Korban Longsor Malang Ditemukan Meninggal

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Petugas dibantu warga mengevakuasi material longsor sambil mencari korban yang hilang tertimbun longsor.
Petugas dibantu warga mengevakuasi material longsor sambil mencari korban yang hilang tertimbun longsor.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Belum genap sebulan Malang diterpa bencana gempa bumi 6,1 SR, bencana alam kembali terjadi di Malang.

Tanah longsor terjadi di Desa Tamansari, Ampelgading Malang pada Rabu (21/4) sekitar pukul 13.45 WIB. Dalam peristiwa tersebut, seorang warga dilaporkan hilang tertimbun material longsor.

Korban diketahui bernama Sulis (35).

Dalam pencarian korban ini, tim SAR gabungan mengerahkan tiga SRU (Search and Rescue Unit). SRU 1 melakukan pencarian menggunakan peralatan manual di sektor A, SRU 2 melakukan pencarian menggunakan peralatan manual di sektor B, serta SRU 3 bertugas sebagai safety officer, yang melakukan pengawasan saat pencarian dilakukan.

Upaya pencarian korban membuahkan hasil, petugas SAR gabungan berhasil menemukan korban namun korban dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” kata kepala Seksi Operasi Kantor SAR Surabaya I Wayan Suyatna, Kamis (22/4).

Wayan memaparkan ada sejumlah kendala yang dihadapi tim SAR gabungan. Misalnya kondisi tanah di sekitar area longsor yang masih labil, sehingga tim SAR sangat berhati-hati dalam melakukan pencarian.

Wayan menyebut kendala lain yang dihadapi tim SAR gabungan, yaitu tidak terdapat sumber air di sekitar lokasi longsor, sehingga tim SAR gabungan belum dapat menggunakan peralatan alkon. Selain itu, alat berat belum dapat masuk ke lokasi karena belum terdapat akses jalan.

"Hanya mobil kecil yang bisa masuk ke situ, karena aksesnya masuk jauh ke perkampungan," ungkapnya.

 

Berita Terbaru

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Gus Fawait Gandeng HKTI, Targetkan Produktivitas Pertanian Jember Terus Naik

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Bupati Jember, Gus Fawait hadir dalam Pelantikan Pengurus Anak Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia se-Kabupaten Jember di…

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Naik Motor Antar Homecare ke Jelbuk, Gus Fawait Temui Nenek 86 Tahun Hidup Sendiri

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM-Jember - Kegiatan Homecare di Kecamatan Jelbuk hari ini dilaksanakan oleh jajaran tenaga kesehatan Puskesmas Jelbuk. Kali ini Bupati Gus…

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Transportasi Jatim Menuju Satu Sistem, DPRD Atur Integrasi Rute, Tarif hingga Tiket

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM – SURABAYA ;Naik transportasi umum di Jawa Timur ke depan diarahkan tidak lagi menjadi perjalanan yang terputus-putus. DPRD Jawa Timur mulai m…

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

Senin, 05 Okt 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.COM - SURABAYA :Wakil Ketua DPRD Jawa Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Deni Wicaksono mengungkap banyaknya jumlah kios kosong pasar-pasar…

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

KIP JAWARA Lamongan Dapat Jatah 387 Penerima

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Program Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur berupa bantuan modal dan pemberdayaan usaha bagi masyarakat kurang mampu, KIP JAWARA…

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Harga Gabah Kering Sentuh 9 Ribu, Bulog Sebut Petani Diuntungkan

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

Senin, 05 Okt 2026 17:44 WIB

SURABAYAPAGI com, Madiun - Harga beras premium di tingkat konsumen Kabupaten Madiun mencapai Rp15.000 per kilogram. Sementara itu, harga gabah kering di…