Video Penarikan Motor oleh Debt Collector Viral

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tangkapan layar video penarikan motor yang viral di medsos
Tangkapan layar video penarikan motor yang viral di medsos

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - aksi perampasan kendaraan motor oleh debtcollcetor kembali terjadi. Bahkan video penarikan yang diunggah viral di beberapa media sosial.

Di FB, video pertama berdurasi 3 detik, kedua 19 detik, ketiga 6 detik dan keempat 59 detik. Pada video pertama, seorang anak menangis dan memanggil sang ayah.

Video kedua memperlihatkan, seorang wanita (emak-emak) berhijab warna abu-abu menaiki sepeda motor Honda Vario berwarna hitam dan 3 pria mengangkat dan mendorong sepeda motor itu serta 1 pria berperawakan gemuk memberikan aba-aba.

Dalam video ketiga, lima orang menaiki tangga dan ada gambar Bareskrim. Video keempat, beberapa orang mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polresta Sidoarjo dan terdengar akan membuat pelaporan perampasan sepeda motor.

Akun yang memposting empat video itu yakni Kxxxxxx Sxxxx. Ia memberikan keterangan dalam postingan yang diunggah 14 jam tersebut.

"Debtcollector berulah di wilayah sidoarjo.pengambilan unit vario yg bikin anak trauma dan ibu menangis," tulis keterangan di postingan itu, Minggu (2/5/2021).

Tak pelak, postingan tersebut langsung mendapat ribuan komentar dari warganet.

"Himbauan untuk seluruh masyarakat di manapun berada jika ada debcolektor yang mau narik sepeda motor/mobil di jalan tanpa bisa menunjukkan surat penarikan yang di putuskan oleh pengadilan secara sah jangan di kasih, jika memaksa berarti dia begal dan anda berhak untuk teriak minta tolong kalau anda sedang di begal," tulis komentar akun Suwarno S.

"Jangan salahkan debt colector lurd,, dia juga dituntut suatu pekerjaan,, trus ibunya juga.. punya hutang kenapa GK dibayar bayar??? Saumpama ada yg hutang ke kita tapi waktunya bayar hutang gak bayar hutang?? Apa yg kita rasakan?? Trus ibunya cara berpakaian sudah banyak gaya (emoticon memohon)," komentar akun Ahmad Fajar Rizki.

Sementara Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol Wahyudin Latief belum mengetahui kejadian atau postingan yang viral tersebut.

"Belum monitor, mohon waktu di cek dulu. Dilihat kasusnya dulu, biar jelas fakta hukumnya," kata Wahyudin.

 

 

 

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…