Tekuni Coffee Roastery Hingga Eksis Produksi 11 Varian Kopi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Farid Rifai. SP/ TRG
Farid Rifai. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Farid Rifai bercita-cita bisa menemukan olahan kopi yang dapat dinikmati bukan hanya kaum Adam, melainkan juga Hawa hingga akhirnya ia memutuskan menjadi seorang roastery.

Perjalanan Farid sampai menjadi roasting bermula dari hobinya sejak 2017 yang suka mengoleksi alat-alat pengolah kopi. Hobi itu muncul ketika Farid kepincut dengan rasa kopi filter karena rasa kopinya yang benar-benar asli. Sejak saat itu, Farid mulai mengoleksi alat pengolah kopi.

Hingga pada 2020 dia terpilih sebagai untuk bersekolah roastery di Jember dari program Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapan) Kabupaten Trenggalek. Kesempatan itu pun tak disia-siakannya sehingga Farid mulai memperdalam profesi roastery. Dari sekolah itu, anak pertama dari dua bersaudara itu mengaku belajar tentang cita rasa dasar kopi.

Selain itu, Farid selalu bereksperimen dengan kopi selama hampir setahun ternyata berbuah manis. Tepat pada 16 Desember 2020, Farid meraih juara III kontes Manual Brewing atau pengolah kopi tanpa menggunakan mesin espresso. Kopi jenis ini dikenal dengan kopi tanpa ampas, yang memungkinkan penikmat kopi original tidak mencampurkan kopi dengan susu atau gula untuk mempertahankan cita rasa kopi yang sesungguhnya. 

Coffee Roastery milik Farid memiliki berbagai jenis kopi, salah satunya jenis kopi arabika. Kopi jenis itu diambil dari luar Trenggalek karena tanaman kopi Arabika bisa tumbuh maksimal apabila ditanam dengan ketinggian 1.200-1.900 mdpl. Hanya daerah-daerah tertentu yang memiliki ketinggian seperti itu sehingga untuk mendapatkan kopi tersebut, biasanya Farid membelinya hingga ke Malang.  

Hingga kini, Farid makin konsisten menekuni profesi sebagai pengolah kopi arabika. Baginya, cita rasa kopi tidak hanya kuat, yang dinikmati kalangan pria. Tapi kopi juga ada yang punya rasa halus sehingga memungkinkan untuk dinikmati kaum wanita. "Untuk itu, saya fokus pada light roast, mengolah kopi dengan rasa enteng, tidak pahit, tapi kopi original," ucapnya, Jumat (21/5/2021).

Rostering, kata Farid, adalah sebuah tantangan untuk bisa memunculkan cita rasa kopi yang orisinal. Secara teknis, proses memunculkan cita rasa kopi itu kompleks, mulai dari grade kopi, pengaturan suhu, hingga tingkat kehalusan kopi. "Semakin halus kopi, itu rasanya makin tebal dan makin pahit," cetusnya. 

Di sisi lain, produksi kopi original milik Farid kini mencapai 11 varian kopi. Tiap pack kopinya dibanderol dengan harga Rp 50 ribu hingga Rp 125 ribu. "Permintaan selama ini kebanyakan dari Tulungagung, Kediri, Jakarta, dan Makasar, selain dari Trenggalek," tutupnya. Dsy4

Berita Terbaru

120 Ribu Warga Miskin di Kabupaten Madiun Terima Bantuan Beras Jelang Lebaran

120 Ribu Warga Miskin di Kabupaten Madiun Terima Bantuan Beras Jelang Lebaran

Selasa, 17 Mar 2026 10:56 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 10:56 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun menyiapkan bantuan beras bagi masyarakat kurang mampu menjelang Hari Raya Idulfitri. Sebanyak 120 ribu w…

Warga Keluhkan Portal Perumahan Tutupi Akses Jalan Anak Sekolah, Pimpinan DPRD Surabaya Ajak Semua Pihak Duduk Bareng

Warga Keluhkan Portal Perumahan Tutupi Akses Jalan Anak Sekolah, Pimpinan DPRD Surabaya Ajak Semua Pihak Duduk Bareng

Selasa, 17 Mar 2026 10:40 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 10:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Penutupan akase jalan menuju SD (Sekolah Dasar) Negeri Rungkut Menanggal 2 perumahan perumahan Rungkut Menanggal Harapan…

Percepat Perbaikan Jalan Ruas Tulungagung-Trenggalek, BBPJN Targetkan H-10 Lebaran Rampung

Percepat Perbaikan Jalan Ruas Tulungagung-Trenggalek, BBPJN Targetkan H-10 Lebaran Rampung

Selasa, 17 Mar 2026 10:35 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 10:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Kementerian Pekerjaan Umum terus berkomitmen dalam menyelesaikan perbaikan di…

Tol Prosiwangi Difungsikan Kembali, Tercatat 2.500 Kendaraan Keluar Masuk di Momen Arus Mudik Lebaran

Tol Prosiwangi Difungsikan Kembali, Tercatat 2.500 Kendaraan Keluar Masuk di Momen Arus Mudik Lebaran

Selasa, 17 Mar 2026 10:23 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 10:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Selama arus angkutan mudik lebaran, PT Jasa Marga Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi) mencatat sebanyak sekitar 2.500…

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Salurkan Bansos untuk Disabilitas dan Lansia Non-Produktif

Tingkatkan Kesejahteraan, Pemkot Madiun Salurkan Bansos untuk Disabilitas dan Lansia Non-Produktif

Selasa, 17 Mar 2026 10:18 WIB

Selasa, 17 Mar 2026 10:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu wujud nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun, Jawa Timur…

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah …