Joy Sanjaya Sanggah Kasus Rumah Nasucha di Gunung Anyar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SurabayaPagi, Surabaya - Joy Sanjaya Tjwa menanggapi pernyataan Rahadi S.H selaku kuasa hukum Nasuchah yang diberitakan kehilangan rumah usai bantu tetangganya, setelah SHM rumahnya di Gunung Anyar dipinjam Khilfatil Muna dan diagunkan ke bank, yang ternyata malah ke notaris Eny Wijaya untuk menandatangani akta ikatan jual beli (IJB).
 
Saat ditemui media ini, Joy memberikan konfirmasinya bahwa akta jual beli dilakukan pada 16 Desember 2016, dan pada 5 Desember di tahun yang sama dirinya mengeluarkan Rp. 200 juta sebagai uang muka dan diserahkan kepada Nasuchah melalui Yano Oktafianus Albert.
 
"Saya ada ngeluarkan uang 200 jutal untuk pembayaran itu kepada Nasuchah yang saya berikan kepada pak Yano karena bu Nasuchah nggak punya rekening. Uang itu juga untuk pengurusan waris karena itu belum pecah waris dan sebagainya ke nama Nasuchah," ujar Joy. Jumat petang (21/5/2021).
 
Mengenai keterangan Masrifah selaku kakak Nasuchah yang diungkapkan dalam sidang, bahwa adiknya tidak menerima uang sepeser pun dari Joy ataupun Yano apalagi dari terdakwa Khilfatil. Joy menjelaskan pada waktu di Notaris Eny maka saat itu bisa disangkalkan karena ada DP atau uang muka diawal. "Kenapa tidak disangkalkan ke sana," ucap Joy.
 
Sebelum tanda tangan IJB, Joy mengatakan telah melakukan pembayaran kedua sebesar Rp. 200 Juta yang diserahkan ke Yano dan telah diberikan secara tunai ke Nasuchah di depan Bank BNI dan dibuktikan dengan kwitansi.
 
"Kwitansi dari Nasuchah diberikan ke Yano untuk diberikan ke saya, kwitansi ada di saya yang sekarang lagi diurus labfornya," tegasnya.
 
Joy juga menyanggah Nasuchah yang membantah keterangan notaris bahwa dirinya disebutkan tidak berada di kantor notaris untuk melakukan IJB,  padahal Joy ada di kantor notaris Eny dan mendengarkan apa yang diucapkan.
 
"itu begini, karena waktu saya kesana notaris itu tempatnya kecil. Saya juga waktu itu sibuk telepon, mereka lagi dibacakan lagi ngomong-ngomong saya lagi riwa -riwi telepon. Nah lagi riwa-riwi telepon saya dengar waktu dibicarakan, nah ruangan situ ada ruangan kiri kanan ada kacanya, lah setelah dibacakan bersama saya juga tanda tangan tapi disebelah ruangan itu, dan difoto juga ada foto di notaris dokumentasinya juga ada," terangnya.
 
Terkait ajakan Rahadi agar permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan, Joy menyanggupinya dengan catatan uang 400 juta miliknya dikembalikan.
 
"Saya sebelumnya pernah bertemu juga sama pak Rahadi selaku lawyer itu, saya cuma minta gak papa kembalikan uang yang seperti saya keluarin itu 400 juta, terlepas dari pajak balik nama dan lain-lain saya tidak minta, saya juga tidak ambil untung malah rugi saya ndak masalah. Tapi masih dipikirkan oleh pihak sana, dia melakukan penawaran kapan hari nggak tahu berapa, dibawah itu pokoknya," urainya.
 
Joy juga menerangkan, bahwa dirinya tidak tahu mengenai keterangan Yano yang meminta Nasuchah membeli  SHM rumah itu yang sudah beralih nama menjadi Joy Sanjaya sebesar Rp. 800 juta jika ingin memilikinya dalam waktu sepekan. 
 
