Sutris Gencar Budidayakan Tanaman Porang di Pasar Ekspor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sutris menunjukkan tanaman porang budidayanya. SP/ TLG
Sutris menunjukkan tanaman porang budidayanya. SP/ TLG

i

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sutris memanfaatkan lahan tidur untuk bercocok tanam porang lantaran selain perawatannya yang mudah kini peluang ekspor tanaman porang ini peluang besar di pasar ekspor. Selain porang, Sutris pun juga mengurus tanaman palawija di lahan Perhutani. Karena untuk memetik hasil porang, butuh kesabaran.

Porang atau dikenal juga dengan nama iles-iles adalah tanaman umbi-umbian dari spesies Amorphophallus muelleri itu punya peluang ekpor yang masih terbuka lebar. Tak heran, harganya merangkak naik dari tahun ke tahun. Bahkan, saat ini, kata Sutris, sudah di angka Rp 7.200 per kilogram (kg). "Info terakhir yang saya terima harganya Rp 7.200 per kg. Ini terbilang lumayan," jelasnya, Kamis (22/4/2021).

Selain menanam di lahannya seluas setengah hektare, Sutris juga melakukan pembibitan sendiri di polybag di teras rumahnya. Sedangkan untuk bibit yang siap ditanam di tanah rata-rata berusia 4 bulan dihargai kisaran Rp 2.500 per polybag.

Tanaman porang dapat dipanen untuk kali pertama setelah tiga musim tanam. Satu musim tanam sekitar 6-7 bulan. Tak heran, petani harus sabar dan telaten untuk memetik hasilnya. "Kalau harganya segitu. Bahkan bisa lebih sampai Rp 10 ribu per kg lumayan menjanjikan," katanya.

Menurut Sutris kesulitan dalam perawatan tanaman porang ini hanya di pupuk. Karena belum ada pupuk yang cocok bagi tanaman porang tersebut, sebab kebanyakan beberapa bibit mati karena jamur.

Kegunaan porang ini macam-macam. Terutama untuk bahan produk kosmetik, bahan pengkilap cat maupun pelekat lem. Dan terakhir-terakhir ini untuk makanan dari umbi porang. "Permintaan ekspor besar. Kebutuhan paling banyak itu dari Tiongkok, Korea, Jepang, dan Australia. Biasanya untuk ekspor itu sudah bentuk tepung. Tentu harganya lebih mahal lagi,” katanya.

Sutris menambahkan, sebenarnya tanaman ini adalah tanaman yang ekonomis dan bisa meningkatkan perekonomian petani. Dia berharap pemerintah daerah memberikan support. Apalagi daerahnya sangat mendukung untuk budidaya. Dsy8

Berita Terbaru

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Ekonomi Jatim Melonjak, Rangkaian Pameran Internasional Bidik Transaksi Ratusan Miliar

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 18:41 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Perekonomian Jawa Timur membuka tahun 2026 dengan kinerja impresif. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi…

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Sambut 1 Suro, 32 Seniman Lukis Pusaka Nusantara di Balai Pemuda Surabaya

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:57 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Puluhan seniman dari berbagai daerah di Jawa Timur menggelar aksi melukis langsung (on the spot) bertema pusaka Nusantara dalam k…

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

Senin, 15 Jun 2026 16:52 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 menjadi panggung kompetitif bagi olahraga pikiran yang tengah berkembang di Indonesia.…

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Khofifah Ajak Warga Ramaikan Jalan Sehat 1448 H, Perkuat Ukhuwah dan Budaya Hidup Sehat

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

Senin, 15 Jun 2026 14:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menyemarakkan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui k…

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…