Produksi Dalam Negeri Mulai Alami Peningkatan yang Signifikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan ekspor dan impor di Indonesia mulai pulih di tengah pandmei Covid-19. SP/ JKT
Kegiatan ekspor dan impor di Indonesia mulai pulih di tengah pandmei Covid-19. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Setelah pandemi Covid-19 ini, arah pemulihan ekonomi di Indonesia mulai tampak lebih baik. Kementerian Perdagangan mencatat, adanya surplus neraca perdagangan pada Maret 2021 sebesar USD1,57 miliar.

Sementara itu, neraca perdagangan Januari-Maret 2021 melebihi surplus perdagangan periode Januari-Maret 2020 yang hanya mencapai USD 2,59 miliar. Surplus perdagangan pada sektor nonmigas sebesar USD8,01 miliar pada Januari-Maret 2021 mampu menutupi defisit perdagangan migas yang mencapai USD2,48 miliar.

Peningkatan kinerja ekspor pada Maret 2021 ini didorong peningkatan ekspor sektor migas sebesar 5,28 persen (MoM) dan peningkatan ekspor nonmigas 21,21 persen (MoM). Nilai total ekspor Maret 2021 merupakan yang tertinggi sejak Agustus 2011, bahkan ekspor nonmigas bulan ini merupakan yang tertinggi sepanjang masa. 

Adanya surplus tersebut dapat mengidentifikaiskan bahwa produksi dalam negeri menunjukkan sentimen positif. Meski begitu konsumsi rumah tangga masih tertahan akibat pandemi Covid-19 yang tak kunjung reda.

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengatakan beberapa publikasi yang menjadi patokan utama memperlihatkan arah pemulihan.  Peningkatan tersebut menjadi tanda mulai pulihnya permintaan dan produksi dalam negeri.

“Hal ini mengindikasikan aktivitas industri sudah mulai berproduksi dan diharapkan terus mengalami pemulihan,” katanya, Senin (19/4/2021).

Meski demikian, menurut Yustinus masih ada beberapa indikator yang berada dalam zona kontraksi dan belum signifikan. Salah satunya adalah mobilitas masyarakat (google mobility) yang menurun seiring penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di awal tahun.

“Serta indikator penjualan ritel yang masih tumbuh negatif 17,1 persen di Maret 2021. Hal ini mencerminkan aktivitas konsumsi yang masih tertahan dan belum sepenuhnya pulih seiring kasus Covid-19 yang masih bertambah,” jelasnya.

Sedangkan vaksinasi Covid-19 sendiri yang sudah dilakukan di berbagai negara mulai membangkitkan optimisme perbaikan kondisi ekonomi dunia pada akhir kuartal I 2021. Perbaikan ekonomi yang juga diikuti kenaikan harga komoditas dunia, ikut mendorong performa ekspor Indonesia pada Maret 2021.

Nilai ekspor Indonesia pada Maret 2021 ke beberapa negara mitra utama mengalami peningkatan yang cukup signifikan secara MoM, antara lain ekspor ke Afrika Selatan tumbuh 180,34 persen, Italia tumbuh 114,62 persen, India tumbuh 71,78 persen, Bangladesh tumbuh 54,60 persen, dan Spanyol tumbuh 53,33 persen. Dsy18

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…