertanian melalui program RJIT telah menyelesaikan 131.861 hektare di tahun 2020 dan pada tahun 2021 dialokasikan sebanyak 4.380 unit melalui dana Tugas Pembantuan di daerah.

Berita Terbaru

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Fraksi Demokrat Kompak Absen saat Gubernur Khofifah Bacakan Nota APBD 2027

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Seluruh Anggota Fraksi Partai demokrat Jawa Timur kompak absen dalam Paripurna pembacaan Nota Keuangan Gubernur Jawa Timur…

Harga Cabai di Magetan Naik Tembus Rp72 Ribu per Kilogram saat Kemarau Panjang

Harga Cabai di Magetan Naik Tembus Rp72 Ribu per Kilogram saat Kemarau Panjang

Kamis, 10 Sep 2026 14:00 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 14:00 WIB

SURABAYAPAGI,com, Magetan - Musim kemarau panjang, sejumlah harga cabai di Pasar Sayur Magetan kembali naik karena pasokan cabai ke pasar berkurang. Padahal,…

Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

Kamis, 10 Sep 2026 13:45 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berkah teriknya matahari di musim kemarau panjang menjadikan proses pengeringan batu bata lebih cepat yang disertai peningkatan…

Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan

Embung dan Kanal Mengering, Musim Kemarau Susutkan 27 Sumber Air di Magetan

Kamis, 10 Sep 2026 13:37 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Magetan mencatat sedikitnya 27 sumber air, mulai telaga, waduk, bendungan hingga…

Masifkan Gerakan Pangan Murah, Pemkot Surabaya Gandeng KKMP-Poktan

Masifkan Gerakan Pangan Murah, Pemkot Surabaya Gandeng KKMP-Poktan

Kamis, 10 Sep 2026 13:12 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menggalakkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, menggandeng berbagai pihak mulai dari…

Perkuat SDM ASN, Pemkot Madiun Gencarkan Kelompok Belajar Bahasa Inggris

Perkuat SDM ASN, Pemkot Madiun Gencarkan Kelompok Belajar Bahasa Inggris

Kamis, 10 Sep 2026 13:05 WIB

Kamis, 10 Sep 2026 13:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya mendukung visi Madiun Mendunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN)…