Belajar Tatap Muka SD dan SMP Dimulai Pekan Depan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Gus Yani bersama Dandim 0817 dan Kapolres Gresik sebelum mengikuti rapat evaluasi PTM. SD/M.AIDID
Bupati Gus Yani bersama Dandim 0817 dan Kapolres Gresik sebelum mengikuti rapat evaluasi PTM. SD/M.AIDID

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi siswa SD dan SMP di Kabupaten Gresik akan dimulai Senin (19/4) pekan depan. Kegiatan belajar mengajar di sekolah tersebut diawali dengan pelaksanaan ujian sekolah untuk siswa kelas 6 SD dan seluruh kelas SMP.

Untuk memastikan kesiapan PTM, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak Forkopimda dan seluruh komponen yang berkompeten untuk mengevaluasi kesiapan PTM tersebut pada Jumat (16/4). 

Menurut pihak Dinas Pendidikan, PTM ini akan diberlakukan untuk sekolah setingkat SD dan SMP, sedangkan untuk TK, Paud dan Kelompok Belajar masih dalam taraf evaluasi mendalam.

Menanggapi hal itu, Bupati Gus Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah meminta kepada pihak Diknas agar menyegerakan juga pemberlakukan PTM untuk TK dan Paud.

Pada rakor evaluasi PTM yang diikuti oleh para anggota Forkopimda Gresik, Gus Yani meminta kepada yang hadir untuk mengevaluasi kembali Peraturan Bupati Gresik Nomor 50 Tahun 2020. Perbup yang ditetapkan pada 3 Desember 2020. Perbup tersebut tentang Pedoman Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Masa Transisi Menuju Tatanan Normal Baru Pada Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Gresik.

"Saya harap Perbup 50 tahun 2020 disesuaikan dengan keadaan saat ini yang sedang berlaku di Kabupaten Gresik. Misalnya tentang larangan yang ada di perbup tersebut bahwa siswa dilarang naik kendaraan umum, guru luar Gresik dilarang mengajar," katanya.

Bupati meminta agar semua yang hadir memberikan solusi yang paling aman dan tidak beresiko. Toh semua guru di Gresik sudah mendapat vaksin. Kami minta Dinkes Gresik juga memberikan vaksin kepada masyarakat pendidikan yang lain misalnya penjaga sekolah, tukang kebun dan lain-lain yang ada di sekolah tersebut.

Pengaturan jam belajar, kapasitas murid serta durasi pembelajaran setiap minggu juga dipastikan. Selain itu yang tak kalah pentingnya izin pernyataan tertulis dari orang tua murid maupun dari pihak komite sekolah.

“Terkait laporan dari pihak diknas, masih adanya sekolah yang belum siap melengkapi sarana prasarana untuk PTM, Bupati meminta kepada pihak diknas untuk mendampingi. Jadi sekolah yang belum siap tersebut tetap memulai pembelajaran tatap muka didampingi oleh pihak Diknas," pinta Bupati.

Mendukung yang disampaikan Gus Yani, Wabup Ning Min berharap semua pihak membantu agar sekolah baik SD dan SMP bisa semuanya memulai PTM pada awal pekan depan.

“Bila ada sekolah yang masih belum siap dan belum memenuhi syarat agar dibantu seoptimal mungkin. Pembelajaran jarak jauh ini sudah sangat ditunggu masyarakat. Kami semua sangat menyayangkan apabila ada murid yang sampai drop out sekolah karena belum ada kepastian PTM dibuka,” tandas Wabup yang juga seorang pendidik. did

Berita Terbaru

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Berkedok Sekolah Gratis, Oknum Kyai di Ponorogo Diduga Cabuli 11 Santri Pakai Modus Minta Pijat

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 08:44 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo – Kasus dugaan kekerasan seksual dan penganiayaan anak di bawah umur kembali mengguncang institusi pendidikan keagamaan. Kali ini, s…

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Ketua Komisi CDPRD Apresiasi Gerak Pemkot Pemulihan Taman Kota

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Surabaya Pagi  – Pergelaran Surabaya Vaganza, pawai budaya dalam rangka Hari Jadi Kota Surabaya yang berlangsung pada Sabtu malam (16/5) kemari , mendapat ta…

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Perang Suku di Wamena, 13 Tewas, Gubernur Disangkutkan

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI : Perang suku di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mencekam hingga memakan korban jiwa. Dilaporkan 13 orang tewas dalam peristiwa…

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Pesawat Tempur Rafale, Rp1,63 triliun Diserahkan ke TNI

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Presiden Prabowo Subianto menyerahkan sejumlah pesawat tempur dilengkapi persenjataan ke TNI untuk memperkuat alusista Indonesia khususnya dalam…

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Makkah Clock Tower, Keluarkan Cahaya Hijau, Tanda Awal Bulan Hijriah

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:30 WIB

SURABAYAPAGI : Saat azan Maghrib berkumandang pada Minggu (17/5/2026) Waktu Arab Saudi. Dari puncak Makkah Clock Tower, cahaya hijau terang memancar menembus…

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Pernyataan Prabowo yang 'Nyeleneh' Turut Perdalam Pelemahan Rupiah

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

Selasa, 19 Mei 2026 05:27 WIB

SURABAYAPAGI : Nilai tukar rupiah semakin terpuruk terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata Uang Garuda melanjutkan tren pelemahan dan semakin jauh dari level…