Buah Kiwi Jaga Kesehatan Bumil dan Saraf Bayi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Buah Kiwi. SP/ SBY
Buah Kiwi. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Memenuhi kebutuhan saat hamil memang tidak bisa sembarangan. Kita dituntut untuk lebih teliti lagi dalam memberikan asupan gizi bagi si kecil sejak dari awal kehamilan. Selain rutin memeriksakan kandungan ke dokter kandungan, serta memenuhi nutrisinya dengan vitamin – vitamin. Selain itu, harus mulai makan sehat (4 sehat 5 sempurna). Makan sehat ini bisa disiasati dengan berbagai bahan alami seperti sayuran dan buah-buahan.

Salah satunya yaitu dengan mengonsumsi buah Kiwi kerap disebut sebagai sumber nutrisi, kaya akan serat makanan, kalium, asam folat, vitamin C dan E, karotenoid, serta antioksidan mineral. Sebuah penelitian baru-baru ini oleh University of Oslo di Norwegia menyatakan bahwa mengonsumsi dua hingga tiga buah kiwi per hari membantu mengurangi penggumpalan darah dan menurunkan kandungan lemak dalam darah, sehingga tetap menjaga kesehatan jantung.

Seorang wanita memerlukan sekitar 400 hingga 800 mikrogram asam folat untuk pengembangan kesehatan janin pada kehamilan awal mereka. Dengan mengonsumsi Kiwi membantu perkembangan otak dan kognitif serta mencegah kerusakan saraf pada bayi (baik sebelum maupun selama kehamilan).

Buah kiwi mengandung vitamin C sangat tinggi, satu buah mengandung 140 persen dari dosis harian yang direkomendasikan. Ini sangat baik untuk calon ibu dan bayi yang sedang berkembang.

Vitamin C penting dalam pembentukan neurotransmiter untuk fungsi otak. Ini juga merupakan antioksidan kuat yang membantu melindungi RNA dan DNA dari efek berbahaya radikal bebas. Linus Pauling Institute, Pusat informasi mikronutrien dari Oregon State University merekomendasikan agar ibu hamil mengonsumsi 80-85 mg vitamin C per hari.

Buah Kiwi, seperti semua buah-buahan, mengandung gula alami sehingga dapat membantu ngidam yang tidak terkendali untuk manisan. Gula alami seperti dalam buah-buahan memiliki indeks glikemik yang lebih rendah daripada gula olahan dan olahan yang berarti tidak menyebabkan lonjakan insulin. Mengatur kadar gula darah dan insulin menjadi perhatian karena diabetes gestasional merupakan masalah bagi banyak wanita hamil.

Satu buah Kiwi, yang rata-rata sekitar 3,5 ons, hanya mengandung 61 kalori. Tergantung pada berat badan sebelum kehamilan dan BMI, atau indeks massa tubuh diperlukan untuk kesehatan bayi Anda. Tetapi, menambah berat badan terlalu banyak dapat membuat jantung Anda tegang, dan menyebabkan diabetes gestasional serta komplikasi lainnya. Camilan manis, alami, dan rendah kalori, seperti buah Kiwi, dapat membuat Anda kenyang tanpa menambah berat badan. Dsy9

Berita Terbaru

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Sidang Kasus Maidi: Sekda Soeko Akui Minta Rp.50 Juta ke Thariq Megah 

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:11 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto mengakui pernah meminta uang sebesar Rp50 juta kepada mantan Kepala Dinas …

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

APROKI Ungkap Tantangan Sektor Konstruksi Jatim Serap hingga 210 Ribu Pekerja

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Industri konstruksi di Jawa Timur tak hanya menjadi penggerak pembangunan infrastruktur, tetapi juga berperan besar dalam menciptakan…

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

APCI Tolak Kemasan Rokok Seragam, Sebut Ancam Nasib 1,5 Juta Petani Cengkeh

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:44 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Rencana pemerintah menerapkan kebijakan penyeragaman kemasan rokok kembali menuai penolakan. Kali ini, keberatan datang dari Asosiasi…

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 18:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Upaya menjaga reputasi digital semakin marak dilakukan di tengah mudahnya informasi ditemukan melalui mesin pencari. Namun, permintaan …