2 Lansia Kehilangan Perhiasan Gegara Diimingi Sembako

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu korban yang kehilangan perhiasan.
Salah satu korban yang kehilangan perhiasan.

i

 

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Apes dialami dua lansia di Banyuwangi. Gegara diimingi sembako dalam jumlah besar, keduanya harus merelakan perhiasan emas mereka. 

Kedua korban yakni Jaminem (74) dan Waginten (68) warga Cluring kabupaten Banyuwangi.

Kepada media, keduanya mengaku didatangi seorang yang tak dikenal dan menawari keduanya sembako dalam jumlah banyak. Kejadian tersebut terjadi pada Kamis (6/5) siang sekitar pukul 10.10 WIB.

Pelaku yang tidak diketahui identitasnya itu meminta kepada para korban untuk menyerahkan perhiasannya dengan dalih disimpan karena akan ada tim yang melakukan survey.

“Ibu mau sembako? Jika mau, perhiasan ibu kita simpan dulu. Karena tim sosial nanti datang untuk bertanya apakah ibu orang tidak mampu atau tidak. Makanya perhiasan kita simpan dulu, nanti kita berikan lagi,” tutur kepala Desa Plampangrejo, yudi Wiyono menirukan cerita korban, Jum’at (7/5).

 Menurut Yudi, pelaku juga meminta korban berpura-pura belum pernah mendapatkan sembako, bila nanti tim sosial datang.

"Pelaku kemudian pergi dibonceng temannya menggunakan motor. Sedangkan kedua korban diminta menunggu tim sosial, tapi tak kunjung datang," papar dia.

Korban mengalami kerugian jutaan rupiah karena perhiasan emas mereka yang amblas kurang lebih 15 gram. Namun, korban tidak melapor ke kepolisian.

"Agar masyarakat berhati-hati jika menerima tamu atau ditemui orang yang belum dikenal. Jika warga mendapat info soal bantuan berbentuk apapun, segera berkordinasi atau melapor ke perangkat desa," pinta Yudi.

 

Berita Terbaru

Minim Peminat, Pemkab Tulungagung Kurangi Target Rombel Sekolah Rakyat

Minim Peminat, Pemkab Tulungagung Kurangi Target Rombel Sekolah Rakyat

Senin, 27 Jul 2026 11:38 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Pasca kesulitan memenuhi kebutuhan calon peserta (peminat) didik baru untuk sistem pendidikan berasrama, Pemerintah Kabupaten…

Bupati Sumenep: Diskoperindag Lakukan Inventarisasi Keberadaan Koperasi di Sumenep

Bupati Sumenep: Diskoperindag Lakukan Inventarisasi Keberadaan Koperasi di Sumenep

Senin, 27 Jul 2026 11:35 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, meminta Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) kabupaten…

Cegah Paparan Konten Negatif, Pemkot Minta Guru Awasi Penggunaan Gawai Pelajar

Cegah Paparan Konten Negatif, Pemkot Minta Guru Awasi Penggunaan Gawai Pelajar

Senin, 27 Jul 2026 11:05 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna mencegah paparan konten negatif, seperti tayangan kekerasan dan perundungan serupa kepada teman-temannya di lingkungan sekolah,…

Lewat ‘Baperun’, Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Lewat ‘Baperun’, Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Senin, 27 Jul 2026 11:00 WIB

Senin, 27 Jul 2026 11:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui kompetisi lari "Bapenda Run" (Baperun), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, terus berupaya meningkatkan kualitas…

Stabilkan Harga Daging Sapi, Pemkot Malang Gencarkan Pemantauan di Pasar

Stabilkan Harga Daging Sapi, Pemkot Malang Gencarkan Pemantauan di Pasar

Senin, 27 Jul 2026 10:42 WIB

Senin, 27 Jul 2026 10:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya stabilisasi harga daging sapi yang kini mengalami peningkatan dari semula Rp125 ribu per kilogram menjadi Rp148 ribu…

Zita Anjani Apresiasi Dhoho Night Carnival 2026, Mbak Wali Dorong Wisata Berbasis Budaya dan Kreativitas

Zita Anjani Apresiasi Dhoho Night Carnival 2026, Mbak Wali Dorong Wisata Berbasis Budaya dan Kreativitas

Senin, 27 Jul 2026 10:32 WIB

Senin, 27 Jul 2026 10:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Dhoho Night Carnival (DNC) 2026 menjadi salah satu puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Kediri ke-1.147. Masyarakat memadati sepanjang…