Mobil Ringsek Tertabrak KA, Pengemudi Tewas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi mobil pasca ditabrak KA di perlintasan rel kereta api Pondok Benowo Indah, Sememi, Surabaya.
Kondisi mobil pasca ditabrak KA di perlintasan rel kereta api Pondok Benowo Indah, Sememi, Surabaya.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Mobil Wuling Almaz bernopol L 1669 MD tertabrak kereta api jurusan Surabaya-Bojonegoro di perlintasan rel kereta api Pondok Benowo Indah, Sememi, Surabaya, Rabu (28/4/2021). Pengemudi mobil itu tewas di lokasi.

Korban adalah Eko Setiyo (44) warga Jalan Nuri-VII blok RM, Sememi, Benowo, Surabaya.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSU dr Soetomo. Sedangkan Almaz dievakuasi dengan menggunakan mobil derek.

Muslimin, salah seorang saksi mengatakan bahwa awalnya kereta api melaju dari arah timur. Sementara mobil yang dikemudikan korban melaju dari arah selatan.

"Kejadiannya jam 11.45 WIB, kereta api KRD dari timur. Mobil arah luar (selatan)," kata Muslimin, salah seorang saksi kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (28/4/2021).

Diduga karena lampu di sekitar perlintasan palang pintu kereta api tidak menyala, mobil itu kemudian menyeberang hingga akhirnya tertabrak dan terlempar.

"Pas kejadian memang lampu penanda (kereta lewat) itu tidak nyala. Biasanya nyala hijau. Terus dari timur nggak ngebel juga keretanya. Tahu-tahu di sini ngebelnya. Jarak dekat baru ngebel. Mobil masuk, brakkk (suara tertabrak). Yang kena itu bagaian belakang mobil," terang Muslimin.

Saking kerasnya tabrakan, pengemudi mobil terlempar keluar. Sedangkan mobilnya terlempar hingga menimpa kamar mandi di warung kopi (warkop) yang ada di dekat perlintasan kereta api. Warung kopi itu bahkan ambruk.

"Iya, sampai terlempar keluar (pengemudi mobil). Wong keras sekali. Mobilnya nabrak tembok sampai jebol itu," jelasnya.

Atas kejadian ini, petugas swadaya, salah satunya Muslimin bersama empat orang lainnya berharap ada penambahan fasilitas alarm di palang pintu perlintasan kereta api tersebut.

"Harapannya ada fasilitas alarm. Palang pintu sirine selama ini juga belum ada," katanya.

Berita Terbaru

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Berburu Kelezatan Autentik Sop Iga dan Rawon Kota Delta di Pawon Jenggolo

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 18:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pawon Jenggolo kembali mencuri perhatian para pencinta kuliner lewat penawaran menu andalan di Lime Restaurant Favehotel Sidoarjo m…

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Diduga Mabuk, Pengamen Asal Pasuruan Aniaya Kakek Penjual Sate Berusia 69 Tahun di Blitar

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - AK 69 penjual Sate di warungnya, berteriak kesakitan karena terkena tusukan Sajam pada leher kiri dan kepalanya, teriak an Kakek di…

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Serba Serbi Manten Expo Nusantara 2026 Menyala di Lippo Plaza Sidoarjo

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Pameran pernikahan terbesar dan terlengkap, yang dititel Serba-Serbi Manten Expo Nusantara 2026, sangat memukau dan menyita p…

Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan, Ketua Komisi A Dorong Pengembangan Urban Farming

Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Lingkungan, Ketua Komisi A Dorong Pengembangan Urban Farming

Rabu, 07 Okt 2026 17:26 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 17:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis lingkungan di Kota pahlawan. Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko…

Dugaan Korupsi Pengadaan Meter Air Tirta Pakuan Mencuat, Kejati Jabar Teruskan Laporan ke Polda

Dugaan Korupsi Pengadaan Meter Air Tirta Pakuan Mencuat, Kejati Jabar Teruskan Laporan ke Polda

Rabu, 07 Okt 2026 14:55 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:55 WIB

SURABAYA PAGI, Bandung- Dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan meter air di Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor tahun anggaran 2023 kembali mencuat. Tim…

Angka Cerai Gugat di Magetan Tinggi, Alasan Dominan Efek 'In This Economy'

Angka Cerai Gugat di Magetan Tinggi, Alasan Dominan Efek 'In This Economy'

Rabu, 07 Okt 2026 14:36 WIB

Rabu, 07 Okt 2026 14:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Pengadilan Agama (PA) Magetan mencatat hingga September 2026, jumlah perkara yang diajukan perempuan untuk mengakhiri perkawinan di…