Rilis Video Klip Terbaru, Tuai Polemik Lecehkan Patung Garuda

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Agnez Mo. SP/ JKT
Agnez Mo. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Baru baru ini Agnez Mo mengeluarkan video klip terbaru yang terdapat nuansa Indonesia, Namun dalam video klip terbarunya justru menuai polemik. Netizen mencibir Agnez Mo karena melecehkan Garuda Indonesia.

Diketahui, Agnez Mo merilis video klip lagu terbarunya yang berjudul “F Yo Love Song”. Banyak respon positif yang Agnez Mo apatkan di video lirik tersebut. Terdapat komentar warganet pada kolom YouTube bahwa lagunya bikin candu.

Terjadinya pro kontra dikarenakan ada lambang garuda yang mana adalah lambang negara Indonesia. Terlihat Agnez dengan para penari latar menari dengan powerful dan minim senyum dengan baju overall ala tahanan luar negeri.

Kelompok netizen yang kontra, mereka menilai bahwa penyanyi dan juga mantan aktris cilik tersebut terlalu maksa karena tampilan lambang Indonesia tersebut dinilai tidak cocok dengan tema lagu yang dibawakan.

“Maksa banget, lirik lagu macam begitu tapi nampilin lambang negara…. Maksa banget asli,” ujar warganet, Jumat (21/5/2021).

“Fyo itu fucek you atau for you? kalau fucek, jangan bawa2 lambang negara lah cikmon,” timpal warganet lainnya.

Ada yang memuji karena Agnez Mo selalu memperkenalkan Indonesia ke kancah internasional lewat video klip lagu-lagunya.

Selain itu, YouTuber Latin, Waleska Herrera memberikan reaksi untuk video klip terbaru Agnez. Waleska berpendapat bahwa scene saat menari dengan lambang garuda di atasnya mirip seperti acara TV Spanyol, Casa de Papel atau Money Heist. YouTuber Latin tersebut juga memuji irama lagu yang menyerupai RnB di awal tahun 2000. Dsy22

Berita Terbaru

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

SPDP Tak Diterima Sebelum Pemeriksaan, Dua Eks Direktur BPR Madiun Gugat Penetapan Tersangka

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 19:21 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Dua mantan Direktur Perumda BPR Bank Daerah Kota Madiun, Sugeng Mukti Wibowo (SMW) dan Ahmadu Malik Dana Logistia (AD), mem…

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

‎Mentirakati Indonesia, Mahasiswa Madiun Kenang Setahun Tragedi Agustus

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 18:36 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Madiun menggelar aksi simbolis bertajuk “Mentirakati …

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Wilbex 2026, Hadirkan Pasar Produk Ibu dan Anak di Surabaya

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 17:22 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Pameran kebutuhan ibu, bayi, dan anak, Willow Baby Expo (Wilbex) kembali digelar di Surabaya. Memasuki penyelenggaraan 2026, Wilbex V…

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Nenek di Blitar Tercebur ke Sumur Bekas Pembuangan Sampah

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Nenek Suwarti berusia 70 tahun warga Kel. Beru, Kec. Wlingi, Kab. Blitar, tadi jelang Sholat Jumat, 28 Agustus 2026, sekitar pukul…

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Luncurkan Majelis Pemberdayaan Indonesia, Cak Imin Dorong Pesantren Jadi Kekuatan Ekonomi

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 16:35 WIB

SurabayaPagi, Jombang - Majelis Pemberdayaan Indonesia resmi digaungkan sebagai langkah strategis memperkuat pemberdayaan masyarakat dan mengatasi persoalan…

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Dugaan Pesta Miras Pelajar di Gresik Jadi Alarm Keras, KBPPPA: Jangan Hanya Menghukum Anak

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

Jumat, 28 Agu 2026 15:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Dugaan pesta minuman keras (miras) yang melibatkan sejumlah pelajar SMP di Kabupaten Gresik menjadi alarm serius bagi dunia p…