Pemkab Lumajang Tambah Dapur Umum bagi Korban Gempa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas di salah satu dapur umum di Lumajang.
Aktivitas di salah satu dapur umum di Lumajang.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Lumajang - Pasca gempa bumi yang terjadi di Lumajang beberapa waktu lalu, sejumlah penanganan alami beberapa kendala. Salah satunya keterlambatan pendistribusian makanan hingga kekurangan petugas .

Tak pelak, hal tersebut dikeluhkan sejumlah warga khususnya warga yang tinggal di lokasi pelosok atau perbukitan.

Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, mengakui ada sejumlah kendala dalam penanganan pasca bencana gempa. Kurangnya jumlah personel yang terlibat dan luasnya cakupan wilayan yang terdampak membuat penanganan masih kurang maksimal.

"Kalau ada komplain ada warga yang belum disambangi ada yang belum dapat bantuan memang iya," kata Thoriq, Rabu (14/4).

Lebih lanjut, Thoriq menjelaskan, ada sejumlah warga yang belum mendapat bantun selain permakanan sebab pihaknya masih fokus melakukan pemetaan kebutuhan setiap kawasan yang terdampak.

Bahkan, kadang-kadang para petugas mengeluh jarak yang jauh sering kali membuang waktu hanya untuk melakukan pendistribusian makanan.

Untuk menyiasati hal itu, Pemkab Lumajang akan menambah jumlah dapur umum.

“Nah selanjutnya, kami akan mendirikan dapur umum lagi di sana. Yang jaraknya dekat lokasi terdampak. Kami suplai alat masaknya dan bahan mentah/sembakonya,” ujarnya.

Selanjutnya setelah dapur umum tambahan di lokasi terdampak parah berdiri, pihaknya akan melibatkan masyarakat untuk menangani dampak bencana.

"Nanti ibu-ibunya memasak di dapur umum, bapak-bapaknya membantu TNI-Polri melakukan pembersihan sisa-sisa gempa," pungkasnya.

 

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Pemkot Surabaya Siapkan Pelatihan UMKM Warga Jalan Kunti, Ubah Stigma Kampung Narkoba

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:17 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya mengubah stigma kampung narkoba yang ada di Jalan Kunti, Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah…

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Per 2027 Mendatang, Pemkab Sidoarjo Targetkan Seluruh Parkir Gunakan QRIS

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya dalam meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi, memperkuat pengawasan petugas, dan mengoptimalkan pendapatan…

Selesaikan Persoalan di Kota, Pemkot Surabaya Kembali Gelar Inovboyo 2.0

Selesaikan Persoalan di Kota, Pemkot Surabaya Kembali Gelar Inovboyo 2.0

Minggu, 18 Okt 2026 14:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai salah satu program yang sedang digencarkan untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Kota Surabaya, Pemerintah Kota…

Kendalikan Harga Bapokting, Pemkot Gelar Sidak di Lima Stand Pasar di Surabaya

Kendalikan Harga Bapokting, Pemkot Gelar Sidak di Lima Stand Pasar di Surabaya

Minggu, 18 Okt 2026 14:45 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menindaklanjuti adanya temuan komoditas minyak goreng bersubsidi dan daging yang dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET),…

Maraknya Kasus Bullying, Pemkot Dampingi Keluarga Bocah Difabel yang Meninggal di Surabaya

Maraknya Kasus Bullying, Pemkot Dampingi Keluarga Bocah Difabel yang Meninggal di Surabaya

Minggu, 18 Okt 2026 14:38 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus bullying yang menimpa bocah penyandang disabilitas bernama Zulkarnain Abdil Aziz (10), saat ini Pemerintah…

Terbakar Hebat! 13 Ribu Ayam di Madiun Gosong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Terbakar Hebat! 13 Ribu Ayam di Madiun Gosong, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Minggu, 18 Okt 2026 14:16 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebanyak 13 ribu ekor anak ayam milik H. Mursaid di Dusun Banyak, Desa Cabean, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Madiun gosong akibat…