DPR-RI: Hentikan Penggunaan dan Distribusi Vaksin AstraZeneca

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Vaksin AstraZeneca yang siap disuntikkan dalam program vaksinasi Gotong Royong di Indonesia.
Vaksin AstraZeneca yang siap disuntikkan dalam program vaksinasi Gotong Royong di Indonesia.

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diminta menghentikan penggunaan dan distribusi vaksin AstraZeneca secara menyeluruh sampai ada hasil uji klinis yang dikategorikan aman.

Demikian permintaan Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi Kesehatan Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM (SAH) menyusul keputusan BPOM yang menghentikan sementara penggunaan vaksin AstraZeneca Batch CTMAV547 akibat kasus kematian salah satu warga DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

"Kita sebenarnya dari awal meminta pemerintah untuk mengevaluasi penggunaan vaksin AstraZeneca khususnya keamanan bagi masyrakat. Namun karena sekarang telah muncul korban nyawa, saya minta BPOM harus tegas melarang penggunaan vaksin tersebut di Indonesia," ungkapnya di Jambi Rabu (19/5/2021).

 

Hentikan penyuntikan
Sejumlah negara Eropa, Asia, dan Afrika hentikan penyuntikan vaksin AstraZeneca. Pemicunya, beberapa orang mengembangkan penggumpalan darah setelah divaksinasi dan efikasinya rendah hadapi mutasi.

Kontroversi vaksin AstraZeneca/Oxford buatan Inggris terus bergulir. Setelah Austria 8 Maret 2021 lalu menghentikan sementara penyuntikan vaksin AstraZeneca, sembari menunggu hasil investigasi kasus kematian akibat penggumpalan darah dan emboli paru-paru, otoritas kesehatan di Denmark juga menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca.

Dilaporkan, sedikitnya 22 kasus penggumpalan darah dan emboli paru-paru di antara tiga juta orang yang sudah mendapat suntikan vaksin AstraZeneca hingga tanggal 9 Maret 2021. Bahkan ada laporan kasus kematian, walau belum bisa dikonfirmasi apakah akibat langsung vaksinasi.

Otoritas kesehatan Denmark mengumumkan, mulai Kamis (11/3/2021) menghentikan penyuntikan vaksin Covid-19 AstraZeneca selama 14 hari.

"Hal ini terkait laporan dari beberapa warga yang mengembangkan kasus serius penggumpalan darah setelah diimunisasi. Bahkan dilaporkan adanya satu kasus kematian.


Jangan sampai ada Korban
"Mohon maaf vaksin AstraZeneca di Eropa sendiri telah dihentikan penggunaanya, kenapa kita justru membolehkan, jangan sampai korban kembali berjatuhan, kasihan masyarakat," ungkapnya.

Terkait keamanan Vaksin ini sendiri, SAH telah memimta Kementerian Kesehatan dan BPOM akan melakukan pengujian toksisitas dan sterilitas. BPOM juga menurutnya harus melakukan hal tersebut sebagai upaya kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keamanan vaksin AstraZeneca. (jk/er/cr2/rmc)

Berita Terbaru

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Luas Tanam Naik 2.000 Hektare, Produksi Tembakau di Ngawi Tembus 3.420 Ton

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:42 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Kondisi kemarau panjang mendorong sejumlah petani memanfaatkan lahan  pertanian mereka untuk membudidayakan tembakau. Sehingga, Dinas …

Istri Sah Bagus Baru Tahu Suaminya Nikah Siri Dua Tahun, Terungkap pada 10 Oktober‎

Istri Sah Bagus Baru Tahu Suaminya Nikah Siri Dua Tahun, Terungkap pada 10 Oktober‎

Senin, 02 Nov 2026 15:39 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:39 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Martha Amalia Iflahah, istri sah Dwi Bagus Martono, mengaku baru mengetahui suaminya memiliki istri siri yang telah dinikahi selama d…

Pemkot Surabaya Target 5 Rumah Pompa Baru Siap Beroperasi 1 Desember 2026

Pemkot Surabaya Target 5 Rumah Pompa Baru Siap Beroperasi 1 Desember 2026

Senin, 02 Nov 2026 15:33 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - menjelang musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengebut penyelesaian lima rumah pompa baru, yang ditargetkan mulai…

Pemkot Surabaya Tanam 4.100 Bibit Cabai, Tekan Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun

Pemkot Surabaya Tanam 4.100 Bibit Cabai, Tekan Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun

Senin, 02 Nov 2026 15:27 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat, menggerakkan masyarakat, kelompok…

Dukung Kesetaraan Gender, Perempuan Bakal Banyak Isi Jabatan Eselon II dan III di Pemkab Ponorogo

Dukung Kesetaraan Gender, Perempuan Bakal Banyak Isi Jabatan Eselon II dan III di Pemkab Ponorogo

Senin, 02 Nov 2026 15:23 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita berencana memperbesar keterwakilan perempuan dalam jabatan strategis di lingkungan Pemerintah K…

Pemkab Ponorogo Gerakkan Mutasi ASN November Ini, BKN Pusat Turun Tangan

Pemkab Ponorogo Gerakkan Mutasi ASN November Ini, BKN Pusat Turun Tangan

Senin, 02 Nov 2026 15:20 WIB

Senin, 02 Nov 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo, Jawa Timur, mulai menggerakkan penataan birokrasi aparatur sipil negara (ASN) pada awal N…