Teror Monyet Ekor Panjang di Kota Malang Resahkan Warga hingga Masuk Perumahan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Penampakan gangguan monyet ekor panjang berkeliaran di Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.  SP/ MLG
Penampakan gangguan monyet ekor panjang berkeliaran di Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.  SP/ MLG

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Baru-baru ini warga di kawasan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur mengeluhkan teror seekor monyet ekor panjang yang berkeliaran hingga masuk ke permukiman dan perumahan warga sekitar hingga viral pasca monyet ekor panjang itu terekam ponsel warga dan diunggah di media sosial (medsos).

Padahal sebelumnya keberadaan monyet ekor panjang juga menyasar salah satu perumahan di Jalan Puncak Borobudur, Kelurahan Mojolangu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Bahkan, saat ini monyet ekor panjang dengan ukuran yang sama mendatangi lingkungan SD Negeri Tlogomas 2 di Jalan Raya Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

"Setelah berkeliaran di Blimbing, Suhat, dan Dinoyo, monyet liar terpantau di SDN Tlogomas 2. Ia sempat makan pisang MBG sebelum kabur entah kemana," tulis unggahan di media sosial tersebut, dikutip Minggu (24/05/2026).

Sementara itu, untuk memperjelas gangguan akibat monyet ekor panjang tersebut menurut Agus salah satu warga setempat mengungkap jika gangguan tersebut sudah tidak terlihat lagi. "Sudah gak kelihatan lagi, pagi tadi sempat berkeliaran," ujarnya.

Terpisah, menurut Ekolog Profauna Indonesia, Rosek Nursahid, menilai keberadaan monyet ekor panjang berkeliaran di pemukiman warga akan cukup membahayakan. Sebab satwa tersebut memiliki kemampuan adaptasi yang cukup baik dan agresif. Selain itu, pihaknya juga menyakini bahwa monyet ekor panjang itu bukan berasal dari alam liar. Dia pun menduga satwa itu sebelumnya dipelihara warga.

"Monyet ekor panjang cukup membahayakan terutama bagi anak-anak, karena dia agresif. Yang jadi pertanyaan, apakah itu memang lepas atau dilepas. Memelihara satwa ini cukup berisiko jika semakin besar akan agresif dan membahayakan," tegasnya.

Menurut Rosek, masyarakat bisa melaporkan adanya monyet liar kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk bisa dilakukan penanganan. "Warga bisa lapor ke BKSDA, agar bisa dilakukan penanganan dengan segera. Karena membahayakan," tandasnya. ml-02/dsy

Berita Terbaru

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

PDIP Kritik KPK yang Masih Suka OTT

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPP PDIP, Deddy Sitorus, yang anggota Komisi II DPR menyoroti dua Bupati Langkat dan Kuantan Singingi (Kuansing) secara…

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Rp323 Miliar, Biaya Pesta Pernikahan Taylor dan Travis

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Beberapa nama besar hadir dalam pesta pernikahan Taylor dan Travis. Mereka antara lain Selena Gomez, Gigi Hadid, Bradley Cooper,…

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Oknum Brimob dan TNI AL Terlibat Penyelundupan Sabu

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung membongkar upaya penyelundupan sekitar 5 kilogram sabu dan 202 butir pil ekstasi di…

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas ekstrem kini juga melanda wilayah timur laut Amerika Serikat, dengan Central Park, New York. Saat ini tercatat…

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Puncak Musim Kemarau Diprediksi Agustus

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Puncak musim kemarau di pulau Jawa diprediksi terjadi pada Agustus 2026. BMKG memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia…

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

Minggu, 05 Jul 2026 20:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Gelombang panas di Eropa, yang datang lebih awal pada musim panas tahun ini berlangsung sangat intens dan berkepanjangan. Ini…