"Saya juga baru tahu kemarin di persidangan bahwa Nasuchah bicara minta Yano minta 800 juta, sebelumnya tidak ada konfirmasi dan tidak menyuruh juga. Jadi saya tidak tahu tentang masalah itu, tidak menceritakan masalah itu. Yang saya bilang waktu dulu waktu sebelum itu cuma "Gimana orangnya sudah keluar apa belum! Saya mau menempati rumahnya," ada masalah itu saya juga tidak tahu dan ternyata saya tidak bisa menempati," terangnya.
 
Joy ingin agar masalah ini bisa diselesaikan secara damai dan kekeluargaan, karena dia mempunyai bukti dugaan keterangan palsu ahli waris yang siap ditunjukkan. Dan laporan yang sudah diajukannya pada bulan lalu siap dicabut. 
 
"Dia punya saudara yang namanya Zainul Arifin, dia punya lima bersaudara Nasuchah. Nah Zainul Arifin ini menandatangani surat waris pada tahun 2014 kalau nggak salah bulan 3, ternyata Zainul Arifin ini sudah meninggal dan ada saya akte kematiannya 2013 bulan 10. Yang tanda tangan siapa? Nah itu kan lucu dan dia juga ada Zainul Arifin memberikan waris kepada anak-anaknya itupun bulan Juni 2014," tegasnya. By
Tag :

Berita Terbaru

Jaga Keandalan Listrik Selama Perhelatan MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Pantau Control Room

Jaga Keandalan Listrik Selama Perhelatan MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Pantau Control Room

Minggu, 11 Okt 2026 20:34 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 20:34 WIB

SurabayaPagi, Mandalika – Menjelang balapan utama MotoGP Mandalika 2026, Minggu (11/10/2026), Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo m…

Ternyata Warga Lamongan Termasuk Paling Harmonis di Jatim

Ternyata Warga Lamongan Termasuk Paling Harmonis di Jatim

Minggu, 11 Okt 2026 20:04 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 20:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Warga Lamongan harus berbahagia, pasalnya hidup di Kabupaten Lamongan dapat dikatakan aman dari pertikaian sebagai akibat dari…

Kelengahan di Akhir Pertandingan, Pupuskan Ambisi Persela Kudeta Deltras FC

Kelengahan di Akhir Pertandingan, Pupuskan Ambisi Persela Kudeta Deltras FC

Minggu, 11 Okt 2026 18:55 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Ambisi Persela Lamongan untuk mengudeta Deltras FC dari puncak klasemen Grup B Liga 2 Championship harus pupus. Gol penyeimbang A…

Film Beautiful Pain Kupas Perjuangan Ibu Tunggal Melawan Trauma dan Stigma

Film Beautiful Pain Kupas Perjuangan Ibu Tunggal Melawan Trauma dan Stigma

Minggu, 11 Okt 2026 18:54 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Perjuangan seorang perempuan untuk bangkit dari hubungan rumah tangga yang tidak sehat, menghadapi trauma, hingga melawan stigma s…

IM3 Istimewa Perluas Layanan di Surabaya, Sasar Kebutuhan Digital

IM3 Istimewa Perluas Layanan di Surabaya, Sasar Kebutuhan Digital

Minggu, 11 Okt 2026 17:29 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan internet masyarakat perkotaan semakin beragam, mulai dari menunjang pekerjaan dan pendidikan hingga mengakses hiburan, a…

Khofifah Apresiasi Program Baznas Jatim, Bantuan Guru dan Perlindungan Pekerja Informal Diperluas

Khofifah Apresiasi Program Baznas Jatim, Bantuan Guru dan Perlindungan Pekerja Informal Diperluas

Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB

Minggu, 11 Okt 2026 17:23 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Kesejahteraan guru pendidikan anak usia dini dan taman pendidikan Al-Qur’an (TPQ) menjadi salah satu perhatian dalam program bantuan so…