Video Curhat Pedagang Pentol Mengaku Diusir Saat Pembukaan Turnamen Voli di Ngale Viral di TikTok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar dari akun tiktok @mustofa.pentol
Tangkapan layar dari akun tiktok @mustofa.pentol

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Video curahan hati seorang pedagang pentol yang mengaku diminta menghentikan aktivitas berdagang saat pembukaan turnamen voli yang dihadiri Bupati Madiun di Desa Ngale, Kecamatan Pilangkenceng, viral di media sosial TikTok.

‎Video tersebut diunggah melalui akun TikTok @mustofa pentol dan menampilkan seorang pedagang bernama Sugiarti AE yang menyampaikan keluh kesahnya karena mengaku tidak diperbolehkan berjualan saat pembukaan turnamen pada Minggu (20/7/2026). Menurutnya, alasan yang disampaikan saat itu karena dirinya bukan warga Desa Ngale.

‎Dalam video tersebut, Sugiarti mengaku sudah menyiapkan dagangan dalam jumlah banyak untuk dijual di lokasi acara. Namun, ia mengaku akhirnya diminta pergi sehingga dagangannya tidak bisa dijual.

‎Dalam postingannya ia juga membandingkan dengan suasana perhelatan Sepasma yang baru berakhir beberapa hari sebelumnya. Saat itu, menurutnya, banyak pedagang dari luar daerah berjualan dengan jenis dagangan yang sama dan tetap diperbolehkan, sehingga ia mempertanyakan adanya perlakuan yang berbeda.

‎Unggahan tersebut pun menuai beragam tanggapan dari warganet. Salah satunya datang dari akun @nurulshawa yang memberikan dukungan kepada Sugiarti.

‎"Mbak sugi sabar nggeh mbak…. Mugi rezeki jenengan diparingi lancar berkah barokah saking dalan pundi-pundi nggeh mbak. Aamiin… sehat selalu mbak sugi," tulis akun tersebut.

‎Di sisi lain, muncul pula klarifikasi dari akun @Yu Trinil yang mengaku mewakili pedagang di kawasan Taman Lembang, Desa Ngale.

‎Menurutnya, bukan berarti pedagang luar desa dilarang berjualan. Namun seluruh pedagang, termasuk warga Ngale sendiri, wajib mengikuti aturan penempatan lapak yang telah ditetapkan pengelola.

‎Ia menjelaskan, pedagang dari luar desa tetap diperbolehkan masuk, tetapi melalui jalur tertentu dan menempati lokasi yang telah ditentukan. Sementara apabila ingin berjualan di area depan pendopo atau lokasi yang tidak sesuai dengan pengaturan panitia maupun pemerintah desa, maka memang tidak diperbolehkan.

‎Akun tersebut juga meminta agar persoalan itu tidak memperburuk citra Desa Ngale, karena seluruh pedagang, termasuk warga setempat, menurutnya tetap harus mematuhi aturan yang berlaku.

 

‎Hingga berita ini ditulis, video curahan hati Sugiarti telah ditonton sebanyak 37 ribu kali dan dibagikan ulang sebanyak 300an kali dan masih terus menuai beragam komentar dari pengguna TikTok.

Tag :

Berita Terbaru

Lewat Aplikasi APOA, Pemkot Mojokerto Perkuat Sinergi Pengawasan WNA

Lewat Aplikasi APOA, Pemkot Mojokerto Perkuat Sinergi Pengawasan WNA

Rabu, 12 Agu 2026 11:37 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 11:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Melalui sosialisasi Aplikasi Pelaporan Orang Asing (APOA) kepada para pengelola hotel dan penginapan di Kota Mojokerto,…

Wali Kota Surabaya dan Dewas KPK Bahas Pengelolaan Benda Sitaan Negara, Ada Unit Bangunan hingga Apartemen

Wali Kota Surabaya dan Dewas KPK Bahas Pengelolaan Benda Sitaan Negara, Ada Unit Bangunan hingga Apartemen

Rabu, 12 Agu 2026 11:27 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 11:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti pengelolaan benda sitaan dan barang rampasan negara, saat ini Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melakukan audiensi…

Lelang Pengelolaan Pasir Putih, Bupati Situbondo Pastikan Sesuai Regulasi dan Transparan

Lelang Pengelolaan Pasir Putih, Bupati Situbondo Pastikan Sesuai Regulasi dan Transparan

Rabu, 12 Agu 2026 11:15 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 11:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai upaya memastikan proses lelang Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Wisata Bahari Pasir Putih dengan pihak ketiga, Bupati…

Optimalkan Forum Anak, Pemkab Magetan Wujudkan Daerah Ramah Anak Lewat Generasi Anak Muda

Optimalkan Forum Anak, Pemkab Magetan Wujudkan Daerah Ramah Anak Lewat Generasi Anak Muda

Rabu, 12 Agu 2026 11:09 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 11:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Sebagai upaya mewujudkan daerah yang ramah anak, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, sedang gencar-gencarnya mengoptimalkan…

Tangani Kebakaran TNBTS, Pemkab Pasuruan Kerahkan 3 Kendaraan Tangki Air hingga Helikopter

Tangani Kebakaran TNBTS, Pemkab Pasuruan Kerahkan 3 Kendaraan Tangki Air hingga Helikopter

Rabu, 12 Agu 2026 10:56 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 10:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai langkah strategis dalam memadamkan kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Kabupaten…

Musim Kemarau, Pemkab Lamongan Kendalikan Distribusi Air Bengawan Jero untuk Pertanian

Musim Kemarau, Pemkab Lamongan Kendalikan Distribusi Air Bengawan Jero untuk Pertanian

Rabu, 12 Agu 2026 10:52 WIB

Rabu, 12 Agu 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Selama musim kemarau, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan berkomitmen akan segera mengendalikan distribusi air Bengawan Jero…