Sukses Kombinasikan Seni Decoupage dengan Kerajinan Goni dan Anyaman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Yuli Wulandari menunjukkan salah satu dompet decoupage buatannya. SP/ TLG
Yuli Wulandari menunjukkan salah satu dompet decoupage buatannya. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Yuli Wulandari terus berkreasi di tengah pandemi Covid-19 dengan mengombinasikan decoupage dengan berbagai kerajinan lain seperti goni dan anyaman mampu menambah nilai jual. Decoupage sendiri merupakan seni menghias benda dengan cara menempelkan potongan-potongan kertas bergambar yang dipadukan dengan efek cat khusus maupun unsur dekoratif lainnya.

Bermula dari keikutsertaannya dalam komunitas tersebut diadakan sebuah pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu. Salah satunya pelatihan seni decoupage. Dari situ, dia pun mengeksplorasi mengenai seni decoupage. Mulai dari bahan baku yang baik hingga media apa saja yang cocok untuk dijadikan decoupage.

Yuli mulai memanfaatkan benda-benda yang ada di rumahnya untuk dibuat decoupage. Terutama yang berbahan anyaman. Seperti tempat tisu hingga tas tangan. Tak disangka, decoupage buatannya mendapat respons positif dari teman-temannya. Hingga dia pun terpikir untuk mengombinasikan decoupage dengan kerajinan berbahan goni dan anyaman. “Hasilnya rupanya lebih ramai lagi karena kerajinan berbahan goni dan anyaman itu sangat cocok dengan decoupage,” urainya.

Walaupun di tengah pandemic Covid-19 ini omzet yang ia dapatkan anjlok sekitar 50 persen dari sebelum pandemi. Ini lantaran orang-orang mengutamakan untuk membeli kebutuhan lain seperti masker dan kebutuhan pangan. Selain itu, beberapa pagelaran pameran juga dibatalkan. Hal ini tentu berimbas pada pendapatannya.

Untuk menyiasati hal tersebut, Yuli pun berusaha mencari cara untuk tetap dapat menarik minat pembeli. Salah satunya dengan menambah koleksi gambar decoupage. Tak hanya itu, dia pun menonjolkan desain bernuansa bunga dan dedaunan untuk dekoratif. Ini sebagai ciri khas decoupage buatannya.

Selain menambah desain, dia pun berusaha memanfaatkan peluang seperti membuat dompet berbahan goni dan dicampur dengan anyaman dan decoupage untuk tempat menyimpan tisu dan masker. “Ini namanya memanfaatkan peluang karena sebenarnya decoupage bisa dimanfaatkan di media apa pun. Bahkan bisa menambah kesan estetik,” tandasnya. Dsy9

 

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…